{"id":268818,"date":"2025-12-17T07:06:01","date_gmt":"2025-12-17T00:06:01","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=268818"},"modified":"2025-12-16T10:28:20","modified_gmt":"2025-12-16T03:28:20","slug":"lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/","title":{"rendered":"Lahan Kritis di Jateng Berkurang, Pemprov Dorong Pemulihan dengan Perhutanan Sosial"},"content":{"rendered":"<h1>Lahan Kritis di Jateng Berkurang, Pemprov Dorong Pemulihan dengan Perhutanan Sosial<\/h1>\n<p><strong>Semarang, <a href=\"https:\/\/nawacita.co\">Nawacita<\/a><\/strong> | Jumlah lahan kritis di wilayah Jawa Tengah pada tiga tahun terakhir berkurang, mencapai 75 ribu hektare. Pemulihan lahan kritis tersebut terus dilakukan melalui program perhutanan sosial.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah, Widi Hartanto, dalam Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial, di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin (15\/12\/2025).<\/p>\n<p>Dikatakan, data lahan kritis di Jawa Tengah pada 2022 hingga 2024 sejumlah 392 ribu hektare. Kini, lahan itu berkurang menjadi total 317.629 hektare.<\/p>\n<p>Dia mendorong agar terus dilakukan pemulihan lahan kritis tersebut, melalui program perhutanan sosial.<\/p>\n<p>\u201cSudah ada penurunan yang cukup signifikan, terkait dengan luasan lahan kritis yang ada di Jawa Tengah,\u201d kata Widi.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/16\/dongkrak-perekonomian-daerah-sekda-jateng-minta-perbanyak-event-lari\/\">Dongkrak Perekonomian Daerah, Sekda Jateng Minta Perbanyak Event Lari<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sekda Jateng Sumarno menambahkan, kosep perhutanan sosial diharapkan selain memberikan dampak terhadap sosial ekonomi masyarakat sekitar, juga tetap menjaga kawasan hutan sebagaimana fungsinya.<\/p>\n<p>\u201cKonsep perhutanan sosial ini tidak mengabaikan fungsi kawasan hutan,\u201d kata sekda.<\/p>\n<p>Karenanya, pemulihan lahan kritis khususnya melalui konsep program perhutanan sosial perlu pendampingan penuh, supaya kondisi hutan masih terjaga sebagaimana fungsinya. Dengan begitu, hutan tetap menjadi penjaga ekosistem alam.<\/p>\n<p>Sumarno mendorong pendampingan penuh dengan skema perhitungan yang tepat. Di antaranya, 50% pemanfaatan perhutanan sosial dengan tanaman keras, 30% tanaman keras buah-buahan, dan 20% tanaman semusim.<\/p>\n<p>\u201cDengan konsep ini fungsi hutan ini akan menjadi lebih pulih dan punya dampak ekonomi kepada masyarakat sekitar. Mudah-mudahan dengan konsep ini pelestarian hutan di Jawa Tengah akan terjaga dengan baik,\u201d ucapnya. <strong>jtgprv<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lahan Kritis di Jateng Berkurang, Pemprov Dorong Pemulihan dengan Perhutanan Sosial Semarang, Nawacita | Jumlah lahan kritis di wilayah Jawa Tengah pada tiga tahun terakhir berkurang, mencapai 75 ribu hektare. Pemulihan lahan kritis tersebut terus dilakukan melalui program perhutanan sosial. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah, Widi Hartanto, dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1459,"featured_media":268819,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[2701,105136,105138,105137,36623,70523],"class_list":{"0":"post-268818","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-nasional","8":"tag-hutan","9":"tag-lahan-kritis-di-jateng","10":"tag-pelestarian-hutan","11":"tag-pemulihan-lahan-kritis","12":"tag-perhutanan-sosial","13":"tag-sekdaprov-jateng-sumarno"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Lahan Kritis di Jateng Berkurang, Pemprov Dorong Pemulihan dengan Perhutanan Sosial<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Semarang, Nawacita | Jumlah lahan kritis di wilayah Jawa Tengah pada tiga tahun terakhir berkurang, mencapai 75 ribu hektare. Pemulihan lahan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Lahan Kritis di Jateng Berkurang, Pemprov Dorong Pemulihan dengan Perhutanan Sosial\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Semarang, Nawacita | Jumlah lahan kritis di wilayah Jawa Tengah pada tiga tahun terakhir berkurang, mencapai 75 ribu hektare. Pemulihan lahan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-17T00:06:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251215-WA0094.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nuris Mardhatika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nuris Mardhatika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/17\\\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/17\\\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nuris Mardhatika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8\"},\"headline\":\"Lahan Kritis di Jateng Berkurang, Pemprov Dorong Pemulihan dengan Perhutanan Sosial\",\"datePublished\":\"2025-12-17T00:06:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/17\\\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\\\/\"},\"wordCount\":262,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/17\\\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/IMG-20251215-WA0094.jpg\",\"keywords\":[\"hutan\",\"Lahan Kritis di Jateng\",\"pelestarian hutan\",\"Pemulihan lahan kritis\",\"Perhutanan Sosial\",\"SekdaProv Jateng Sumarno\"],\"articleSection\":[\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/17\\\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/17\\\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/17\\\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\\\/\",\"name\":\"Lahan Kritis di Jateng Berkurang, Pemprov Dorong Pemulihan dengan Perhutanan Sosial\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/17\\\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/17\\\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/IMG-20251215-WA0094.jpg\",\"datePublished\":\"2025-12-17T00:06:01+00:00\",\"description\":\"Semarang, Nawacita | Jumlah lahan kritis di wilayah Jawa Tengah pada tiga tahun terakhir berkurang, mencapai 75 ribu hektare. Pemulihan lahan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/17\\\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/17\\\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/17\\\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/IMG-20251215-WA0094.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/IMG-20251215-WA0094.jpg\",\"width\":750,\"height\":500,\"caption\":\"Sekda Jateng Sumarno dalam Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial, di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin (15\\\/12\\\/2025). (Foto: jatengprov)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/17\\\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Lahan Kritis di Jateng Berkurang, Pemprov Dorong Pemulihan dengan Perhutanan Sosial\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8\",\"name\":\"Nuris Mardhatika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nuris Mardhatika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/nurismardhatika\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Lahan Kritis di Jateng Berkurang, Pemprov Dorong Pemulihan dengan Perhutanan Sosial","description":"Semarang, Nawacita | Jumlah lahan kritis di wilayah Jawa Tengah pada tiga tahun terakhir berkurang, mencapai 75 ribu hektare. Pemulihan lahan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Lahan Kritis di Jateng Berkurang, Pemprov Dorong Pemulihan dengan Perhutanan Sosial","og_description":"Semarang, Nawacita | Jumlah lahan kritis di wilayah Jawa Tengah pada tiga tahun terakhir berkurang, mencapai 75 ribu hektare. Pemulihan lahan","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2025-12-17T00:06:01+00:00","og_image":[{"width":750,"height":500,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251215-WA0094.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nuris Mardhatika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"Nuris Mardhatika","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/"},"author":{"name":"Nuris Mardhatika","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8"},"headline":"Lahan Kritis di Jateng Berkurang, Pemprov Dorong Pemulihan dengan Perhutanan Sosial","datePublished":"2025-12-17T00:06:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/"},"wordCount":262,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251215-WA0094.jpg","keywords":["hutan","Lahan Kritis di Jateng","pelestarian hutan","Pemulihan lahan kritis","Perhutanan Sosial","SekdaProv Jateng Sumarno"],"articleSection":["Nasional"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/","name":"Lahan Kritis di Jateng Berkurang, Pemprov Dorong Pemulihan dengan Perhutanan Sosial","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251215-WA0094.jpg","datePublished":"2025-12-17T00:06:01+00:00","description":"Semarang, Nawacita | Jumlah lahan kritis di wilayah Jawa Tengah pada tiga tahun terakhir berkurang, mencapai 75 ribu hektare. Pemulihan lahan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251215-WA0094.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251215-WA0094.jpg","width":750,"height":500,"caption":"Sekda Jateng Sumarno dalam Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial, di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin (15\/12\/2025). (Foto: jatengprov)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/17\/lahan-kritis-di-jateng-berkurang-pemprov-dorong-pemulihan-dengan-perhutanan-sosial\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Lahan Kritis di Jateng Berkurang, Pemprov Dorong Pemulihan dengan Perhutanan Sosial"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8","name":"Nuris Mardhatika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nuris Mardhatika"},"sameAs":["https:\/\/nawacita.co"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/nurismardhatika\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251215-WA0094.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/268818","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1459"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=268818"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/268818\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/268819"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=268818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=268818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=268818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}