{"id":268634,"date":"2025-12-13T16:04:51","date_gmt":"2025-12-13T09:04:51","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=268634"},"modified":"2025-12-13T16:04:51","modified_gmt":"2025-12-13T09:04:51","slug":"ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/","title":{"rendered":"Ajak Kolaborasi Kelompok Masyarakat Aceh, Komite Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi Konstruktif"},"content":{"rendered":"<h1>Ajak Kolaborasi Kelompok Masyarakat Aceh, KPR Polri Serap Aspirasi Konstruktif<\/h1>\n<p><strong>JAKARTA, <a href=\"https:\/\/nawacita.co\/\">Nawacita<\/a><\/strong> &#8211; Dalam membangun institusi Kepolisian Republik Indonesia, dibutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari akademisi, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan aktivis, yang secara gotong royong memberikan masukan-masukan konstruktif. Setelah melakukan serangkaian audiensi dengan tokoh-tokoh masyarakat di Jakarta, Komite Percepatan Reformasi Kepolisian Republik Indonesia melakukan public hearing di kota-kota di berbagai wilayah di Indonesia.<\/p>\n<p>Dengan semangat membangun dialog terbuka, Komite Percepatan Reformasi Polri melakukan Public Hearing bersama dengan kelompok masyarakat Aceh yang bertempat di Ruang Senat, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.<\/p>\n<p>Membuka kegiatan, Yusril Ihza Mahendra, selaku Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, seraya menyampaikan duka cita atas musibah yang salah satunya menimpa masyarakat Aceh, menyebutkan bahwa\u00a0<em>Public Hearing<\/em>\u00a0dimaksud menjadi sebuah inisiatif yang dilakukan dalam menanggapi amanat Presiden dalam membangun dan membenahi institusi Polri untuk semakin baik kedepannya.<\/p>\n<p>\u201cSetelah melakukan serangkaian audiensi di Jakarta, kami kini menyerap aspirasi di daerah, salah satunya di Aceh. Oleh karena itu, kami mohon dukungan Bapak dan Ibu di Aceh untuk dapat menyampaikan masukan bagi reformasi Polri, yang nantinya akan kami rangkum sebagai rekomendasi kepada Presiden. Tentunya, visinya untuk membentuk polisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat,\u201d ujar Yusril.<\/p>\n<p>Hadir sebagai pembicara pertama, M. Gaussyah, Peneliti pada Pusat Riset Ilmu Kepolisian Universitas Syiah Kuala, menyebutkan bahwa perombakan Polri perlu dilakukan secara menyeluruh, setidaknya upaya reformasi Polri harus meliputi pembenahan pada sisi struktural, kultural, instrumental, dan terakhir adalah operasional.<\/p>\n<p>\u201cReformasi Polri harus mencakup empat aspek, struktural (penataan kelembagaan), instrumental (kebijakan), kultural (budaya dan perilaku), dan operasional (layanan yang sering dikeluhkan). Keempatnya penting untuk membentuk Polri yang humanis, mengayomi, mengadil, dan melindungi masyarakat,\u201d jelas M. Gaussyah.<\/p>\n<p>Malik Musa, Ketua Perwakilan Wilayah Muhammadiyah Aceh, menyebutkan bahwa Polri harus memberikan pelayanan yang terbaik sehingga masyarakat merasa yakin bahwa\u00a0 polisi bekerja sebagai pelindung dan pengayom mereka.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/tim-sekretariat-komisi-percepatan-reformasi-kepolisian-republik-indonesia-sambangi-media-lokal-aceh\/\">Tim Sekretariat Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Republik Indonesia Sambangi Media Lokal Aceh<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cPolri belum mampu berjalan sebagaimana mestinya, yaitu pelindung dan pengayom masyarakat. Justru, masyarakat masih banyak yang takut ketika melihat polisi, itulah stigmanya saat ini. Ini tidak bisa dilepaskan dari beragam kisah represi yang dilakukan polisi,\u201d seru Malik.<\/p>\n<p>Syahrizal Abbas, Guru Besar Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, menyebutkan bahwa reformasi Polri harus fokus pada 3 aspek, yaitu pembentukan SDM di tubuh Polri, budaya kerja di tubuh Polri, dan unsur kelembagaan Polri.<\/p>\n<p>\u201cPolri perlu dibenahi sejak rekrutmen dan pendidikan agar berorientasi pada pelayanan publik. Budaya kerja dan lingkungan internal juga harus diperbaiki, karena banyak lulusan baik justru berubah saat bertugas. Terakhir, Polri harus fokus pada tugas utamanya tanpa terdistraksi oleh tugas tambahan,\u201d ujar Syahrizal.<\/p>\n<p>Melanjutkan diskusi, Samsidar, Aktivis Perempuan Aceh, menyebut bahwa reformasi harus dipahami bukan hanya pada level manajerial, namun harus dimulai pada pendidikan, seperti Bintara, dengan menekankan pada pengolahan pada mental dan kesiapan mengemban tugas.<\/p>\n<p>\u201cKewenangan Polri yang luas menuntut pendidikan, terutama di tingkat Bintara, untuk memperkuat mental anggota. Rekrutmen juga harus dibenahi agar tidak muncul mental \u2018mengembalikan modal\u2019 yang memicu pungli dan hedonisme. Karena itu, fungsi pengawasan perlu diperkuat,\u201d ujar Samsidar.<\/p>\n<p>Berkaitan dengan banyaknya anggota polisi yang masuk dalam ranah politik praktis, Yusri Yusuf, Ketua Majelis Adat Aceh, menyebutkan bahwa kecenderungan Polri sebagai alat politik praktis itu mulai dirasa penting untuk dibenahi, sehingga pengawasan yang tepat akan mengurangi potensi\u00a0<em>abuse of power<\/em>\u00a0ini terjadi lebih jauh.<\/p>\n<p>\u201cPolisi maupun tentara sebaiknya tidak terlibat politik karena tugasnya menjaga masyarakat. Keterlibatan politik justru menghambat kedekatan dengan publik. Karena itu, fungsi pengawasan Polri perlu diperkuat,\u201d ujar Yusri.<\/p>\n<p>Alfian, perwakilan dari Masyarakat Transparansi Aceh (MATA), menyerukan pengawasan dan penindakan yang tepat terhadap adanya praktik korupsi yang seringkali melibatkan oknum-oknum polisi di seluruh Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cPraktik koruptif di Polri kerap bermula sejak rekrutmen, ketika calon anggota harus mengeluarkan biaya besar. Akibatnya, banyak polisi bekerja bukan untuk masyarakat, tetapi untuk \u2018pemberi modal\u2019. Ketika kejahatan di Aceh berulang tanpa tindakan, masyarakat pun menganggap negara turut terlibat. Karena itu, lembaga ini tidak boleh disetir pemodal, atau reformasi akan sia-sia,\u201d ujar Alfian.<\/p>\n<p>Sebagai bagian dari akademisi, Nizarli, Guru Besar Universitas Syiah Kuala, menyebutkan bahwa transparansi dan pengawasan telah berada pada level kewajiban untuk dibenahi dan ditegakkan sehingga perubahan dan pembenahan bisa benar-benar terjadi.<\/p>\n<p>\u201cPolri membutuhkan transparansi dan pengawasan agar kultur yang baik terbentuk dan hubungan dengan masyarakat terjaga. Prestasi juga harus menjadi dasar promosi, sehingga pimpinan Polri benar-benar lahir dari meritokrasi, sebagai awal dari reformasi,\u201d ujar Nizarli.<\/p>\n<p>Mendukung pernyataan Nizarli, Irfan Rahmad Ghafar Presiden BEM UIN Ar-Raniry menegaskan bahwa reformasi Polri harus berlandaskan keadilan, melindungi rakyat kecil, dan menegakkan hukum secara adil. Ia menekankan perlunya badan pengawasan eksternal yang independen serta keterbukaan data untuk memperbaiki citra Polri.<\/p>\n<p>\u201cReformasi Polri harus berbasis keadilan, dengan pengawasan eksternal yang kuat dan keterbukaan data, agar perlindungan dan penegakan hukum benar-benar dirasakan rakyat,\u201d ujar Irfan.<\/p>\n<p>Menyoroti perihal Hak Asasi Manusia, Afridal Darmi, Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Aceh, menyebutkan bahwa polisi dan HAM seharusnya menjadi dua hal yang saling menegakkan. Namun, dalam prakteknya, polisi sendiri yang sering menjadi pelaku pelanggaran HAM.<\/p>\n<p>\u201cMengingat Aceh, tentu gak bisa dilupakan bagaimana konflik bersenjata itu menjadi tontonan bagaimana polisi menjadi pelaku pelanggaran HAM. Ini tentu berseberangan dengan fungsi polisi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,\u201d ujar Afridal memberikan pemahaman.<\/p>\n<p>Tokoh Perempuan Aceh, Asiah Uzia menyebut bahwa reformasi ini harus dimulai dengan Polri berintrospeksi mengenai setiap kesalahan dan pelanggaran yang terjadi secara luas di tubuh Polri.<\/p>\n<p>\u201cSaya beberapa kali diminta untuk memberikan materi bagaimana Polri dapat berbenah, namun seringkali juga saya melihat Polri menolak apa yang disampaikan oleh masyarakat. Untuk itu, penting untuk paham dulu apakah Polri memahami bahwa mereka salah,\u201d seru Asiah.<\/p>\n<p>Qodrat, Lembaga Bantuan Hukum Aceh, membahas soal peraturan KUHAP baru yang dianggap lebih banyak memberikan wewenang lebih bagi institusi kepolisian. Qodrat menyebut ini akan berdampak luas bagi penegakan hukum di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cKUHAP ini sangat mendukung dan memberikan kewenangan sangat luas bagi Polri. Ini tentu akan memperlambat upaya reformasi Polri ini, utamanya dalam memutus impunitas Polri yang selama ini meresahkan masyarakat,\u201d ujar Qodrat.<\/p>\n<p>Sejalan dengan Qodrat, Nana Azharul, Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS Aceh) menilai bahwa KUHAP akan memperkuat ketimpangan dan jarak yang selama ini terjadi antara masyarakat dan Polri.<\/p>\n<p>\u201cKami perlu memahami bahwa KUHAP ini tidak menjadi wadah bagi Polri untuk menindak mereka yang tidak bersalah. Jika hal ini terjadi dan dibenarkan oleh Undang-Undang, agaknya citra Polri di mata masyarakat akan terus menurun,\u201d jelas Nana.<\/p>\n<p>Menanggapi seluruh masukan, Yusril Ihza Mahendra, selaku Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, menyebut bahwa pembenahan akan terus dilakukan mulai dari hulu ke hilir, dari rekrutmen hingga penegakkan hukum yang dilakukan oleh Polri sehingga institusi ini akan lebih dicintai oleh masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cMasukan yang disampaikan semuanya sangat berharga bagi kami dan nantinya akan diserahkan kepada presiden dan ini akan menjadi sebuah rumusan kebijakan. Terkait dengan proses rekrutmen, kultur polri dan juga sistem pengawasan menjadi masukan yang sangat baik untuk dapat kami masukkan dalam rekomendasi kepada Presiden\u201d ungkap Yusril.<\/p>\n<p>Menambahkan Yusril, Idham Azis, selaku Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, memahami rasa peduli dan cinta dari masyarakat bagi institusi Polri yang lebih baik. Ia juga mengapresiasi masukkan yang telah diberikan.<\/p>\n<p>\u201cMasukkan dan saran serta kritik telah kami catat untuk menghadirkan pembenahan yang menyeluruh bagi institusi Polri, misalnya berkaitan dengan gaya hidup hedon hingga sistem penegakan hukum akan kami benahi secara terstruktur dan sistematis,\u201d ungkap Idham.\u00a0<strong>(OTH\/REN \u2013 Humas Kemensetneg)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ajak Kolaborasi Kelompok Masyarakat Aceh, KPR Polri Serap Aspirasi Konstruktif JAKARTA, Nawacita &#8211; Dalam membangun institusi Kepolisian Republik Indonesia, dibutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari akademisi, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan aktivis, yang secara gotong royong memberikan masukan-masukan konstruktif. Setelah melakukan serangkaian audiensi dengan tokoh-tokoh masyarakat di Jakarta, Komite Percepatan Reformasi Kepolisian Republik Indonesia melakukan public [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1386,"featured_media":268635,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1911],"tags":[105022,105021,26268,105024,105014,105023,17817],"class_list":{"0":"post-268634","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-tni-polri","8":"tag-ajak-kolaborasi","9":"tag-kelompok-masyarakat-aceh","10":"tag-kepolisian-republik-indonesia","11":"tag-komite-percepatan-reformasi-polri","12":"tag-public-hearing","13":"tag-serap-aspirasi-konstruktif","14":"tag-yusril-ihza-mahendra"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ajak Kolaborasi Kelompok Masyarakat Aceh, Komite Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi Konstruktif - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, Nawacita - Dalam membangun institusi Kepolisian Republik Indonesia, dibutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari akademisi\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ajak Kolaborasi Kelompok Masyarakat Aceh, Komite Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi Konstruktif - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, Nawacita - Dalam membangun institusi Kepolisian Republik Indonesia, dibutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari akademisi\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-13T09:04:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/2907_WhatsApp_Image_2025-12-11_at_23.50.14.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"651\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redy Agustino\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redy Agustino\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redy Agustino\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e\"},\"headline\":\"Ajak Kolaborasi Kelompok Masyarakat Aceh, Komite Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi Konstruktif\",\"datePublished\":\"2025-12-13T09:04:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\\\/\"},\"wordCount\":1194,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/2907_WhatsApp_Image_2025-12-11_at_23.50.14.jpeg\",\"keywords\":[\"Ajak Kolaborasi\",\"Kelompok Masyarakat Aceh\",\"Kepolisian Republik Indonesia\",\"Komite Percepatan Reformasi Polri\",\"Public Hearing\",\"Serap Aspirasi Konstruktif\",\"Yusril Ihza Mahendra\"],\"articleSection\":[\"TNI-POLRI\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\\\/\",\"name\":\"Ajak Kolaborasi Kelompok Masyarakat Aceh, Komite Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi Konstruktif - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/2907_WhatsApp_Image_2025-12-11_at_23.50.14.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-12-13T09:04:51+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, Nawacita - Dalam membangun institusi Kepolisian Republik Indonesia, dibutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari akademisi\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/2907_WhatsApp_Image_2025-12-11_at_23.50.14.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/2907_WhatsApp_Image_2025-12-11_at_23.50.14.jpeg\",\"width\":651,\"height\":400,\"caption\":\"Ajak Kolaborasi Kelompok Masyarakat Aceh, KPR Polri Serap Aspirasi Konstruktif.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/12\\\/13\\\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ajak Kolaborasi Kelompok Masyarakat Aceh, Komite Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi Konstruktif\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e\",\"name\":\"Redy Agustino\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redy Agustino\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/nawacita.co\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/redyvanhalen\\\/\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redy-agustino\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ajak Kolaborasi Kelompok Masyarakat Aceh, Komite Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi Konstruktif - Nawacita","description":"JAKARTA, Nawacita - Dalam membangun institusi Kepolisian Republik Indonesia, dibutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari akademisi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ajak Kolaborasi Kelompok Masyarakat Aceh, Komite Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi Konstruktif - Nawacita","og_description":"JAKARTA, Nawacita - Dalam membangun institusi Kepolisian Republik Indonesia, dibutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari akademisi","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2025-12-13T09:04:51+00:00","og_image":[{"width":651,"height":400,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/2907_WhatsApp_Image_2025-12-11_at_23.50.14.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redy Agustino","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"Redy Agustino","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/"},"author":{"name":"Redy Agustino","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e"},"headline":"Ajak Kolaborasi Kelompok Masyarakat Aceh, Komite Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi Konstruktif","datePublished":"2025-12-13T09:04:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/"},"wordCount":1194,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/2907_WhatsApp_Image_2025-12-11_at_23.50.14.jpeg","keywords":["Ajak Kolaborasi","Kelompok Masyarakat Aceh","Kepolisian Republik Indonesia","Komite Percepatan Reformasi Polri","Public Hearing","Serap Aspirasi Konstruktif","Yusril Ihza Mahendra"],"articleSection":["TNI-POLRI"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/","name":"Ajak Kolaborasi Kelompok Masyarakat Aceh, Komite Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi Konstruktif - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/2907_WhatsApp_Image_2025-12-11_at_23.50.14.jpeg","datePublished":"2025-12-13T09:04:51+00:00","description":"JAKARTA, Nawacita - Dalam membangun institusi Kepolisian Republik Indonesia, dibutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari akademisi","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/2907_WhatsApp_Image_2025-12-11_at_23.50.14.jpeg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/2907_WhatsApp_Image_2025-12-11_at_23.50.14.jpeg","width":651,"height":400,"caption":"Ajak Kolaborasi Kelompok Masyarakat Aceh, KPR Polri Serap Aspirasi Konstruktif."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/12\/13\/ajak-kolaborasi-kelompok-masyarakat-aceh-komite-percepatan-reformasi-polri-serap-aspirasi-konstruktif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ajak Kolaborasi Kelompok Masyarakat Aceh, Komite Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi Konstruktif"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e","name":"Redy Agustino","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redy Agustino"},"sameAs":["http:\/\/nawacita.co","https:\/\/www.instagram.com\/redyvanhalen\/"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redy-agustino\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/2907_WhatsApp_Image_2025-12-11_at_23.50.14.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/268634","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1386"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=268634"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/268634\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/268635"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=268634"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=268634"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=268634"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}