{"id":257335,"date":"2025-08-20T15:38:40","date_gmt":"2025-08-20T08:38:40","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=257335"},"modified":"2025-08-20T15:38:40","modified_gmt":"2025-08-20T08:38:40","slug":"belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/","title":{"rendered":"Belajar dari Masa Lalu, Yosep Adi Prasetyo Tekankan Pedoman sebagai Kunci Akurasi dan Kemanusiaan"},"content":{"rendered":"<h1>Belajar dari Masa Lalu, Yosep Adi Prasetyo Tekankan Pedoman sebagai Kunci Akurasi dan Kemanusiaan<\/h1>\n<p><strong>Surabaya, <a href=\"https:\/\/nawacita.co\/\">Nawacita<\/a><\/strong>\u00a0\u2013 Media memiliki peran krusial dalam membentuk persepsi publik. Sayangnya, sebelum adanya pedoman resmi, pemberitaan terorisme di Indonesia kerap justru memberi panggung bagi para pelaku.<\/p>\n<p>Mantan Dewan Pers\/Praktisi Media, Yosep Adi Prasetyo, mengungkapkan ketiak Ia mengisi pembicara di Rembuk Merah Putih bahwa narasi artikel malah memberi kesan bahwa aksi teror adalah sebuah \u201cjihad\u201d yang berhasil.<\/p>\n<p>&#8220;Contohnya, ketika jenazah tersangka teroris dimakamkan, sejumlah media menulis judul sensasional seperti \u201cjenazah tercium harum bunga\u201d. Dan begitu pula saat terjadi bom bunuh diri, foto-foto korban dengan potongan tubuh tersebar luas, terutama lewat WhatsApp, tanpa memikirkan dampak psikologis masyarakat,&#8221; jelasnya (20\/8\/2025).<\/p>\n<figure id=\"attachment_257336\" aria-describedby=\"caption-attachment-257336\" style=\"width: 2560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372108-scaled.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-257336\" src=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372108-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1920\" srcset=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372108-scaled.jpg 2560w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372108-300x225.jpg 300w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372108-1020x765.jpg 1020w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372108-768x576.jpg 768w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372108-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372108-2048x1536.jpg 2048w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372108-560x420.jpg 560w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372108-80x60.jpg 80w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372108-696x522.jpg 696w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372108-1068x801.jpg 1068w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372108-1920x1440.jpg 1920w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372108-265x198.jpg 265w\" sizes=\"auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-257336\" class=\"wp-caption-text\">Mantan Dewan Pers\/Praktisi Media, Yosep Adi Prasetyo, (sumber foto: Reporter Alus).<\/figcaption><\/figure>\n<p>Hal tersebut merupakan tujuan utama terorisme adalah menciptakan ketakutan. Ketika foto dan video kekerasan disebarkan, kita sebenarnya sedang meneruskan pesan teroris itu sendiri.<\/p>\n<p>Untuk itulah pada 2015, Dewan Pers menandatangani Pedoman Pemberitaan Terorisme. Pedoman ini mengingatkan jurnalis agar tidak terjebak dalam jebakan propaganda teror, serta tetap memprioritaskan akurasi, kemanusiaan, dan perspektif korban.<\/p>\n<p>Yosep juga menyinggung kompleksitas Indonesia sebagai negara besar dengan lebih dari 17.000 pulau dan sekitar 675 kelompok etnis. Di wilayah barat Indonesia, satu provinsi biasanya identik dengan satu etnis besar\u2014misalnya Sunda di Jawa Barat, Batak di Sumatera Utara, atau Bali di Pulau Bali.<\/p>\n<p>Sebaliknya, di Indonesia Timur, satu kecamatan bisa dihuni enam hingga puluhan etnis berbeda. Papua saja memiliki lebih dari 375 kelompok etnis. \u201cBayangkan jika konflik muncul, kerentanannya jauh lebih besar. Karena itu, pemahaman perbedaan harus benar-benar ditanamkan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Ia menekankan pelajaran penting dari pengalaman terorisme maupun pandemi adalah informasi bisa menjadi senjata. Jika salah dikelola, media justru memperkuat propaganda radikal. Jika masyarakat tidak kritis, hoaks bisa mengancam keselamatan.<\/p>\n<p>Pedoman peliputan terorisme hadir sebagai pagar etis bagi media, agar berita tidak berubah menjadi alat teror. Sementara itu, masyarakat juga diajak untuk lebih bijak, jangan mudah percaya, selalu periksa ulang, dan berhenti menyebarkan informasi tanpa dasar yang jelas.\u00a0<strong>Alus<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belajar dari Masa Lalu, Yosep Adi Prasetyo Tekankan Pedoman sebagai Kunci Akurasi dan Kemanusiaan Surabaya, Nawacita\u00a0\u2013 Media memiliki peran krusial dalam membentuk persepsi publik. Sayangnya, sebelum adanya pedoman resmi, pemberitaan terorisme di Indonesia kerap justru memberi panggung bagi para pelaku. Mantan Dewan Pers\/Praktisi Media, Yosep Adi Prasetyo, mengungkapkan ketiak Ia mengisi pembicara di Rembuk Merah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":257337,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29694],"tags":[25552,99147,16838,99146],"class_list":{"0":"post-257335","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-jatim","8":"tag-aksi-teror","9":"tag-jihad","10":"tag-terorisme","11":"tag-yosep-adi-prasetyo"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Belajar dari Masa Lalu, Yosep Adi Prasetyo Tekankan Pedoman sebagai Kunci Akurasi dan Kemanusiaan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Surabaya, Nawacita\u00a0\u2013 Media memiliki peran krusial dalam membentuk persepsi publik. Sayangnya, sebelum adanya pedoman resmi,\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Belajar dari Masa Lalu, Yosep Adi Prasetyo Tekankan Pedoman sebagai Kunci Akurasi dan Kemanusiaan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Surabaya, Nawacita\u00a0\u2013 Media memiliki peran krusial dalam membentuk persepsi publik. Sayangnya, sebelum adanya pedoman resmi,\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-20T08:38:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372115-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yasminda Nadila\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yasminda Nadila\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/20\\\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/20\\\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yasminda Nadila\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0d8fbe8f9d60764b07fe18b9282aab43\"},\"headline\":\"Belajar dari Masa Lalu, Yosep Adi Prasetyo Tekankan Pedoman sebagai Kunci Akurasi dan Kemanusiaan\",\"datePublished\":\"2025-08-20T08:38:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/20\\\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\\\/\"},\"wordCount\":342,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/20\\\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/1000372115-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"Aksi Teror\",\"Jihad\",\"Terorisme\",\"Yosep Adi Prasetyo\"],\"articleSection\":[\"JATIM\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/20\\\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/20\\\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/20\\\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\\\/\",\"name\":\"Belajar dari Masa Lalu, Yosep Adi Prasetyo Tekankan Pedoman sebagai Kunci Akurasi dan Kemanusiaan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/20\\\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/20\\\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/1000372115-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2025-08-20T08:38:40+00:00\",\"description\":\"Surabaya, Nawacita\u00a0\u2013 Media memiliki peran krusial dalam membentuk persepsi publik. Sayangnya, sebelum adanya pedoman resmi,\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/20\\\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/20\\\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/20\\\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/1000372115-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/1000372115-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1920,\"caption\":\"Mantan Dewan Pers\\\/Praktisi Media, Yosep Adi Prasetyo, (sumber foto: Reporter Alus).\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/08\\\/20\\\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Belajar dari Masa Lalu, Yosep Adi Prasetyo Tekankan Pedoman sebagai Kunci Akurasi dan Kemanusiaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0d8fbe8f9d60764b07fe18b9282aab43\",\"name\":\"Yasminda Nadila\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/58fe2b30519a5e5325b5d125d4116905112e66995835c09608fd9c830788e6d8?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/58fe2b30519a5e5325b5d125d4116905112e66995835c09608fd9c830788e6d8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/58fe2b30519a5e5325b5d125d4116905112e66995835c09608fd9c830788e6d8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yasminda Nadila\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/Nawacita.co\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/nadila\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Belajar dari Masa Lalu, Yosep Adi Prasetyo Tekankan Pedoman sebagai Kunci Akurasi dan Kemanusiaan","description":"Surabaya, Nawacita\u00a0\u2013 Media memiliki peran krusial dalam membentuk persepsi publik. Sayangnya, sebelum adanya pedoman resmi,","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Belajar dari Masa Lalu, Yosep Adi Prasetyo Tekankan Pedoman sebagai Kunci Akurasi dan Kemanusiaan","og_description":"Surabaya, Nawacita\u00a0\u2013 Media memiliki peran krusial dalam membentuk persepsi publik. Sayangnya, sebelum adanya pedoman resmi,","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2025-08-20T08:38:40+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1920,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372115-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yasminda Nadila","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"Yasminda Nadila","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/"},"author":{"name":"Yasminda Nadila","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/0d8fbe8f9d60764b07fe18b9282aab43"},"headline":"Belajar dari Masa Lalu, Yosep Adi Prasetyo Tekankan Pedoman sebagai Kunci Akurasi dan Kemanusiaan","datePublished":"2025-08-20T08:38:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/"},"wordCount":342,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372115-scaled.jpg","keywords":["Aksi Teror","Jihad","Terorisme","Yosep Adi Prasetyo"],"articleSection":["JATIM"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/","name":"Belajar dari Masa Lalu, Yosep Adi Prasetyo Tekankan Pedoman sebagai Kunci Akurasi dan Kemanusiaan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372115-scaled.jpg","datePublished":"2025-08-20T08:38:40+00:00","description":"Surabaya, Nawacita\u00a0\u2013 Media memiliki peran krusial dalam membentuk persepsi publik. Sayangnya, sebelum adanya pedoman resmi,","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372115-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372115-scaled.jpg","width":2560,"height":1920,"caption":"Mantan Dewan Pers\/Praktisi Media, Yosep Adi Prasetyo, (sumber foto: Reporter Alus)."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/08\/20\/belajar-dari-masa-lalu-yosep-adi-prasetyo-tekankan-pedoman-sebagai-kunci-akurasi-dan-kemanusiaan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Belajar dari Masa Lalu, Yosep Adi Prasetyo Tekankan Pedoman sebagai Kunci Akurasi dan Kemanusiaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/0d8fbe8f9d60764b07fe18b9282aab43","name":"Yasminda Nadila","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/58fe2b30519a5e5325b5d125d4116905112e66995835c09608fd9c830788e6d8?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/58fe2b30519a5e5325b5d125d4116905112e66995835c09608fd9c830788e6d8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/58fe2b30519a5e5325b5d125d4116905112e66995835c09608fd9c830788e6d8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yasminda Nadila"},"sameAs":["http:\/\/Nawacita.co"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/nadila\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000372115-scaled.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/257335","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=257335"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/257335\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/257337"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=257335"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=257335"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=257335"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}