{"id":249396,"date":"2025-05-26T18:11:09","date_gmt":"2025-05-26T11:11:09","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=249396"},"modified":"2025-05-26T18:11:10","modified_gmt":"2025-05-26T11:11:10","slug":"krisis-populasi-jepang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/","title":{"rendered":"Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Cuma 1 Orang Anak Lahir di Masa Depan"},"content":{"rendered":"<h1>Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Cuma 1 Orang Anak Lahir di Masa Depan<\/h1>\n<p><strong>JAKARTA, <a href=\"https:\/\/nawacita.co\">Nawacita<\/a><\/strong> &#8211; Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Jepang menghadapi krisis populasi dalam tahap mengkhawatirkan. Pakar demografi Jepang memperingatkan jika angka kelahiran terus menurun, Jepang hanya akan memiliki 1 orang anak di bawah usia 14 tahun pada 5 Januari 2720 mendatang.<\/p>\n<p>Hiroshi Yoshida, seorang profesor di Pusat Penelitian Ekonomi dan Masyarakat Lanjut Usia Universitas Tohoku, membuat sebuah jam konseptual yang menyoroti tingkat kesuburan Jepang yang menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir.<\/p>\n<p>Jam konseptual itu menampilkan data waktu nyata\u00a0yang memperlihatkan jumlah anak di negara tersebut. Jam itu melacak penurunan angka kelahiran anak setiap detik, berdasarkan jumlah anak yang lahir tahun ini dan sebelumnya.<\/p>\n<p>Dengan menggunakan data populasi resmi dari Biro Statistik Jepang, jam ini menghitung tingkat penurunan dengan membandingkan jumlah anak dalam beberapa tahun berturut-turut.<\/p>\n<p>Jam ini kemudian memperkirakan tahun ketika jumlah anak akan turun menjadi hanya satu. Menurut perhitungan terakhir, hal ini akan terjadi sekitar tahun 2720 atau 695 tahun dari sekarang.<\/p>\n<p>Laporan dari The Japan Times mengungkap Yoshida telah merilis perkiraan setiap tahun sejak April 2012. Data terbaru mencerminkan penurunan angka kelahiran 2,3 persen.<\/p>\n<p>Yoshida menyebutkan di situs webnya bahwa tujuan dari jam waktu\u00a0konseptual itu adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang penurunan populasi yang cepat di Jepang, terutama di kalangan anak-anak, dan implikasi yang lebih luas dari penurunan angka kelahiran di Jepang.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/11\/19\/tokyo-kini-jadi-ibu-kota-prostitusi\/\">Tokyo Kini Jadi Ibu Kota Prostitusi Asia Terkait Terpuruknya Ekonomi Jepang<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Angka kelahiran di Jepang sendiri terpantau terus menurun ke rekor terendah 1,20 pada 2023, dengan jumlah kelahiran di Tokyo berada di bawah satu. Penurunan ini dikaitkan dengan berkurangnya jumlah pernikahan dan banyak orang Jepang yang memilih untuk hidup melajang.<\/p>\n<figure id=\"attachment_249398\" aria-describedby=\"caption-attachment-249398\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/check-more-japanese-women-decline-children-after-marriage-6332c9818da67_600-1\/\" rel=\"attachment wp-att-249398\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-249398\" src=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/check-more-japanese-women-decline-children-after-marriage-6332c9818da67_600-1.jpg\" alt=\"Krisis Populasi Jepang\" width=\"600\" height=\"403\" srcset=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/check-more-japanese-women-decline-children-after-marriage-6332c9818da67_600-1.jpg 600w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/check-more-japanese-women-decline-children-after-marriage-6332c9818da67_600-1-300x202.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-249398\" class=\"wp-caption-text\">Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Cuma 1 Orang Anak Lahir di Masa Depan.<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sementara itu, jumlah kelahiran di Jepang selama paruh pertama 2024 turun ke level terendah sejak 1969.<\/p>\n<p>Antara Januari dan Juni tahun lalu, Jepang mencatat 350.074 kelahiran, turun 5,7 persen dari periode yang sama tahun 2023, demikian laporan awal kementerian kesehatan, dikutip dari Independent,\u00a0Senin (26\/5\/2025).<\/p>\n<p>Sementara itu, menurut laporan survei populasi yang dirilis pada 30 Agustus tahun lalu merinci kelahiran di Jepang turun 5,7 persen (20.978 lebih sedikit) dibandingkan dengan 2023. Pada tahun 2023, jumlah kelahiran telah turun 3,6 persen (13.890 kelahiran lebih sedikit) dari tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>Pemerintah Jepang berjuang mati-matian untuk menerapkan apa yang mereka sebut sebagai &#8220;langkah-langkah luar biasa untuk memerangi penurunan angka kelahiran&#8221;.<\/p>\n<p><strong>cnbnws.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Cuma 1 Orang Anak Lahir di Masa Depan JAKARTA, Nawacita &#8211; Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Jepang menghadapi krisis populasi dalam tahap mengkhawatirkan. Pakar demografi Jepang memperingatkan jika angka kelahiran terus menurun, Jepang hanya akan memiliki 1 orang anak di bawah usia 14 tahun pada 5 Januari 2720 mendatang. Hiroshi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1386,"featured_media":249397,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20,5],"tags":[17908,82465,95113,95115],"class_list":{"0":"post-249396","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-internasional","8":"category-lifestyle","9":"tag-jepang","10":"tag-krisis-populasi","11":"tag-krisis-populasi-jepang","12":"tag-lahir-di-masa-depan"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Cuma 1 Orang Anak Lahir di Masa Depan - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, Nawacita - Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Jepang menghadapi krisis populasi dalam tahap mengkhawatirkan. Pakar demografi\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Cuma 1 Orang Anak Lahir di Masa Depan - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, Nawacita - Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Jepang menghadapi krisis populasi dalam tahap mengkhawatirkan. Pakar demografi\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-26T11:11:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-26T11:11:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/medium_Wzc5GbmuDBKLKSTy3TNL5lTlIh6awB-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"411\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redy Agustino\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redy Agustino\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/26\\\/krisis-populasi-jepang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/26\\\/krisis-populasi-jepang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redy Agustino\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e\"},\"headline\":\"Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Cuma 1 Orang Anak Lahir di Masa Depan\",\"datePublished\":\"2025-05-26T11:11:09+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-26T11:11:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/26\\\/krisis-populasi-jepang\\\/\"},\"wordCount\":393,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/26\\\/krisis-populasi-jepang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/medium_Wzc5GbmuDBKLKSTy3TNL5lTlIh6awB-1.jpg\",\"keywords\":[\"Jepang\",\"Krisis Populasi\",\"Krisis Populasi Jepang\",\"Lahir di Masa Depan\"],\"articleSection\":[\"Internasional\",\"LifeStyle\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/26\\\/krisis-populasi-jepang\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/26\\\/krisis-populasi-jepang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/26\\\/krisis-populasi-jepang\\\/\",\"name\":\"Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Cuma 1 Orang Anak Lahir di Masa Depan - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/26\\\/krisis-populasi-jepang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/26\\\/krisis-populasi-jepang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/medium_Wzc5GbmuDBKLKSTy3TNL5lTlIh6awB-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-05-26T11:11:09+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-26T11:11:10+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, Nawacita - Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Jepang menghadapi krisis populasi dalam tahap mengkhawatirkan. Pakar demografi\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/26\\\/krisis-populasi-jepang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/26\\\/krisis-populasi-jepang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/26\\\/krisis-populasi-jepang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/medium_Wzc5GbmuDBKLKSTy3TNL5lTlIh6awB-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/medium_Wzc5GbmuDBKLKSTy3TNL5lTlIh6awB-1.jpg\",\"width\":600,\"height\":411,\"caption\":\"Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Cuma 1 Orang Anak Lahir di Masa Depan.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/26\\\/krisis-populasi-jepang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Cuma 1 Orang Anak Lahir di Masa Depan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e\",\"name\":\"Redy Agustino\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redy Agustino\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/nawacita.co\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/redyvanhalen\\\/\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redy-agustino\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Cuma 1 Orang Anak Lahir di Masa Depan - Nawacita","description":"JAKARTA, Nawacita - Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Jepang menghadapi krisis populasi dalam tahap mengkhawatirkan. Pakar demografi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Cuma 1 Orang Anak Lahir di Masa Depan - Nawacita","og_description":"JAKARTA, Nawacita - Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Jepang menghadapi krisis populasi dalam tahap mengkhawatirkan. Pakar demografi","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2025-05-26T11:11:09+00:00","article_modified_time":"2025-05-26T11:11:10+00:00","og_image":[{"width":600,"height":411,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/medium_Wzc5GbmuDBKLKSTy3TNL5lTlIh6awB-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redy Agustino","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"Redy Agustino","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/"},"author":{"name":"Redy Agustino","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e"},"headline":"Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Cuma 1 Orang Anak Lahir di Masa Depan","datePublished":"2025-05-26T11:11:09+00:00","dateModified":"2025-05-26T11:11:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/"},"wordCount":393,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/medium_Wzc5GbmuDBKLKSTy3TNL5lTlIh6awB-1.jpg","keywords":["Jepang","Krisis Populasi","Krisis Populasi Jepang","Lahir di Masa Depan"],"articleSection":["Internasional","LifeStyle"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/","name":"Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Cuma 1 Orang Anak Lahir di Masa Depan - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/medium_Wzc5GbmuDBKLKSTy3TNL5lTlIh6awB-1.jpg","datePublished":"2025-05-26T11:11:09+00:00","dateModified":"2025-05-26T11:11:10+00:00","description":"JAKARTA, Nawacita - Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Jepang menghadapi krisis populasi dalam tahap mengkhawatirkan. Pakar demografi","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/medium_Wzc5GbmuDBKLKSTy3TNL5lTlIh6awB-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/medium_Wzc5GbmuDBKLKSTy3TNL5lTlIh6awB-1.jpg","width":600,"height":411,"caption":"Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Cuma 1 Orang Anak Lahir di Masa Depan."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/05\/26\/krisis-populasi-jepang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Krisis Populasi Jepang Makin Parah, Cuma 1 Orang Anak Lahir di Masa Depan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e","name":"Redy Agustino","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redy Agustino"},"sameAs":["http:\/\/nawacita.co","https:\/\/www.instagram.com\/redyvanhalen\/"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redy-agustino\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/medium_Wzc5GbmuDBKLKSTy3TNL5lTlIh6awB-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/249396","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1386"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=249396"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/249396\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/249397"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=249396"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=249396"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=249396"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}