{"id":241359,"date":"2025-03-01T12:38:17","date_gmt":"2025-03-01T05:38:17","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=241359"},"modified":"2025-03-03T08:00:52","modified_gmt":"2025-03-03T01:00:52","slug":"fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/","title":{"rendered":"Fenomena &#8220;Dessert Brain&#8221;, Ketika Otak Memaksa Kita Makan Manis Meski Sudah Kenyang"},"content":{"rendered":"<h1>Fenomena &#8220;Dessert Brain&#8221;, Ketika Otak Memaksa Kita Makan Manis Meski Sudah Kenyang<\/h1>\n<p><strong>Jakarta, <a href=\"https:\/\/nawacita.co\">Nawacita<\/a><\/strong> |\u00a0Menurut penelitian dari Max Planck Institute for Metabolism di Jerman, keinginan makan\u00a0<em>dessert<\/em>\u00a0setelah makan bukan sekadar kebiasaan, melainkan dikendalikan oleh mekanisme khusus di otak.<\/p>\n<p>Pemimpin studi, Henning Fenselau, menjelaskan bahwa mereka meneliti mekanisme otak yang mengatur rasa kenyang. Yang mengejutkan, mereka menemukan bahwa sel saraf (neuron) yang memberi sinyal kenyang ternyata juga bertanggung jawab atas dorongan untuk mengonsumsi makanan manis.<\/p>\n<p>\u201cStudi ini sangat mengejutkan karena memberi wawasan baru kepada kita mengapa selalu ingin mengonsumsi\u00a0makanan manis\u00a0setelah makan,\u201d kata Fenselau seperti dilansir laman\u00a0<em>Fox News<\/em>, Jumat (28\/2\/2025).<\/p>\n<p class=\"b2\">Untuk menguji hipotesis mereka, para peneliti melakukan eksperimen pada tikus laboratorium. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun sudah kenyang, mereka tetap memilih makanan manis ketika diberikan akses. Pemindaian otak pada tikus uji mengungkap, neuron PMC bertanggung jawab atas fenomena ini.<\/p>\n<p class=\"b2\">Penemuan ini juga diuji pada manusia. Para peneliti melakukan pemindaian otak pada sukarelawan yang mengonsumsi larutan gula dan menemukan bahwa bagian otak yang sama bereaksi terhadap gula, sebagaimana yang terjadi pada tikus.<\/p>\n<p>Fenselau mengatakan masih banyak yang perlu diteliti mengenai temuan ini. Namun, ia menduga bahwa mekanisme ini bisa berperan dalam perkembangan obesitas.<\/p>\n<p class=\"b2\">\u201cDengan gula dan makanan manis yang tersedia di mana-mana, apakah mekanisme ini terus aktif sepanjang waktu? Sehingga perlu ada penelitian lebih lanjut,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Ia juga menghubungkan temuannya dengan obat-obatan seperti GLP-1, yang diketahui bekerja pada bagian otak yang sama dengan \u201cdessert brain\u201d ini. Namun, belum diketahui apakah obat-obatan ini secara langsung mempengaruhi mekanisme yang ditemukan oleh timnya.<\/p>\n<p>\u201cIni adalah sesuatu yang sangat kami minati untuk diteliti lebih lanjut. Kami ingin mengetahui apakah obat-obatan ini, terbukti cukup efektif, memiliki yang telah kami identifikasi,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Selain itu, dia juga membuka kemungkinan bahwa temuan ini dapat membantu meningkatkan efektivitas obat-obatan yang ada dengan menambahkan senyawa khusus yang secara spesifik menargetkan bagian otak yang memicu keinginan terhadap makanan manis, sehingga dapat membantu mengendalikan nafsu makan terhadap gula.<strong> rpblk<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fenomena &#8220;Dessert Brain&#8221;, Ketika Otak Memaksa Kita Makan Manis Meski Sudah Kenyang Jakarta, Nawacita |\u00a0Menurut penelitian dari Max Planck Institute for Metabolism di Jerman, keinginan makan\u00a0dessert\u00a0setelah makan bukan sekadar kebiasaan, melainkan dikendalikan oleh mekanisme khusus di otak. Pemimpin studi, Henning Fenselau, menjelaskan bahwa mereka meneliti mekanisme otak yang mengatur rasa kenyang. Yang mengejutkan, mereka menemukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1459,"featured_media":241365,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[53536,91081,91080,91083,55938,91082],"class_list":{"0":"post-241359","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-healthy","8":"tag-dessert","9":"tag-dessert-brain","10":"tag-fenomena-dessert-brain","11":"tag-keinginan-makan-dessert","12":"tag-makanan-manis","13":"tag-makanan-penutup"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Fenomena &quot;Dessert Brain&quot;, Ketika Otak Memaksa Kita Makan Manis Meski Sudah Kenyang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jakarta, Nawacita |\u00a0Menurut penelitian dari Max Planck Institute for Metabolism di Jerman, keinginan makan\u00a0dessert\u00a0setelah makan bukan sekadar\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fenomena &quot;Dessert Brain&quot;, Ketika Otak Memaksa Kita Makan Manis Meski Sudah Kenyang\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta, Nawacita |\u00a0Menurut penelitian dari Max Planck Institute for Metabolism di Jerman, keinginan makan\u00a0dessert\u00a0setelah makan bukan sekadar\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-01T05:38:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-03T01:00:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/qhjgbubhnvhzvqckx5qb.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nuris Mardhatika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nuris Mardhatika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/01\\\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/01\\\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nuris Mardhatika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8\"},\"headline\":\"Fenomena &#8220;Dessert Brain&#8221;, Ketika Otak Memaksa Kita Makan Manis Meski Sudah Kenyang\",\"datePublished\":\"2025-03-01T05:38:17+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-03T01:00:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/01\\\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\\\/\"},\"wordCount\":330,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/01\\\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/qhjgbubhnvhzvqckx5qb.jpg\",\"keywords\":[\"dessert\",\"Dessert Brain\",\"Fenomena Dessert Brain\",\"keinginan makan dessert\",\"makanan manis\",\"makanan penutup\"],\"articleSection\":[\"Healthy\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/01\\\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/01\\\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/01\\\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\\\/\",\"name\":\"Fenomena \\\"Dessert Brain\\\", Ketika Otak Memaksa Kita Makan Manis Meski Sudah Kenyang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/01\\\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/01\\\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/qhjgbubhnvhzvqckx5qb.jpg\",\"datePublished\":\"2025-03-01T05:38:17+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-03T01:00:52+00:00\",\"description\":\"Jakarta, Nawacita |\u00a0Menurut penelitian dari Max Planck Institute for Metabolism di Jerman, keinginan makan\u00a0dessert\u00a0setelah makan bukan sekadar\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/01\\\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/01\\\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/01\\\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/qhjgbubhnvhzvqckx5qb.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/qhjgbubhnvhzvqckx5qb.jpg\",\"width\":750,\"height\":500,\"caption\":\"ilustrasi dessert (Foto: Thinkstock)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/03\\\/01\\\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fenomena &#8220;Dessert Brain&#8221;, Ketika Otak Memaksa Kita Makan Manis Meski Sudah Kenyang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8\",\"name\":\"Nuris Mardhatika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nuris Mardhatika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/nurismardhatika\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fenomena \"Dessert Brain\", Ketika Otak Memaksa Kita Makan Manis Meski Sudah Kenyang","description":"Jakarta, Nawacita |\u00a0Menurut penelitian dari Max Planck Institute for Metabolism di Jerman, keinginan makan\u00a0dessert\u00a0setelah makan bukan sekadar","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fenomena \"Dessert Brain\", Ketika Otak Memaksa Kita Makan Manis Meski Sudah Kenyang","og_description":"Jakarta, Nawacita |\u00a0Menurut penelitian dari Max Planck Institute for Metabolism di Jerman, keinginan makan\u00a0dessert\u00a0setelah makan bukan sekadar","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2025-03-01T05:38:17+00:00","article_modified_time":"2025-03-03T01:00:52+00:00","og_image":[{"width":750,"height":500,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/qhjgbubhnvhzvqckx5qb.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nuris Mardhatika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"Nuris Mardhatika","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/"},"author":{"name":"Nuris Mardhatika","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8"},"headline":"Fenomena &#8220;Dessert Brain&#8221;, Ketika Otak Memaksa Kita Makan Manis Meski Sudah Kenyang","datePublished":"2025-03-01T05:38:17+00:00","dateModified":"2025-03-03T01:00:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/"},"wordCount":330,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/qhjgbubhnvhzvqckx5qb.jpg","keywords":["dessert","Dessert Brain","Fenomena Dessert Brain","keinginan makan dessert","makanan manis","makanan penutup"],"articleSection":["Healthy"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/","name":"Fenomena \"Dessert Brain\", Ketika Otak Memaksa Kita Makan Manis Meski Sudah Kenyang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/qhjgbubhnvhzvqckx5qb.jpg","datePublished":"2025-03-01T05:38:17+00:00","dateModified":"2025-03-03T01:00:52+00:00","description":"Jakarta, Nawacita |\u00a0Menurut penelitian dari Max Planck Institute for Metabolism di Jerman, keinginan makan\u00a0dessert\u00a0setelah makan bukan sekadar","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/qhjgbubhnvhzvqckx5qb.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/qhjgbubhnvhzvqckx5qb.jpg","width":750,"height":500,"caption":"ilustrasi dessert (Foto: Thinkstock)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/03\/01\/fenomena-dessert-brain-ketika-otak-memaksa-kita-makan-manis-meski-sudah-kenyang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fenomena &#8220;Dessert Brain&#8221;, Ketika Otak Memaksa Kita Makan Manis Meski Sudah Kenyang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8","name":"Nuris Mardhatika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nuris Mardhatika"},"sameAs":["https:\/\/nawacita.co"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/nurismardhatika\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/qhjgbubhnvhzvqckx5qb.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/241359","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1459"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=241359"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/241359\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/241365"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=241359"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=241359"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=241359"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}