{"id":240583,"date":"2025-02-21T11:33:14","date_gmt":"2025-02-21T04:33:14","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=240583"},"modified":"2025-02-21T10:31:55","modified_gmt":"2025-02-21T03:31:55","slug":"kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/","title":{"rendered":"Kasus PMK Menurun Signifikan, Dari 2.412 Jadi 182 Kasus"},"content":{"rendered":"<h1>Kasus PMK Menurun Signifikan, Dari 2.412 Jadi 182 Kasus<\/h1>\n<p><strong>Jakarta, <a href=\"https:\/\/nawacita.co\">Nawacita<\/a><\/strong> | Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di berbagai daerah mulai menurun drastis dari 2.412 kasus jadi 182 kasus, sehingga pasar ternak pun mulai beroperasi kembali. Hal itu dikatakan oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan).<\/p>\n<p>Direktur Jenderal PKH Kementan Agung Suganda saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa berdasarkan laporan di berbagai daerah, kasus PMK terus menunjukkan penurunan. Sejumlah daerah melaporkan nihil kasus, sementara wilayah lain mencatat angka infeksi yang semakin berkurang.<\/p>\n<p>&#8220;Berdasarkan data yang dimiliki Ditjen PKH, jumlah kasus PMK yang sempat mencapai 2.412 kasus per minggu pada awal Januari 2025 sudah menurun drastis dalam hampir dua bulan menjadi hanya 182 kasus pada pekan ketiga Februari 2025,&#8221; kata Agung.<\/p>\n<p>Meski begitu, Kementan memastikan akan terus menggenjot vaksinasi penyakit PMK. Sebagai langkah strategis pengendalian PMK, Kementerian Pertanian sejak awal tahun sudah menyalurkan 1,4 juta dosis vaksin PMK ke berbagai provinsi untuk mendukung Bulan Vaksinasi PMK Februari 2025.<\/p>\n<p>Agung menegaskan bahwa distribusi vaksinasi tersebut menjadi langkah strategis dalam pengendalian PMK agar tidak kembali merebak. \u201cKita tidak boleh lengah. Pengawasan lalu lintas ternak harus tetap diperketat, dan vaksinasi akan terus kami tingkatkan,\u201d tegas Agung.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/11\/jaga-lumbung-pangan-kementan-prioritaskan-vaksinasi-pmk-di-jatim\/\">Jaga Lumbung Pangan, Kementan Prioritaskan Vaksinasi PMK di Jatim<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut Agung, Provinsi Jawa Timur yang merupakan wilayah endemis, tampak mulai bangkit. Program vaksinasi efektif dalam menekan jumlah kasus. Misalnya, Lamongan, pemerintah daerah menggelar vaksinasi serentak sebagai upaya pencegahan, sehingga pasar hewan di Tikung dan Babat, Lamongan, telah resmi kembali beroperasi.<\/p>\n<p>Di Kota Kediri, vaksinasi masif sejak tahun 2024 berhasil menekan angka kasus, dengan target rampung sebelum April 2025. &#8220;Perkembangannya cukup baik, tapi vaksinasi harus tetap berjalan,&#8221; ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri M. Ridwan.<\/p>\n<p>Di Mojokerto, sebanyak 38 ribu dosis vaksin telah diberikan dengan target nol kasus pada saat Ramadhan nanti, lalu di Trenggalek juga teratasi melalui vaksinasi sebagai kunci pengendalian PMK, sehingga pasar hewan khusus kambing dan domba pun kini sudah kembali dibuka.<\/p>\n<p>Di Jombang, sepuluh pasar hewan telah dibuka setelah tren kasus melandai.<\/p>\n<p>Kabar baik juga datang dari Provinsi Aceh yang telah berhasil mengendalikan PMK. Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengonfirmasi bahwa sudah tidak adanya laporan kejadian baru selama tiga minggu terakhir. Hal itu tidak lepas dari vaksinasi yang masif dan pengawasan ketat terhadap pergerakan ternak.<\/p>\n<p>Tak berbeda jauh, kasus PMK Di Jawa Tengah juga terus menurun. Tetapi pemerintah tetap mengingatkan peternak agar tidak lengah. Di Boyolali, tren kasus menunjukkan penurunan, dengan vaksinasi terus digalakkan untuk memastikan perlindungan ternak.<\/p>\n<p>Di Blora, pasar hewan kembali dibuka setelah sebelumnya ditutup akibat lonjakan kasus. Sementara itu, di Sragen, meskipun kasus menurun, pasar hewan setempat masih belum diizinkan beroperasi.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/14\/vaksin-hingga-peternak-jadi-kunci-atasi-wabah-pmk\/\">Vaksin hingga Peternak Jadi Kunci atasi Wabah PMK<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cPeternak harus tetap menjalankan protokol pencegahan,\u201d kata Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng Hariyanta Nugraha.<\/p>\n<p>Sementara itu, Pasar Hewan Imogiri Bantul, DI Yogyakarta, kembali beroperasi setelah sempat ditutup akibat lonjakan kasus.<\/p>\n<p>\u201cKami membuka pasar kembali karena kasus PMK sudah melandai,\u201d ujar Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Bantul Imawan Eko Handriyanto.<\/p>\n<p>Sementara itu, Direktur Kesehatan Hewan Kementan Imron Suandy mengungkapkan untuk terus menekan jumlah kasus, pihaknya akan mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah dan swasta.<\/p>\n<p>\u201cDi samping menyalurkan vaksin PMK dari Kementan, kami juga mendorong partisipasi pemerintah daerah dan sektor swasta untuk pengadaan dan operasionalisasi vaksin sebagai bentuk tanggung jawab bersama pengendalian dan penanggulangan PMK,\u201d kata Imron. <strong>antr<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kasus PMK Menurun Signifikan, Dari 2.412 Jadi 182 Kasus Jakarta, Nawacita | Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di berbagai daerah mulai menurun drastis dari 2.412 kasus jadi 182 kasus, sehingga pasar ternak pun mulai beroperasi kembali. Hal itu dikatakan oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan). Direktur Jenderal PKH Kementan Agung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1459,"featured_media":240584,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34],"tags":[90657,46229,90658,3388,41894,5370],"class_list":{"0":"post-240583","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ekonomi-dan-bisnis","8":"tag-direktur-jenderal-pkh-kementan-agung-suganda","9":"tag-kasus-pmk","10":"tag-kasus-pmk-menurun","11":"tag-kementan","12":"tag-penyakit-mulut-dan-kuku","13":"tag-pmk"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kasus PMK Menurun Signifikan, Dari 2.412 Jadi 182 Kasus<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jakarta, Nawacita | Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di berbagai daerah mulai menurun drastis dari 2.412 kasus jadi 182 kasus, sehingga\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kasus PMK Menurun Signifikan, Dari 2.412 Jadi 182 Kasus\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta, Nawacita | Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di berbagai daerah mulai menurun drastis dari 2.412 kasus jadi 182 kasus, sehingga\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-21T04:33:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Snapinst.app_475550317_18283296436216276_2752883108402052608_n_1080.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nuris Mardhatika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nuris Mardhatika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/21\\\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/21\\\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nuris Mardhatika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8\"},\"headline\":\"Kasus PMK Menurun Signifikan, Dari 2.412 Jadi 182 Kasus\",\"datePublished\":\"2025-02-21T04:33:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/21\\\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\\\/\"},\"wordCount\":552,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/21\\\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/Snapinst.app_475550317_18283296436216276_2752883108402052608_n_1080.jpg\",\"keywords\":[\"Direktur Jenderal PKH Kementan Agung Suganda\",\"kasus PMK\",\"Kasus PMK Menurun\",\"kementan\",\"Penyakit Mulut dan Kuku\",\"pmk\"],\"articleSection\":[\"Ekonomi dan Bisnis\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/21\\\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/21\\\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/21\\\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\\\/\",\"name\":\"Kasus PMK Menurun Signifikan, Dari 2.412 Jadi 182 Kasus\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/21\\\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/21\\\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/Snapinst.app_475550317_18283296436216276_2752883108402052608_n_1080.jpg\",\"datePublished\":\"2025-02-21T04:33:14+00:00\",\"description\":\"Jakarta, Nawacita | Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di berbagai daerah mulai menurun drastis dari 2.412 kasus jadi 182 kasus, sehingga\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/21\\\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/21\\\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/21\\\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/Snapinst.app_475550317_18283296436216276_2752883108402052608_n_1080.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/Snapinst.app_475550317_18283296436216276_2752883108402052608_n_1080.jpg\",\"width\":750,\"height\":500,\"caption\":\"Direktur Jenderal PKH Kementan Agung Suganda (Foto: instagram @bpmspbekasi)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/02\\\/21\\\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kasus PMK Menurun Signifikan, Dari 2.412 Jadi 182 Kasus\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8\",\"name\":\"Nuris Mardhatika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nuris Mardhatika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/nurismardhatika\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kasus PMK Menurun Signifikan, Dari 2.412 Jadi 182 Kasus","description":"Jakarta, Nawacita | Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di berbagai daerah mulai menurun drastis dari 2.412 kasus jadi 182 kasus, sehingga","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kasus PMK Menurun Signifikan, Dari 2.412 Jadi 182 Kasus","og_description":"Jakarta, Nawacita | Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di berbagai daerah mulai menurun drastis dari 2.412 kasus jadi 182 kasus, sehingga","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2025-02-21T04:33:14+00:00","og_image":[{"width":750,"height":500,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Snapinst.app_475550317_18283296436216276_2752883108402052608_n_1080.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nuris Mardhatika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"Nuris Mardhatika","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/"},"author":{"name":"Nuris Mardhatika","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8"},"headline":"Kasus PMK Menurun Signifikan, Dari 2.412 Jadi 182 Kasus","datePublished":"2025-02-21T04:33:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/"},"wordCount":552,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Snapinst.app_475550317_18283296436216276_2752883108402052608_n_1080.jpg","keywords":["Direktur Jenderal PKH Kementan Agung Suganda","kasus PMK","Kasus PMK Menurun","kementan","Penyakit Mulut dan Kuku","pmk"],"articleSection":["Ekonomi dan Bisnis"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/","name":"Kasus PMK Menurun Signifikan, Dari 2.412 Jadi 182 Kasus","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Snapinst.app_475550317_18283296436216276_2752883108402052608_n_1080.jpg","datePublished":"2025-02-21T04:33:14+00:00","description":"Jakarta, Nawacita | Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di berbagai daerah mulai menurun drastis dari 2.412 kasus jadi 182 kasus, sehingga","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Snapinst.app_475550317_18283296436216276_2752883108402052608_n_1080.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Snapinst.app_475550317_18283296436216276_2752883108402052608_n_1080.jpg","width":750,"height":500,"caption":"Direktur Jenderal PKH Kementan Agung Suganda (Foto: instagram @bpmspbekasi)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/02\/21\/kasus-pmk-menurun-signifikan-dari-2-412-jadi-182-kasus\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kasus PMK Menurun Signifikan, Dari 2.412 Jadi 182 Kasus"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8","name":"Nuris Mardhatika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nuris Mardhatika"},"sameAs":["https:\/\/nawacita.co"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/nurismardhatika\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/Snapinst.app_475550317_18283296436216276_2752883108402052608_n_1080.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/240583","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1459"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=240583"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/240583\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/240584"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=240583"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=240583"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=240583"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}