{"id":238348,"date":"2025-01-31T16:38:14","date_gmt":"2025-01-31T09:38:14","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=238348"},"modified":"2025-01-31T16:38:14","modified_gmt":"2025-01-31T09:38:14","slug":"soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/","title":{"rendered":"Soal Isu 144 Penyakit Tak Ditanggung Rumah Sakit, Ini Respon BPJS Kesehatan Surabaya"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/Nawacita.co\"><strong>Isu 144 Penyakit Tak Ditanggung Rumah Sakit<\/strong><\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/Nawacita.co\"><strong>Surabaya, Nawacita<\/strong><\/a> &#8211; BPJS Kesehatan Cabang Surabaya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebutkan bahwa 144 jenis penyakit tidak ditanggung atau tidak dijamin penanganannya di rumah sakit.<\/p>\n<p>&#8220;Kami tegaskan bahwa penyakit-penyakit tersebut sebenarnya dapat ditangani di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas atau klinik,&#8221; jelas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Hernina Agustin Arifin, Jumat (31\/1\/2025).<\/p>\n<p>Menurut Hernina, berdasarkan peraturan yang berlaku, terdapat 144 jenis penyakit yang dapat ditangani secara mandiri dan tuntas oleh dokter di FKTP.<\/p>\n<p>&#8220;Apabila kondisi pasien tidak dapat ditangani di FKTP dan perlu dirujuk ke rumah sakit, BPJS Kesehatan tetap menjamin biaya perawatannya,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Hernina menyatakan bahwa ketentuan mengenai 144 jenis penyakit ini mengacu pada Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Standar Kompetensi Dokter Indonesia.<\/p>\n<p>Dalam peraturan tersebut, terdapat daftar 736 jenis penyakit yang dikelompokkan berdasarkan sistem tubuh manusia dan tingkat kemampuan dokter pada akhir pendidikan.<\/p>\n<p>Meskipun 144 jenis penyakit tersebut dapat ditangani di FKTP, penanganannya tetap dilakukan sesuai dengan prosedur, dimulai dengan pemeriksaan dan pengobatan di FKTP.<\/p>\n<p>&#8220;Jika kondisi pasien membutuhkan perawatan lebih lanjut, maka dokter di FKTP akan merujuknya ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut, seperti rumah sakit,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Hernina mengapresiasi usulan anggota Komisi D DPRD Surabaya, Michael Leksodimulyo, yang menyarankan agar fungsi Puskesmas diperkuat.<\/p>\n<p>Puskesmas, menurutnya, harus memperhatikan jadwal layanan dan memastikan peralatan medis yang ada digunakan secara maksimal untuk mendukung pelayanan kesehatan yang optimal bagi peserta JKN.<\/p>\n<p>Ketua BPJS Watch Jawa Timur, Arief Supriyono, juga memberikan penjelasan terkait 144 penyakit tersebut. Menurutnya, panduan klinis dalam penanganan penyakit ini telah diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07\/Menkes\/1186\/2022 dan Nomor HK.01.07\/Menkes\/1936\/2022.<\/p>\n<p>&#8220;Pasien yang tidak dalam kondisi gawat darurat harus dirujuk ke FKTP tempat mereka terdaftar,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Arief menanggapi isu mengenai pasien demam yang berpotensi kejang namun tidak diterima di rumah sakit.<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2014, dokter di rumah sakit yang berhak menentukan apakah suatu kondisi termasuk kegawatdaruratan atau tidak.<\/p>\n<p>BPJS Watch pun berharap agar puskesmas yang dimiliki pemerintah bisa memberikan layanan 24 jam untuk memastikan bahwa pasien mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan kebutuhan medis mereka.<\/p>\n<p>&#8220;Kami mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memberikan ruang agar puskesmas dapat membuka layanannya 24 jam,&#8221; tandas Arief.<\/p>\n<p><strong>Reporter : Deni<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Isu 144 Penyakit Tak Ditanggung Rumah Sakit Surabaya, Nawacita &#8211; BPJS Kesehatan Cabang Surabaya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebutkan bahwa 144 jenis penyakit tidak ditanggung atau tidak dijamin penanganannya di rumah sakit. &#8220;Kami tegaskan bahwa penyakit-penyakit tersebut sebenarnya dapat ditangani di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas atau klinik,&#8221; jelas Kepala BPJS Kesehatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1539,"featured_media":238351,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29694],"tags":[18516,16604,13348,62],"class_list":{"0":"post-238348","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-jatim","8":"tag-bpjs","9":"tag-bpjs-kesehatan","10":"tag-bpjs-kesehatan-surabaya","11":"tag-surabaya"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Soal Isu 144 Penyakit Tak Ditanggung Rumah Sakit, Ini Respon BPJS Kesehatan Surabaya - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Soal Isu 144 Penyakit Tak Ditanggung Rumah Sakit, Ini Respon BPJS Kesehatan Surabaya - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Isu 144 Penyakit Tak Ditanggung Rumah Sakit Surabaya, Nawacita &#8211; BPJS Kesehatan Cabang Surabaya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebutkan bahwa 144 jenis penyakit tidak ditanggung atau tidak dijamin penanganannya di rumah sakit. &#8220;Kami tegaskan bahwa penyakit-penyakit tersebut sebenarnya dapat ditangani di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas atau klinik,&#8221; jelas Kepala BPJS Kesehatan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-31T09:38:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250131_162939.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"684\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"440\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ahmad Firmansyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ahmad Firmansyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ahmad Firmansyah\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/636e2bb772f245adca379cb9e4a9cd19\"},\"headline\":\"Soal Isu 144 Penyakit Tak Ditanggung Rumah Sakit, Ini Respon BPJS Kesehatan Surabaya\",\"datePublished\":\"2025-01-31T09:38:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\\\/\"},\"wordCount\":367,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/IMG_20250131_162939.jpg\",\"keywords\":[\"BPJS\",\"Bpjs Kesehatan\",\"Bpjs kesehatan Surabaya\",\"surabaya\"],\"articleSection\":[\"JATIM\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\\\/\",\"name\":\"Soal Isu 144 Penyakit Tak Ditanggung Rumah Sakit, Ini Respon BPJS Kesehatan Surabaya - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/IMG_20250131_162939.jpg\",\"datePublished\":\"2025-01-31T09:38:14+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/IMG_20250131_162939.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/IMG_20250131_162939.jpg\",\"width\":684,\"height\":440,\"caption\":\"Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Hernina Agustin Arifin. (Dok. Deni\\\/Nawacita).\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2025\\\/01\\\/31\\\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Soal Isu 144 Penyakit Tak Ditanggung Rumah Sakit, Ini Respon BPJS Kesehatan Surabaya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/636e2bb772f245adca379cb9e4a9cd19\",\"name\":\"Ahmad Firmansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d073b7dacb4288d366ddc3a6fdfe8c1ba882bfe361dd4c8666b7aad2d8d473f4?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d073b7dacb4288d366ddc3a6fdfe8c1ba882bfe361dd4c8666b7aad2d8d473f4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d073b7dacb4288d366ddc3a6fdfe8c1ba882bfe361dd4c8666b7aad2d8d473f4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ahmad Firmansyah\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redakturzain\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Soal Isu 144 Penyakit Tak Ditanggung Rumah Sakit, Ini Respon BPJS Kesehatan Surabaya - Nawacita","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Soal Isu 144 Penyakit Tak Ditanggung Rumah Sakit, Ini Respon BPJS Kesehatan Surabaya - Nawacita","og_description":"Isu 144 Penyakit Tak Ditanggung Rumah Sakit Surabaya, Nawacita &#8211; BPJS Kesehatan Cabang Surabaya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebutkan bahwa 144 jenis penyakit tidak ditanggung atau tidak dijamin penanganannya di rumah sakit. &#8220;Kami tegaskan bahwa penyakit-penyakit tersebut sebenarnya dapat ditangani di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas atau klinik,&#8221; jelas Kepala BPJS Kesehatan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2025-01-31T09:38:14+00:00","og_image":[{"width":684,"height":440,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250131_162939.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ahmad Firmansyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"Ahmad Firmansyah","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/"},"author":{"name":"Ahmad Firmansyah","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/636e2bb772f245adca379cb9e4a9cd19"},"headline":"Soal Isu 144 Penyakit Tak Ditanggung Rumah Sakit, Ini Respon BPJS Kesehatan Surabaya","datePublished":"2025-01-31T09:38:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/"},"wordCount":367,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250131_162939.jpg","keywords":["BPJS","Bpjs Kesehatan","Bpjs kesehatan Surabaya","surabaya"],"articleSection":["JATIM"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/","name":"Soal Isu 144 Penyakit Tak Ditanggung Rumah Sakit, Ini Respon BPJS Kesehatan Surabaya - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250131_162939.jpg","datePublished":"2025-01-31T09:38:14+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250131_162939.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250131_162939.jpg","width":684,"height":440,"caption":"Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Hernina Agustin Arifin. (Dok. Deni\/Nawacita)."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2025\/01\/31\/soal-isu-144-penyakit-tak-ditanggung-rumah-sakit-ini-respon-bpjs-kesehatan-surabaya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Soal Isu 144 Penyakit Tak Ditanggung Rumah Sakit, Ini Respon BPJS Kesehatan Surabaya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/636e2bb772f245adca379cb9e4a9cd19","name":"Ahmad Firmansyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d073b7dacb4288d366ddc3a6fdfe8c1ba882bfe361dd4c8666b7aad2d8d473f4?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d073b7dacb4288d366ddc3a6fdfe8c1ba882bfe361dd4c8666b7aad2d8d473f4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d073b7dacb4288d366ddc3a6fdfe8c1ba882bfe361dd4c8666b7aad2d8d473f4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ahmad Firmansyah"},"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redakturzain\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250131_162939.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/238348","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1539"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=238348"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/238348\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/238351"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=238348"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=238348"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=238348"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}