{"id":201034,"date":"2024-02-19T17:48:14","date_gmt":"2024-02-19T10:48:14","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=201034"},"modified":"2024-02-19T17:48:14","modified_gmt":"2024-02-19T10:48:14","slug":"ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/","title":{"rendered":"Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi"},"content":{"rendered":"<h1>Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi<\/h1>\n<p><strong>JAKARTA, <a href=\"https:\/\/nawacita.co\/\">Nawacita<\/a><\/strong> &#8211; Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi, Harga beras hari ini kembali cetak rekor baru, baik untuk jenis premium maupun medium. Panel Harga Badan Pangan mencatat, harga beras hari ini, Senin (19\/2\/2024), naik Rp70 ke Rp16.090 per kg untuk jenis premium dan naik Rp90 ke Rp14.080 per kg.<\/p>\n<p>Harga tersebut adalah rata-rata harian nasional di tingkat pedagang eceran.\u00a0 Sepekan lalu, (12\/2\/2024), harga beras premium masih di Rp15.750 per kg dan beras medium di Rp13.830 per kg. Harga beras terus menanjak naik sejak Agustus 2022 lampau.<\/p>\n<p>Kini, tak ada lagi harga beras Rp10.000-an per kg di tingkat eceran.\u00a0Harga beras kini sudah jauh melampau harga eceran tertinggi (HET) terbaru yang ditetapkan Maret 2023 lalu.<\/p>\n<p>Berdasarkan Peraturan Badan Pangan Nasional No 7\/2023,\u00a0HET\u00a0beras untuk Zona 1 yang meliputi Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, dan Sulawesi adalah Rp. 10.900\/kg medium, sedangkan beras premium Rp 13.900\/kg.<\/p>\n<p>HET beras di Zona 2 meliputi Sumatra selain Lampung dan Sumsel, NTT, dan Kalimantan dipatok Rp 11.500\/kg medium dan beras premium Rp 14.400\/kg. Sementara di zona ke-3 meliputi Maluku dan Papua, HET beras medium sebesar Rp 11.800\/kg, dan untuk beras premium sebesar Rp 14.800\/kg.<\/p>\n<p>Selain harganya yang terus melambung tinggi, kini perberasan di dalam negeri menghadapi persoalan baru. Stok beras menipis di ritel modern. Padahal, beras yang dijual di ritel modern lebih patuh menjalankan aturan HET, sehingga memberikan perlindungan bagi konsumen. Sedangkan, beras yang dijual di pasar tradisional atau warung sembako memiliki peluang lebih besar mengabaikan ketentuan HET.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/16\/bansos-beras-dihentikan-sementara\/\">Bansos Beras Dihentikan Sementara Imbas Pemilu 2024, Airlangga Angkat Suara<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sebagai gambaran, harga\u00a0rata-rata di Pasar Induk Beras Cipinang\u00a0(PIBC) sejak awal bulan Februari 2024 terus menanjak ke atas Rp13.500 per kg. Hari ini, Senin (19\/2\/2024), harga tercatat di Rp14.101 per kg. Harga termurah di PIBC adalah Rp10.661 per kg untuk jenis IR-64 III. Sedangkan harga termahal adalah Rp19.214 per kg untuk jenis Cianjur Kepala. Harga PIBC\u00a0adalah harga di tingkat pedagang atau grosiran, bukan harga konsumen eceran.<\/p>\n<figure id=\"attachment_201037\" aria-describedby=\"caption-attachment-201037\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/64f1c6de628c1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-201037\" src=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/64f1c6de628c1.jpg\" alt=\"Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/64f1c6de628c1.jpg 600w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/64f1c6de628c1-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-201037\" class=\"wp-caption-text\">Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi.<\/figcaption><\/figure>\n<h3>Lantas apa pemicu harga beras terus melambung tinggi?<\/h3>\n<p>Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika menjabarkan, ada sejumlah faktor pemicu.<\/p>\n<p><strong>-Pertama,<\/strong>\u00a0kata dia, pemerintah tak mampu melakukan mitigasi sejak awal mencegah lonjakan harga dan menipisnya\u00a0stok beras di pasar eceran.<\/p>\n<p>&#8220;Setiap tahun bulan Januari dan Februari itu kita selalu mengalami kekurangan. Apalagi ini di tengah-tengah Pemilu. Kemarin juga kita mengalami El Nino. Artinya, kondisi seharusnya sudah dimitigasi oleh pemerintah sejak pertengahan tahun lalu,&#8221; katanya kepada media, dikutip Senin (19\/2\/2024).<\/p>\n<p>&#8220;Ombudsman menyayangkan pemerintah tidak mampu melakukan mitigasi sehingga kondisi ini\u00a0 terjadi,&#8221; tambah Yeka.<\/p>\n<p><strong>-Kedua,<\/strong>\u00a0dia menyesalkan respons Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog. Sebab, jelasnya, seharusnya Bapanas\u00a0maupun Bulog tak menggelontorkan beras Bulog ke pedagang. Beras yang dimaksud adalah yang disalurkan lewat program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), metode operasi pasar terbaru oleh Bulog.<\/p>\n<p>Lewat SPHP\u00a0ini, Bulog menyalurkan beras cadangan pemerintah (CBP) lewat berbagai rantai pasok, seperti pedagang di PIBC, ritel modern, pasar, dan mitra Bulog.<\/p>\n<p>&#8220;Seharusnya beras SPHP\u00a0jangan diberikan kepada pedagang. Tapi, lakukan langsung operasi pasar beras ke konsumen. Langsung ke masyarakat, supaya manfaatnya bisa langsung diterima. Datangi perumahan-perumahan, kantor-kantor kelurahan-kecamatan-desa, gelar operasi pasar di situ,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>&#8220;Harga beras Bulog ini kan jauh lebih murah dari harga pasar. Saya yakin masyarakat merindukan operasi pasar Bulog model ini. Pemerintah jangan hanya sibuk mengurusi bantuan pangan yang menyasar masyarakat miskin. Kan masyarakat kita ada juga kelompok menengah yang kini menghadapi persoalan harga beras mahal,&#8221; tukasnya.<\/p>\n<p>Yeka\u00a0mengakui, sistem operasi pasar metode lama itu akan melelahkan bagi Bulog. Namun, kata dia, perlu dilakukan mengingat operasi pasar versi SPHP\u00a0sampai saat ini tak efektif menekan harga beras.<\/p>\n<p>&#8220;Memang capek, tapi kan dulu Bulog sudah pernah melakukan itu,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Apalagi, lanjutnya, tidak di semua gerai ritel modern beras SPHP\u00a0tersedia. Terbukti, imbuh dia, sebagian besar masyarakat kini membeli beras di toko sembako. Akibatnya, permintaan di warung sembako-pasar tradisional tetap tinggi, menyebabkan laju kenaikan harga tak terkendali.<\/p>\n<p>&#8220;Sudah berapa lama harga beras terus naik? Bahkan kini ada yang sudah jual Rp20.000 per kg,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p><strong>-Ketiga,<\/strong>\u00a0lanjut Yeka, stok beras di PIBC\u00a0saat ini patut dipertanyakan. Seharusnya, kata dia, dengan posisi stok beras di PIBC-Food Station saat ini, kelangkaan di sejumlah titik bisa dicegah.<\/p>\n<p>&#8220;Coba cek stok di Food Station Cipinang\u00a0saat ini. Kita lihat pemasukan itu sekitar 3.000 ton, tapi pengeluaran bulan lalu hanya sekitar 2.200 ton. Pertanyannya, mengapa Cipinang\u00a0tak menggelontorkan semua beras yang masuk? Kalau misalnya ada 34.000 ton, seharusnya volume yang dikeluarkan itu bisa dinaikkan jadi 2 kali lipat saat ini. Kan sebentar lagi sudah masuk musim panen,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>&#8220;Beras di Cipinang\u00a0jangan ditahan dong. Itu namanya sangat tidak peka terhadap kondisi masyarakat saat ini yang sudah kesusahan akibat kenaikan harga beras,&#8221; cetus\u00a0Yeka.<\/p>\n<p>Karena itu, kata Yeka, Ombudsman menyarankan pemerintah segera mengguyur pasar konsumen dengan operasi pasar beras Bulog. Dan mendorong agar aliran beras dari Cipinang\u00a0semakin banyak dengan laju lebih cepat.<\/p>\n<p>&#8220;Ini juga yang membuat SPHP\u00a0yang disalurkan lewat pedagang jadi tidak efektif. Karena beras di Cipinang\u00a0itu banyak. Keluarkan beras dari Cipinang\u00a0dengan volume lebih banyak, 2 kali lipat, misalnya jadi 4.000-6.000 ton (per hari),&#8221; katanya.<\/p>\n<p>&#8220;Di saat bersamaan, mulai siapkan langkah mitigasi ke depan.\u00a0Termasuk mendatangkan beras impor dengan harga terjangkau. Ini menyangkut diplomasi,&#8221; tegas Yeka.<\/p>\n<h3>Posisi Stok Beras di PIBC<\/h3>\n<p>Mengutip situs resmi\u00a0PIBC, saat ini tersedia stok sebanyak 35.069 ton. Naik 20,5% dibandingkan sebulan lalu, dan lebih tinggi 122,8% dari posisi stok tahun lalu di periode sama.<\/p>\n<p>Disebutkan, sumber pasokan beras ke PIBC terbanyak berasal dari Bulog, yaitu 65%. Dan 57,05% beras dari PIBC dipasok ke wilayah DKI Jakarta.\u00a0Per 18 Februari 2024, tercatat ada 1.479 ton beras yang masuk ke PIBC. Di saat yang sama, hanya 747 ton beras yang keluar dari PIBC.<\/p>\n<p>Ini adalah penyaluran terendah ketiga sejak awal Februari 2024. Pada tanggal 14 Februari 2024 tidak ada pengeluaran, lalu tanggal 4 Februari hanya ada 405 ton beras yang dikeluarkan.<\/p>\n<p>Pengeluaran tertinggi terjadi pada tanggal 15 Februari 2024, mencapai 3.800 ton. Selain memasok beras ke DKI Jakarta, PIBC juga mengirim beras ke wilayah lain. Diantaranya ke Tangerang 9,12%, lalu antarpulau 8,83%, dan ke Bogor sebanyak 6,36%.<\/p>\n<p><strong>cnbnws.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi JAKARTA, Nawacita &#8211; Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi, Harga beras hari ini kembali cetak rekor baru, baik untuk jenis premium maupun medium. Panel Harga Badan Pangan mencatat, harga beras hari ini, Senin (19\/2\/2024), naik Rp70 ke Rp16.090 per kg untuk jenis premium dan naik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1386,"featured_media":201036,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34,2],"tags":[40928,17890,37987,73749,38351,73748,16964,73750],"class_list":{"0":"post-201034","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ekonomi-dan-bisnis","8":"category-nasional","9":"tag-badan-pangan-nasional","10":"tag-bulog","11":"tag-harga-beras","12":"tag-melambung-tinggi","13":"tag-ombudsman","14":"tag-ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras","15":"tag-penyebab","16":"tag-pibc"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, Nawacita - Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi, Harga beras hari ini kembali cetak rekor baru\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, Nawacita - Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi, Harga beras hari ini kembali cetak rekor baru\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-19T10:48:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/harga-beras-melonjak-naik-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"626\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redy Agustino\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redy Agustino\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2024\\\/02\\\/19\\\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2024\\\/02\\\/19\\\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redy Agustino\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e\"},\"headline\":\"Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi\",\"datePublished\":\"2024-02-19T10:48:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2024\\\/02\\\/19\\\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\\\/\"},\"wordCount\":996,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2024\\\/02\\\/19\\\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/02\\\/harga-beras-melonjak-naik-1.jpg\",\"keywords\":[\"badan pangan nasional\",\"Bulog\",\"harga beras\",\"Melambung Tinggi\",\"Ombudsman\",\"Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras\",\"Penyebab\",\"PIBC\"],\"articleSection\":[\"Ekonomi dan Bisnis\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2024\\\/02\\\/19\\\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2024\\\/02\\\/19\\\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2024\\\/02\\\/19\\\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\\\/\",\"name\":\"Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2024\\\/02\\\/19\\\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2024\\\/02\\\/19\\\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/02\\\/harga-beras-melonjak-naik-1.jpg\",\"datePublished\":\"2024-02-19T10:48:14+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, Nawacita - Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi, Harga beras hari ini kembali cetak rekor baru\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2024\\\/02\\\/19\\\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2024\\\/02\\\/19\\\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2024\\\/02\\\/19\\\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/02\\\/harga-beras-melonjak-naik-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/02\\\/harga-beras-melonjak-naik-1.jpg\",\"width\":626,\"height\":400,\"caption\":\"Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2024\\\/02\\\/19\\\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e\",\"name\":\"Redy Agustino\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redy Agustino\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/nawacita.co\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/redyvanhalen\\\/\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redy-agustino\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi - Nawacita","description":"JAKARTA, Nawacita - Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi, Harga beras hari ini kembali cetak rekor baru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi - Nawacita","og_description":"JAKARTA, Nawacita - Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi, Harga beras hari ini kembali cetak rekor baru","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2024-02-19T10:48:14+00:00","og_image":[{"width":626,"height":400,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/harga-beras-melonjak-naik-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redy Agustino","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"Redy Agustino","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/"},"author":{"name":"Redy Agustino","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e"},"headline":"Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi","datePublished":"2024-02-19T10:48:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/"},"wordCount":996,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/harga-beras-melonjak-naik-1.jpg","keywords":["badan pangan nasional","Bulog","harga beras","Melambung Tinggi","Ombudsman","Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras","Penyebab","PIBC"],"articleSection":["Ekonomi dan Bisnis","Nasional"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/","name":"Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/harga-beras-melonjak-naik-1.jpg","datePublished":"2024-02-19T10:48:14+00:00","description":"JAKARTA, Nawacita - Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi, Harga beras hari ini kembali cetak rekor baru","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/harga-beras-melonjak-naik-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/harga-beras-melonjak-naik-1.jpg","width":626,"height":400,"caption":"Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2024\/02\/19\/ombudsman-bongkar-penyebab-harga-beras\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ombudsman Bongkar Penyebab Harga Beras Terus Melambung Tinggi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e","name":"Redy Agustino","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redy Agustino"},"sameAs":["http:\/\/nawacita.co","https:\/\/www.instagram.com\/redyvanhalen\/"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redy-agustino\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/harga-beras-melonjak-naik-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201034","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1386"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=201034"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201034\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/201036"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=201034"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=201034"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=201034"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}