{"id":18392,"date":"2018-01-18T13:13:05","date_gmt":"2018-01-18T06:13:05","guid":{"rendered":"http:\/\/nawacita.co\/?p=18392"},"modified":"2018-01-18T13:13:05","modified_gmt":"2018-01-18T06:13:05","slug":"temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/","title":{"rendered":"Temukan Maladministrasi dalam Impor Beras, Ombudsman Ingatkan Pemerintah"},"content":{"rendered":"<div><a href=\"https:\/\/nawacita.co\/\"><b>Nawacita<\/b><\/a>\u00a0&#8211; Ombudsman Republik Indonesia (Ombudsman RI) menemukan ada maladministrasi dalam rencana pemerintah mengimpor 500.000 ton beras dari Vietnam. Ombudsman juga mempertanyakan kenapa yang ditunjuk mengimpor PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), bukan Bulog.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u201cAda beberapa gejala maladministrasi yang kami temukan,\u201d kata Anggota Ombudsman RI Ahmad Alamsyah Saragih, di Jakarta, awal pekan ini.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Terkait hal tersebut, Ombudsman RI memberikan peringatan kepada pemerintah.\u201dKami kasih warning karena kami punya fungsi pencegahan,\u201d tambahnya.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Salah satu hal yang disoroti Ombudsman adalah penunjukan PT PPI sebagai pengimpor beras. Menurut Ombudsman, impor beras seharusnya oleh Bulog.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Ombudsman, kata Alamsyah, tidak anti atau pro kebijakan impor beras oleh pemerintah. Kepentingan Ombudsman adalah agar semuanya dilakukan sesuai aturan dan tertib administrasi.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u201cKami itu rezim administratif. Jadi sepanjang sesuai prosedur yang benar, impor itu urusan pemerintah. Kalau tidak benar, Ombudsman harus mengingatkan karena kami pengawas,\u201d kata Alamsyah.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Pemerintah berencana mengimpor 500.000 ton beras. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan itu untuk mencegah kekurangan pasokan beras. \u201cMasalah perut, masalah pangan itu jadi proritas,\u201d kata Enggartiasto pekan lalu.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Alasan memilih PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) adalah agar menghindari hal yang tak diinginkan. \u201cKenapa tidak Bulog? Supaya jelas. Nanti timbul lagi persoalan, kalau Bulog dioplos dan sebagainya,\u201d kata dia.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Pemerintah, lanjut Enggartiasto, berencana mengimpor beras yang berkualitas premium. Untuk nantinya dijual dengan harga yang kualitas medium. Alasannya beras jenis ini yang banyak dikonsumsi masyarakat.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Untuk memperlancar rencana impor itu, Kementerian Perdagangan mengeluarkan Permendag Nomor 1\/2018 yang mengatur BUMN bisa melakukan impor secara langsung.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Menurut Ombudsman, aturan tersebut dibuat terlalu cepat dan tanpa sosialisasi. Termasuk juga berpotensi mengabaikan prosedur dan mengandung potensi konflik kepentingan.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Terkait rencana impor itu, Ombudsman melakukan survei di 31 provinsi guna mengetahui fakta soal pasokan seperti yang disebut Menteri Enggartiasto. Mereka mewawancarai pedagang tradisional.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Hasilnya cukup mengejutkan. Bahwa pasokan di tingkat masyarakat pas-pasan dan tidak merata. Bahkan ada juga daerah yang pasokannya minim. \u201cSoal pemerataan stok jadi hal yang penting,\u201d kata Alamsyah.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Di beberapa provinsi, lanjut Alamsyah, didapati pasokan yang menurun dan dibarengi dengan kenaikan harga yang di atas harga eceran tertinggi yang ditetapkan (HET). Misalnya Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Sementara provinsi-provinsi yang aman pasokan dan harganya yang stabil juga banyak didapati. Misalnya Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, hingga Papua.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Temuan Ombudsman itu menepis pernyataan pemerintah, yakni Kementerian Pertanian, bahwa stok beras aman. Direktur Jenderal Tanaman Pangan Gatot Irianto memastikan produksi beras tidak berkurang.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Stok di Bulog, kata Gatot, juga masih sebesar 1 juta ton cukup sampai panen raya pada Februari mendatang. \u201cSehingga tak ada argumen sedikit pun harga beras naik,\u201d kata dia.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Penolakan impor juga disampaikan oleh Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI larena dikhawatirkan harga gabah petani akan menurun. Selain itu, diduga ada kepentingan politik dalam impor beras tersebut.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u201cDari Kementerian Pertanian dalam rapat tadi menyebutkan cadangan beras kita di Badan Urusan Logistik (Bulog) mencapai 900.000 ton, artinya masih cukup untuk enam bulan kedepan. Dalam waktu dekat juga semua daerah akan panen raya, artinya beras kita masih surplus,\u201d kata Anggota Komite II DPD RI, H Sudirman alias Haji Uma, Rabu (17\/8).<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Pernyataan berbeda disampaikan oleh Direktur Impor yang menyebut, Indonesia sedang mengalami krisis beras, sehingga membutuhkan impor beras 500.000 ton dengan jumlah dana yang dibutuhkan sekitar Rp 5 triliun.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u201cJadi tadi kita menolak impor beras, dan mempertanyakan dasar kementerian perdagangan untuk impor beras,\u201d ujar Haji Uma.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Sebab kata Haji Uma, pernyataan Kemendag tak berdasar. Selain itu, dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap harga gabah petani yang akan panen raya dalam waktu dekat.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u201cTadi kita juga mempertanyakan dimana manfaat dari program cewak sawah baru yang menghabiskan anggaran Rp 1,18 triliun. Lalu pupuk subsidi yang menghabiskan dana Rp 48 triliun,\u201d ujar Haji Uma.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Karena itu, Komite II mengeluarkan pernyataan bersama untuk menolak impor beras.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u201cKalau krisis atau untuk berjaga-jaga boleh impor beras, tapi stok beras kita masih banyak termasuk di Aceh yang sampai sekarang stoknya 30.000 ton, cukup untuk tiga bulan kedepan,\u201d katanya.<\/div>\n<div>Persoalan lain, yang memenangkan tender impor beras itu bukan Bulog tapi perusahaan lain.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u201cHarusnya dana impor beras itu bisa dialihkan untuk bulog untuk membeli beras yang berkualitan bagus,\u201d katanya. DPD berharap tak ada kepentingan politik dalam impor beras tersebut.<\/div>\n<div><\/div>\n<div><\/div>\n<div>GK<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nawacita\u00a0&#8211; Ombudsman Republik Indonesia (Ombudsman RI) menemukan ada maladministrasi dalam rencana pemerintah mengimpor 500.000 ton beras dari Vietnam. Ombudsman juga mempertanyakan kenapa yang ditunjuk mengimpor PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), bukan Bulog. \u201cAda beberapa gejala maladministrasi yang kami temukan,\u201d kata Anggota Ombudsman RI Ahmad Alamsyah Saragih, di Jakarta, awal pekan ini. Terkait hal tersebut, Ombudsman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18393,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34],"tags":[],"class_list":{"0":"post-18392","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ekonomi-dan-bisnis"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Temukan Maladministrasi dalam Impor Beras, Ombudsman Ingatkan Pemerintah - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Nawacita - Ombudsman Republik Indonesia (Ombudsman RI) menemukan ada maladministrasi dalam rencana pemerintah mengimpor 500.000 ton\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Temukan Maladministrasi dalam Impor Beras, Ombudsman Ingatkan Pemerintah - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Nawacita - Ombudsman Republik Indonesia (Ombudsman RI) menemukan ada maladministrasi dalam rencana pemerintah mengimpor 500.000 ton\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-01-18T06:13:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/reuters-beras-impor.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/\"},\"author\":{\"name\":\"redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\"},\"headline\":\"Temukan Maladministrasi dalam Impor Beras, Ombudsman Ingatkan Pemerintah\",\"datePublished\":\"2018-01-18T06:13:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/\"},\"wordCount\":672,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/reuters-beras-impor.jpg\",\"articleSection\":[\"Ekonomi dan Bisnis\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/\",\"name\":\"Temukan Maladministrasi dalam Impor Beras, Ombudsman Ingatkan Pemerintah - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/reuters-beras-impor.jpg\",\"datePublished\":\"2018-01-18T06:13:05+00:00\",\"description\":\"Nawacita - Ombudsman Republik Indonesia (Ombudsman RI) menemukan ada maladministrasi dalam rencana pemerintah mengimpor 500.000 ton\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/reuters-beras-impor.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/reuters-beras-impor.jpg\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"Impr Beras.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/nawacita.co\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Temukan Maladministrasi dalam Impor Beras, Ombudsman Ingatkan Pemerintah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#website\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\/\/x.com\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\",\"name\":\"redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"redaksi\"},\"sameAs\":[\"nawacitaportal\",\"https:\/\/x.com\/nawacit4\"],\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Temukan Maladministrasi dalam Impor Beras, Ombudsman Ingatkan Pemerintah - Nawacita","description":"Nawacita - Ombudsman Republik Indonesia (Ombudsman RI) menemukan ada maladministrasi dalam rencana pemerintah mengimpor 500.000 ton","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Temukan Maladministrasi dalam Impor Beras, Ombudsman Ingatkan Pemerintah - Nawacita","og_description":"Nawacita - Ombudsman Republik Indonesia (Ombudsman RI) menemukan ada maladministrasi dalam rencana pemerintah mengimpor 500.000 ton","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2018-01-18T06:13:05+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/reuters-beras-impor.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/"},"author":{"name":"redaksi","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57"},"headline":"Temukan Maladministrasi dalam Impor Beras, Ombudsman Ingatkan Pemerintah","datePublished":"2018-01-18T06:13:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/"},"wordCount":672,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/reuters-beras-impor.jpg","articleSection":["Ekonomi dan Bisnis"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/","name":"Temukan Maladministrasi dalam Impor Beras, Ombudsman Ingatkan Pemerintah - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/reuters-beras-impor.jpg","datePublished":"2018-01-18T06:13:05+00:00","description":"Nawacita - Ombudsman Republik Indonesia (Ombudsman RI) menemukan ada maladministrasi dalam rencana pemerintah mengimpor 500.000 ton","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/reuters-beras-impor.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/reuters-beras-impor.jpg","width":700,"height":400,"caption":"Impr Beras."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/01\/18\/temukan-maladministrasi-dalam-impor-beras-ombudsman-ingatkan-pemerintah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Temukan Maladministrasi dalam Impor Beras, Ombudsman Ingatkan Pemerintah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57","name":"redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","caption":"redaksi"},"sameAs":["nawacitaportal","https:\/\/x.com\/nawacit4"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/reuters-beras-impor.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18392","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18392"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18392\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18393"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18392"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18392"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18392"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}