{"id":177630,"date":"2023-08-30T19:10:30","date_gmt":"2023-08-30T12:10:30","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=177630"},"modified":"2023-08-30T19:10:31","modified_gmt":"2023-08-30T12:10:31","slug":"mengenal-sejarah-gunung-bromo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/","title":{"rendered":"Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Objek Wisata Terkenal yang Dulunya Lautan Pasir"},"content":{"rendered":"<h1>Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Namanya Diambil dari Dewa Umat Hindu<\/h1>\n<p><strong>JAKARTA, <a href=\"https:\/\/nawacita.co\/\">Nawacita<\/a><\/strong> &#8211; Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Gunung Bromo yang dalam bahasa Tengger dieja &#8220;Brama&#8221; dan disebut Kaldera Tengger merupakan sebuah gunung berapi aktif di Jawa Timur, Indonesia. Gunung Bromo memiliki ketinggian 2.329 Mdpl. Gunung Bromo terkenal sebagai objek wisata utama di Jawa Timur.<\/p>\n<p>Sebagai sebuah objek wisata, Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai\u00a0gunung berapi\u00a0yang masih aktif. Gunung Bromo termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.<\/p>\n<p>Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah sekitar 800 meter dari utara hingga selatan dan sekitar 600 meter ke timur dan barat. Adapun daerah bahayanya berbentuk lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.<\/p>\n<p>Selama abad 20 dan abad 21, Gunung Bromo telah meletus sebanyak beberapa kali, dengan interval waktu yang teratur, yaitu 30 tahun. Letusan terbesar terjadi 1974, sedangkan letusan terakhir terjadi pada 19 Juli 2019.<\/p>\n<p>Setelahnya, Gunung Bromo sempat berstatus awas dan tentu ada pembatasan hingga penutupan aktivitas wisata di kawasannya.\u00a0Masih banyak hal mengenai Gunung Bromo selain letaknya. Berikut enam\u00a0fakta menarik Gunung Bromo yang dirangkum dari berbagai sumber pada Selasa, 29 Agustus 2023.<\/p>\n<h3>1. Asal Nama Gunung Bromo<\/h3>\n<p>Nama\u00a0Bromo\u00a0berasal dari nama dewa utama dalam agama\u00a0Hindu,\u00a0Brahma. Hal ini berkaitan juga dengan\u00a0statusnya yang penting bagi\u00a0penduduk sekitar Gunung Bromo, suku Tengger, Gunung Bromo atau Gunung Brahma dipercaya sebagai gunung suci.<\/p>\n<h3 class=\"article-content-body__item-title\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body:section:pagetitle\">2. Gunung Bromo Dulunya Lautan Pasir<\/h3>\n<div class=\"article-content-body__item-media\">\n<figure id=\"gallery-image-4556193\" class=\"read-page--photo-gallery--item\" style=\"box-sizing: border-box; display: block; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; clear: both;\" data-photo-gallery-page=\"2\" data-image=\"https:\/\/cdn1-production-images-kly.akamaized.net\/7OJ0HSAYWQ5F0DjWHtg8154fOJ4=\/640x360\/smart\/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)\/kly-media-production\/medias\/4556193\/original\/087708200_1693313516-000_16U9TN.jpg\" data-description=\"&lt;p&gt;Dalam foto yang diambil pada tanggal 29 Juni 2018 ini para penari tampil pada acara budaya Bromo di dekat Gunung Bromo di Probolinggo, Jawa Timur, sebagai bagian dari upacara Yadnya Kasada ketika masyarakat menyampaikan persembahan kepada Tuhannya. (Dok: JUNI KRISWANTO \/ AFP)&lt;\/p&gt;\" data-title=\"Para penari tampil pada acara budaya Bromo di dekat Gunung Bromo di Probolinggo, Jawa Timur, sebagai bagian dari upacara Yadnya Kasada ketika masyarakat menyampaikan persembahan kepada Tuhannya\" data-share-url=\"https:\/\/www.liputan6.com\/lifestyle\/read\/5383544\/6-fakta-menarik-gunung-bromo-yang-namanya-diambil-dari-dewa-umat-hindu?photo=4556193\" data-photo-id=\"?photo=4556193\" data-copy-link-url=\"https:\/\/www.liputan6.com\/lifestyle\/read\/5383544\/6-fakta-menarik-gunung-bromo-yang-namanya-diambil-dari-dewa-umat-hindu\" data-component=\"desktop:read-page:photo-gallery:item\" data-component-name=\"desktop:read-page:photo-gallery:item\">\n<div class=\"read-page--photo-gallery--item__content js-gallery-content\">\n<p>Gunung Bromo termasuk gunung berapi dengan tipe kerucut bara, yakni terbentuk dari bara basal dan abu vulkanik piroklastik yang berasal dari sebuah letusan besar atau eksplosif. Berdasarkan cerita sejarah, Gunung Bromo beserta lautan pasir bermula dari dua buah gunung yang saling berhimpitan antara satu dengan lainnya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/09\/21\/destinasi-wisata-spot-sunrise-indah-di-malang-dari-pantai-hingga-gunung\/\">Destinasi Wisata Spot Sunrise Indah di Malang, Dari Pantai hingga Gunung<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Keduanya bernama Gunung Tengger dan menjadi gunung terbesar dan tertinggi saat itu. Terjadi sebuah letusan yang menyebabkan material vulkanik terlempar ke arah tenggara dan membentuk lembah besar dan dalam.<\/p>\n<figure id=\"attachment_177632\" aria-describedby=\"caption-attachment-177632\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/gunung-bromo\/\" rel=\"attachment wp-att-177632\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-177632\" src=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gunung-Bromo.jpg\" alt=\"Mengenal Sejarah Gunung Bromo\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gunung-Bromo.jpg 600w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gunung-Bromo-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-177632\" class=\"wp-caption-text\">Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Namanya Diambil dari Dewa Umat Hindu.<\/figcaption><\/figure>\n<h3>3. Rutin Menyelenggarakan Upacara Adat<\/h3>\n<p>Setiap setahun sekali masyarakat Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo dan dilanjutkan ke puncak Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 pada bulan kesepuluh menurut penanggalan Jawa.<\/p>\n<p>Upacara Yadnya Kasada di Gunung Bromo adalah sebuah upacara persembahan atas hasil bumi. Nantinya hasil bumi tersebut akan dilempar ke dalam kawah Gunung Bromo sebagai bentuk syukur.Suku Tengger merupakan keturunan dari masyarakat Kerajaan Majapahit yang mengungsi ketika kerajaan tersebut runtuh.<\/p>\n<h3 class=\"article-content-body__item-title\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body:section:pagetitle\">4. Tur Bromo Melihat Matahari Terbit<\/h3>\n<div class=\"article-content-body__item-media\">\n<figure id=\"gallery-image-4556176\" class=\"read-page--photo-gallery--item\" style=\"box-sizing: border-box; display: block; margin: 0px 0px 20px; padding: 0px; clear: both;\" data-photo-gallery-page=\"3\" data-image=\"https:\/\/cdn1-production-images-kly.akamaized.net\/lP38EyUXhIyGCbd1sn0hYWh13Q4=\/640x360\/smart\/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)\/kly-media-production\/medias\/4556176\/original\/048624700_1693312677-000_16V148.jpg\" data-description=\"&lt;p&gt;Wisatawan berdiri di puncak gunung berapi Bromo menunggu masyarakat suku Tengger mengantarkan sesaji ke kawah gunung berapi Bromo di Probolinggo, provinsi Jawa Timur, pada 30 Juni 2018. (Dok: AFP)&lt;\/p&gt;\" data-title=\"Wisatawan berdiri di puncak gunung berapi Bromo menunggu masyarakat suku Tengger mengantarkan sesaji ke kawah gunung berapi Bromo di Probolinggo, provinsi Jawa Timur, pada 30 Juni 2018\" data-share-url=\"https:\/\/www.liputan6.com\/lifestyle\/read\/5383544\/6-fakta-menarik-gunung-bromo-yang-namanya-diambil-dari-dewa-umat-hindu?photo=4556176\" data-photo-id=\"?photo=4556176\" data-copy-link-url=\"https:\/\/www.liputan6.com\/lifestyle\/read\/5383544\/6-fakta-menarik-gunung-bromo-yang-namanya-diambil-dari-dewa-umat-hindu\" data-component=\"desktop:read-page:photo-gallery:item\" data-component-name=\"desktop:read-page:photo-gallery:item\">\n<div class=\"read-page--photo-gallery--item__content js-gallery-content\">\n<p>Mengutip dari laman My Adventures Across The World, Selasa, 29 Agustus 2023, tur khas Gunung Bromo terdiri dari melihat matahari terbit di atasnya, dan kemudian melakukan trekking ke kawah.\u00a0Titik\u00a0terbaik untuk melihat matahari terbit di atas Gunung Bromo adalah Gunung Penanjakan.<\/p>\n<p>Jeep dan mobil biasanya menurunkan penumpang sedekat mungkin dengan pintu masuk dekat tempat melihat matahari terbit, dari sana wisatawan harus berjalan kaki hingga ke titik pengamatan. Namun jangan kaget, karena ada ratusan wisatawan lain yang datang sehingga pasti ramai dengan mobil dan jeep yang diparkir di setiap sisi jalan.<\/p>\n<h3>5. Punya 2.000 Anak Tangga Menuju Puncak Bromo<\/h3>\n<p>Pada bagian kaki Gunung Bromo terdapat sebuah Pura Hindu bernama Pura Luhur Ponten. Pura tersebut dibangun pada tahun 2000 dan dijadikan sebagai tempat sembahyang umat Hindu Tengger. Terdapat lebih dari 200 anak tangga yang dibuat khusus untuk mendaki Gunung Bromo.<\/p>\n<p>Anak tangga ini dibuat untuk mempermudah para wisatawan ataupun Suku Tengger yang ingin mencapai kawasan kawah Bromo. Terdapat sebuah kawasan area bukit yang disebut Bukit Teletubbies. Kawasan ini berada di bagian selatan dari Gunung Bromo tepatnya di Jemplang.<\/p>\n<h3 class=\"article-content-body__item-title\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body:section:pagetitle\">6. Fenomena Embun Berubah Es<\/h3>\n<div class=\"article-content-body__item-media\">\n<div class=\"read-page--photo-gallery--item__content js-gallery-content\">\n<p>Gunung Bromo berada dalam empat wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang. Sama dengan Gunung Tengger dan Gunung Semeru, Gunung Bromo masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sejak tahun 1982.<\/p>\n<p>Setiap mengalami pergantian musim dari hujan ke kemarau, di Gunung Bromo muncul fenomena alam berupa embun es atau embun upas. Fenomena ini terjadi akibat terjadi penurunan suhu udara yang amat ekstrim sehingga menyebabkan embun berubah menjadi es.<\/p>\n<p>Fenomena alam ini memberikan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang datang berwisata ke Gunung Bromo.Berada di dataran tinggi, suhu udara di Gunung Bromo terbilang dingin. Suhu udara\u00a0bisa mencapai suhu 3-20 derajat celcius, bahkan pada kondisi tertentu suhu udara dapat mencapai di bawah 0 derajat celcius.<\/p>\n<p>Ada\u00a0sebuah wilayah bernama Pasir Berbisik yaitu berupa lautan pasir yang terbentang sepanjang 10 km. Penduduk Tengger menyebut kawasan sebagai Segara Wedi. Pasir Berbisik sendiri diberikan lantaran kawasan tersebut pernah dijadikan sebagai lokasi syuting sebuah film. Tak hanya itu, ketika angin berhembus pasir-pasir akan berterbangan serta mengeluarkan suara seperti orang berbisik.<\/p>\n<p><strong>lp6nws.<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/figure>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/figure>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Namanya Diambil dari Dewa Umat Hindu JAKARTA, Nawacita &#8211; Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Gunung Bromo yang dalam bahasa Tengger dieja &#8220;Brama&#8221; dan disebut Kaldera Tengger merupakan sebuah gunung berapi aktif di Jawa Timur, Indonesia. Gunung Bromo memiliki ketinggian 2.329 Mdpl. Gunung Bromo terkenal sebagai objek wisata utama di Jawa Timur. Sebagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1386,"featured_media":177631,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,2],"tags":[63198,63202,63200,28859,87,103,63199,63201,3917,63197,26453,13745,21944,18390,55219,42747],"class_list":{"0":"post-177630","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-lifestyle","8":"category-nasional","9":"tag-brama","10":"tag-dewa-umat-hindu","11":"tag-gunung-berapi-aktif","12":"tag-gunung-bromo","13":"tag-indonesia","14":"tag-jawa-timur","15":"tag-kaldera-tengger","16":"tag-lautan-pasir","17":"tag-malang","18":"tag-mengenal-sejarah-gunung-bromo","19":"tag-objek-wisata","20":"tag-pasuruan","21":"tag-probolinggo","22":"tag-sejarah","23":"tag-upacara-adat","24":"tag-yadnya-kasada"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Objek Wisata Terkenal yang Dulunya Lautan Pasir - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, Nawacita - Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Gunung Bromo yang dalam bahasa Tengger dieja &quot;Brama&quot; dan disebut Kaldera\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Objek Wisata Terkenal yang Dulunya Lautan Pasir - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, Nawacita - Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Gunung Bromo yang dalam bahasa Tengger dieja &quot;Brama&quot; dan disebut Kaldera\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-30T12:10:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-08-30T12:10:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Screenshot_20230811-124054-4132419746-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redy Agustino\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redy Agustino\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/08\\\/30\\\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/08\\\/30\\\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redy Agustino\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e\"},\"headline\":\"Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Objek Wisata Terkenal yang Dulunya Lautan Pasir\",\"datePublished\":\"2023-08-30T12:10:30+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-30T12:10:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/08\\\/30\\\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\\\/\"},\"wordCount\":801,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/08\\\/30\\\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/08\\\/Screenshot_20230811-124054-4132419746-1.jpg\",\"keywords\":[\"Brama\",\"Dewa Umat Hindu\",\"Gunung Berapi Aktif\",\"Gunung bromo\",\"indonesia\",\"Jawa Timur\",\"Kaldera Tengger\",\"Lautan Pasir\",\"malang\",\"Mengenal Sejarah Gunung Bromo\",\"objek wisata\",\"Pasuruan\",\"Probolinggo\",\"Sejarah\",\"Upacara Adat\",\"Yadnya Kasada\"],\"articleSection\":[\"LifeStyle\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/08\\\/30\\\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/08\\\/30\\\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/08\\\/30\\\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\\\/\",\"name\":\"Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Objek Wisata Terkenal yang Dulunya Lautan Pasir - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/08\\\/30\\\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/08\\\/30\\\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/08\\\/Screenshot_20230811-124054-4132419746-1.jpg\",\"datePublished\":\"2023-08-30T12:10:30+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-30T12:10:31+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, Nawacita - Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Gunung Bromo yang dalam bahasa Tengger dieja \\\"Brama\\\" dan disebut Kaldera\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/08\\\/30\\\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/08\\\/30\\\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/08\\\/30\\\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/08\\\/Screenshot_20230811-124054-4132419746-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/08\\\/Screenshot_20230811-124054-4132419746-1.jpg\",\"width\":600,\"height\":400,\"caption\":\"Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Objek Wisata Terkenal yang Dulunya Lautan Pasir\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/08\\\/30\\\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Objek Wisata Terkenal yang Dulunya Lautan Pasir\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e\",\"name\":\"Redy Agustino\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redy Agustino\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/nawacita.co\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/redyvanhalen\\\/\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redy-agustino\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Objek Wisata Terkenal yang Dulunya Lautan Pasir - Nawacita","description":"JAKARTA, Nawacita - Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Gunung Bromo yang dalam bahasa Tengger dieja \"Brama\" dan disebut Kaldera","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Objek Wisata Terkenal yang Dulunya Lautan Pasir - Nawacita","og_description":"JAKARTA, Nawacita - Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Gunung Bromo yang dalam bahasa Tengger dieja \"Brama\" dan disebut Kaldera","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2023-08-30T12:10:30+00:00","article_modified_time":"2023-08-30T12:10:31+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Screenshot_20230811-124054-4132419746-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redy Agustino","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"Redy Agustino","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/"},"author":{"name":"Redy Agustino","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e"},"headline":"Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Objek Wisata Terkenal yang Dulunya Lautan Pasir","datePublished":"2023-08-30T12:10:30+00:00","dateModified":"2023-08-30T12:10:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/"},"wordCount":801,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Screenshot_20230811-124054-4132419746-1.jpg","keywords":["Brama","Dewa Umat Hindu","Gunung Berapi Aktif","Gunung bromo","indonesia","Jawa Timur","Kaldera Tengger","Lautan Pasir","malang","Mengenal Sejarah Gunung Bromo","objek wisata","Pasuruan","Probolinggo","Sejarah","Upacara Adat","Yadnya Kasada"],"articleSection":["LifeStyle","Nasional"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/","name":"Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Objek Wisata Terkenal yang Dulunya Lautan Pasir - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Screenshot_20230811-124054-4132419746-1.jpg","datePublished":"2023-08-30T12:10:30+00:00","dateModified":"2023-08-30T12:10:31+00:00","description":"JAKARTA, Nawacita - Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Gunung Bromo yang dalam bahasa Tengger dieja \"Brama\" dan disebut Kaldera","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Screenshot_20230811-124054-4132419746-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Screenshot_20230811-124054-4132419746-1.jpg","width":600,"height":400,"caption":"Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Objek Wisata Terkenal yang Dulunya Lautan Pasir"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/08\/30\/mengenal-sejarah-gunung-bromo\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Sejarah Gunung Bromo, Objek Wisata Terkenal yang Dulunya Lautan Pasir"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e","name":"Redy Agustino","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redy Agustino"},"sameAs":["http:\/\/nawacita.co","https:\/\/www.instagram.com\/redyvanhalen\/"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redy-agustino\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Screenshot_20230811-124054-4132419746-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177630","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1386"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=177630"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177630\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/177631"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=177630"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=177630"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=177630"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}