{"id":170672,"date":"2023-06-17T07:05:24","date_gmt":"2023-06-17T00:05:24","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=170672"},"modified":"2023-06-16T18:40:55","modified_gmt":"2023-06-16T11:40:55","slug":"rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/","title":{"rendered":"Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Pengertian serta Syarat Sahnya"},"content":{"rendered":"<h1>Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Pengertian serta Syarat Sahnya<\/h1>\n<div class=\"p\"><strong>JAKARTA, <a href=\"https:\/\/nawacita.co\/\">Nawacita<\/a><\/strong> &#8211; Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Islam mengatur banyak sekali aspek kehidupan umatnya, tanpa terkecuali soal proses jual beli. Dalam Islam, ada rukun jual beli yang dijadikan pedoman untuk bertransaksi khususnya dalam konsep perdagangan barang. Pada dasarnya, jual beli menurut cara pandang Islam merupakan transaksi yang didalamnya terdapat dua unsur yaitu ijab dan kabul. Sehingga, mana yang termasuk rukun jual beli dalam Islam?<\/div>\n<div><\/div>\n<div class=\"p\">Ada empat rukun jual beli dalam Islam, yakni adanya penjual, adanya pembeli, adanya barang, dan terakhir adanya\u00a0<em>shighah<\/em>\u00a0atau ijab<em>\u2013qabul <\/em><em>.\u00a0<\/em>Patokan tentang rukun jual beli tercantum dalam Surat Al-Baqarah Ayat 275 yang berbunyi, \u201cAllah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba\u201d. Selengkapnya mengenai rukun jual beli dalam Islam, akan kami paparkan lewat rangkuman materi di bawah ini.<\/div>\n<ul>\n<li>Pengertian Rukun Jual Beli dalam Islam<\/li>\n<li>Rukun Jual Beli dalam Islam<\/li>\n<li>Syarat Jual Beli dalam Islam<\/li>\n<li>Dasar Hukum Jual Beli dalam Islam<\/li>\n<li>Barang-Barang yang Tidak Boleh Diperjualbelikan<\/li>\n<li>Bagaimana Jika Rukun dan Syarat Jual Beli Tidak Terpenuhi?<\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Pengertian Rukun Jual Beli dalam Islam<\/strong><\/h3>\n<div class=\"p\">Jual beli tentu merupakan suatu kegiatan yang tak terelakkan dari kegiatan masyarakat sehari-hari, di seluruh belahan dunia. Ibu-ibu membeli sayur misalnya, itu jelas merupakan suatu kegiatan jual beli. Mengutip jurnal dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, berbagai ulama madzhab mendefinisikan jual beli, meskipun terdapat perbedaan namun subtansi dan tujuan masing-masing definisi sama.<\/div>\n<div><\/div>\n<div class=\"p\">Ulama Hanafiah menjelaskan bahwa jual beli adalah menukarkan benda dengan dua mata uang yaitu emas dan perak dan semacamnya. Tukar menukar barang dengan uang atau semacamnya menurut cara yang khusus.<\/div>\n<div><\/div>\n<div class=\"p\">Ulama Hanafiah mengungkapkan definisi secara khusus bahwa jual beli harus melalui ijab (ungkapan membeli dari pembeli) dan\u00a0<em>qabul<\/em>\u00a0(pernyataan menjual dari penjual), atau boleh melalui saling memberikan barang dan harga dari penjual dan pembeli. Akan tetapi harta yang diperjualbelikan haruslah yang bermanfaat bagi manusia.<\/div>\n<div><\/div>\n<div class=\"p\">Apabila jenis-jenis barang yang tidak memiliki manfaat tetap diperjual belikan, maka jual belinya tidak sah.\u00a0Definisi di atas dapat diketahui bahwa secara garis besar jual beli adalah suatu perjanjian tukar menukar barang atau benda yang memiliki nilai secara\u00a0<em>ridha<\/em>\u00a0di antara kedua belah pihak.<\/div>\n<div><\/div>\n<div class=\"p\">Salah satu pihak menerima benda dan pihak lainnya menerima uang sebagai kompensasi barang, serta dipertukarkan dengan alat ganti yang dapat dibenarkan sesuai dengan perjanjian dan ketentuan yang telah dibenarkan\u00a0<em>syara\u2019<\/em>\u00a0dan disepakati. Islam mempertegas legalitas dan keabsahan jual beli secara umum, serta menolak dan melarang konsep riba. Ingin beli rumah dengan syariat islam yang halal dan aman? Coba cek\u00a0hunian di depok status SHM\u00a0yang bisa Anda miliki.<\/div>\n<h4>1. Menurut Islam<\/h4>\n<div class=\"p\">Dalam kitab Al-Fiqhul Muyassar dijelaskan, \u201cRukun jual beli ada tiga: pihak yang berakad (penjual dan pembeli),\u00a0<em>ma\u2019qud \u2018alaihi\u00a0<\/em>(barang), dan\u00a0<em>shighah<\/em>. Pihak yang berakad di sini mencakup penjual dan pembeli. Sedangkan\u00a0<em>ma\u2019qud \u2018alaihi\u00a0<\/em>adalah barangnya. Dan\u00a0<em>shighat<\/em>\u00a0adalah ijab dan\u00a0<em>qabul<\/em>\u201d.<\/div>\n<div class=\"p\">\nTidak disebut rukun jual beli tanpa ada empat komponen di atas. Adapun penjual, pembeli dan barang yang diperjual-belikan. Oleh karena itu, rukun jual beli tidak akan terjadi tanpa tiga hal tersebut. Sedangkan\u00a0<em>shighah<\/em>\u00a0jual beli adalah ucapan atau perbuatan yang menunjukkan adanya maksud dari kedua belah pihak untuk melakukan jual beli.\u00a0<em>Shighah<\/em>\u00a0bisa berupa ucapan atau cukup dengan perbuatan.<\/div>\n<h4>2. Menurut Para Ahli Agama<\/h4>\n<div class=\"p\">Menurut beberapa pandangan ulama, rukun jual beli ditafsirkan dalam banyak definisi. Selain yang diutarakan Ulama Hanafiah pada penjelasan di ata, Ibn Qudamah yang merupakan ulama<\/div>\n<div><\/div>\n<div class=\"p\">Malikiyah mengartikan jual beli adalah saling menukar harta dengan harta dalam bentuk pemindahan milik dan kepemilikan. Adapun menurut ulama\u2019 Malikiyah, Syafi\u2019iyah, dan Hanabilah, bahwa jual beli (al-bai\u2019) tukar-menukar harta dengan harta pula dalam bentuk pemindahan milik dan kepemilikan.<\/div>\n<div>\n<strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/01\/22\/pengertian-zakat-infak-dan-sedekah-perbedaan-serta-hukumnya\/\">Pengertian Zakat, Infak dan Sedekah: Perbedaan serta Hukumnya<\/a><\/strong><\/div>\n<h3><strong>Rukun Jual Beli dalam Islam<\/strong><\/h3>\n<div class=\"p\">Rukun dan syarat sahnya jual beli menurut mazhab Hanafi hanya sebatas ijab dan <em>qabul <\/em>saja. Maka dari itu, yang menjadi rukun dalam jual beli itu hanyalah kerelaan antara kedua belah pihak untuk berjual beli. Namun jika mempertimbangkan penjelasan dari ulama secara lebih luas, maka rukun jual beli apa saja? Rukun jual beli ada empat, diantaranya:<\/div>\n<h4>1. Orang yang Berakad (Penjual dan Pembeli)<\/h4>\n<div class=\"p\">Maksud dari sini tentu sudah jelas, bahwa rukun jual beli tidak akan terjadi tanpa adanya penjual dan pembeli. Penjual adalah pihak yang menawarkan barang dagangannya, sementara pembeli adalah pihak yang membutuhkan barang tersebut untuk dimanfaatkan sebagaimana mestinya.<\/div>\n<div>\n<figure id=\"attachment_170675\" aria-describedby=\"caption-attachment-170675\" style=\"width: 761px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/nawacita.co\/?attachment_id=170675\" rel=\"attachment wp-att-170675\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-170675\" src=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/93jual-beli.jpg\" alt=\"Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat\" width=\"761\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/93jual-beli.jpg 761w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/93jual-beli-300x158.jpg 300w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/93jual-beli-696x366.jpg 696w\" sizes=\"auto, (max-width: 761px) 100vw, 761px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-170675\" class=\"wp-caption-text\">Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Pengertian serta Syarat Sahnya.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<h4>2.<em>\u00a0Sighat<\/em><\/h4>\n<div class=\"p\">Adapun\u00a0<em>sighat<\/em>\u00a0yaitu ijab dan\u00a0<em>qabul<\/em>\u00a0seperti perkataan penjual, \u201csaya jual kepadamu atau saya serahkan kepadamu.\u201d Dan perkataan pembeli, \u201csaya terima atau saya beli.\u201d Tidak sah serah terima sebagaimana yang bisa berlangsung dikalangan masyarakat, karena tidak ada\u00a0<em>sighat<\/em>\u00a0(ijab kabul). Ibnu Syurairah berkata, \u201cserah terima adalah sah mengenai barang-barang dagangan yang remeh (tak berharga) dan biasa dilakukan orang-orang. Ini adalah pendapat Ar-Ruyani dan lainnya.<\/div>\n<div class=\"p\"><em><br \/>\nSighat\u00a0<\/em>tentu juga menjadi syarat sahnya proses pembelian properti dalam hukum\u00a0KPR syariah. Dalam dokumen Standar Produk Perbankan Syariah Murabahah terbitan\u00a0Otoritas Jasa Keuangan, disebutkan bahwa proses KPR syariah melibatkan\u00a0<em>Sighat al-\u2018Aqad\u00a0<\/em>berupa ijab dan kabul. Syarat dalam ijab dan kabul ini meliputi:<\/div>\n<ul>\n<li><em>Jala\u2019ul ma\u2019na<\/em>\u00a0yaitu tujuan yang terkandung dalam pernyataan itu jelas, sehingga dapat dipahami jenis akad yang dikehendaki.<\/li>\n<li><em>Tawafuq<\/em>\u00a0yaitu adanya kesesuaian antara ijab dan kabul.<\/li>\n<li><em>Jazmul iradataini<\/em>\u00a0yaitu antara ijab dan kabul menunjukkan kehendak para pihak secara pasti, tidak ragu, dan tidak terpaksa.<\/li>\n<\/ul>\n<h4>3. Ada Barang yang Dibeli<\/h4>\n<div class=\"p\">Rukun jual beli dalam Islam berikutnya adalah harus ada\u00a0<em>ma\u2019qud \u2018alaih<\/em>\u00a0alias barang yang dibeli. Tidak sekedar harus adanya barang, namun juga dalam Islam diatur kriteria bahwa barang yang diperjualbelikan harus mempunyai manfaat. Tujuannya agar pihak yang membelinya tidak merasa dirugikan. Pengertian manfaat ini, tentu saja bersifat relatif, karena pada dasarnya setiap barang mempunyai manfaat. Oleh karenanya, untuk mengukur kriteria kemanfaatan ini hendaknya memakai kriteria agama.<\/div>\n<h4>4. Ada Nilai Tukar Pengganti Barang<\/h4>\n<div class=\"p\">Merujuk definisi yang dikemukakan oleh ulama Hanafiyah, rukun jual beli adalah saling tukar harta dengan harta melalui cara tertentu. Atau tukar-menukar sesuatu yang diinginkan dengan yang sepadan melalui cara tertentu yang bermanfaat. Sehingga nilai tukar pengganti barangnya pun harus sesuai dan bisa diterima kedua pihak yakni penjual dan pembeli.<\/div>\n<h3><strong>Syarat Jual Beli dalam Islam<\/strong><\/h3>\n<div class=\"p\">Setelah rukun jual beli terpenuhi, maka selanjutnya adalah kedua belah pihak yakni penjual dan pembeli melaksanakan syarat jual beli dalam Islam. Merangkum berbagai sumber, syarat sahnya jual beli terdiri dari syarat subjek, syarat objek dan lafadz. Berikut penjelasannya:<\/div>\n<h4>Syarat yang menyankut subjek jual beli<\/h4>\n<div class=\"p\">Bahwa penjual dan pembeli selaku subjek hukum dari perjanjian jual beli harus memenuhi persyaratan yakni berakal sehat, dengan kehendaknya sendiri (bukan dipaksa), keduanya tidak mubazir, dan terakhir adalah sudah\u00a0<em>baligh<\/em>\u00a0atau dewasa.<\/div>\n<div>\nSetelah syarat ini terpenuhi, maka perjanjian jual beli dapat dibuat dan harus selalu didasarkan pada kesepakat antara penjual dan pembeli. Sesuai dengan firman Allah SWT dalam QS. An-Nisa\u2019 Ayat 29 yaitu, \u201cHai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang bathil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu\u201d.<\/div>\n<div class=\"p\">\n<h4>Syarat sahnya jual beli yang menyangkut lafaz<\/h4>\n<div class=\"p\">Sebagai sebuah perjanjian harus di lafazkan, artinya secara lisan atau secara tertulis disampaikan kepada pihak lain. Dengan kata lain lafad adalah ungkapan yang dilontarkan oleh orang yang melakukan akad untuk menunjukkan keinginannya yang mengesankan bahwa akad itu sudah berlangsung. Ungkapan itu harus mengandung serah terima (ijab kabul).<\/div>\n<h4>Syarat terkait barang yang diperjual-belikan<\/h4>\n<div class=\"p\">Salah satu rukun jual beli adalah adanya barang. Barang ini sendiri harus memenuhi syarat sah, diantaranya bersih barangnya. Bahwa di dalam ajaran Islam dilarang melakukan jual beli barang mengandung unsur najis ataupun barang-barang yang nyata-nyata diharamkan oleh ajaran agama.<\/div>\n<div><\/div>\n<div class=\"p\">Tak hanya itu, barang yang diperjualbelikan juga harus mengandung syarat dapat dimanfaatkan. Pemanfaatan barang jangan sampai bertentangan dengan agama, peraturan perundang-undangan, kesusilaan, maupun ketertiban umum yang ada dalam kehidupan masyarakat. Selain itu, barang yang menjadi objek rukun jual beli pun harus benar milik penjual secara sah.<\/div>\n<div>\n<strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/09\/20\/mengenal-hukum-pembagian-warisan-menurut-islam-pengertian-serta-tata-caranya\/\">Mengenal Hukum Pembagian Warisan Menurut Islam, Pengertian serta Tata Caranya<\/a><\/strong><\/div>\n<h3><strong>Dasar Hukum Jual Beli dalam Islam<\/strong><\/h3>\n<div class=\"p\">Pada hakikatnya, Islam tidak melarang segala bentuk jual beli apapun selama tidak merugikan salah satu pihak dan selama tidak melanggar aturan-aturan yang telah ditetapkan dan diserukan agar tetap memelihara persaudaraan. Karenanya, jual beli sebagai sarana tolong-menolong antara sesama umat manusia juga mempunyai landasan yang sangat kuat. Selain mengatur jual beli, Islam juga mengatur dengan rinci mengenai\u00a0akad sewa menyewa atau Ijarah.<\/div>\n<div>\n<figure id=\"attachment_170676\" aria-describedby=\"caption-attachment-170676\" style=\"width: 648px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/nawacita.co\/?attachment_id=170676\" rel=\"attachment wp-att-170676\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-170676\" src=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/20210420-Syarat-dan-Rukun-Jual-Beli.jpg\" alt=\"Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat\" width=\"648\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/20210420-Syarat-dan-Rukun-Jual-Beli.jpg 648w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/20210420-Syarat-dan-Rukun-Jual-Beli-300x185.jpg 300w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/20210420-Syarat-dan-Rukun-Jual-Beli-356x220.jpg 356w\" sizes=\"auto, (max-width: 648px) 100vw, 648px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-170676\" class=\"wp-caption-text\">Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Pengertian serta Syarat Sahnya.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div class=\"p\">Dasar hukum jual beli dalam Islam sendiri tentunya murni merujuk pada firman Allah SWT yang tercantum dalam Alquran. Adapun dasar hukum memperbolehkan jual beli, di dalam Alquran dijelaskan dalam tiga ayat, yakni Surat Al-Baqarah Ayat 275, Surat Al-Baqarah Ayat 198, dan Surat An-Nisa Ayat 29.<\/div>\n<div><\/div>\n<div class=\"p\">Selain berpedoman pada Alquran, dasar hukum jual beli dalam Islam juga merujuk pada Al-Sunnah. Artinya, Al-Sunnah adalah segala sesuatu yang bersumber dari Nabi Muhammad SAW dalam bentuk ucapan, perbuatan, dan penetapan yang baik menurut hukum\u00a0<em>syar\u2019i<\/em>. Dasar hukum jual beli sesuai hadits Rasulullah SAW disampaikan Abdullah bin Umar RA yang berkata, \u201cSeorang laki-laki bercerita kepada Rasulullah SAW bahwa dia ditipu orang dalam hal jual beli. Maka beliau bersabda, \u201cApabila engkau berjual beli, maka katakanlah,\u201btidak boleh ada tipuan\u2019.\u201d<\/div>\n<h3><strong>Barang-Barang yang Tidak Boleh Diperjualbelikan<\/strong><\/h3>\n<div class=\"p\">Ini dari pengertian rukun jual beli adalah suatu perjanjian tukar-menukar benda atau barang yang mempunyai nilai secara sukarela antara kedua belah pihak. Satu pihak menerima benda-benda dan pihak lain menerimanya sesuai dengan perjanjian atau ketentuan yang dibenarkan\u00a0<em>syara\u2019<\/em>\u00a0dan disepakati.<\/div>\n<div class=\"p\">\nSesuai dengan ketetapan hukum\u00a0<em>syara\u2019<\/em>, maka barang yang diperjualbelikan harus memenuhi persyaratan-persyaratan, rukun-rukun dan hal-hal lain yang berkaitan dengan jual beli sehingga bila syarat-syarat dan rukunnya tidak terpenuhi berarti tidak sesuai dengan kehendak\u00a0<em>syara\u2019<\/em>. Adapun barang-barang yang tidak boleh diperjualbelikan diantaranya:<\/div>\n<ul>\n<li>Barang yang mengandung unsur najis ataupun barang-barang yang nyata-nyata diharamkan oleh ajaran agama. Minuman keras, daging babi, bangkai dan sebagainya. Di antara bangkai ada pengecualiannya, yakni ikan dan belalang.<\/li>\n<li>Barang yang tidak ada di tangan. Sehingga tidak sah menjual burung yang terbang di udara, menjual unta atau sejenisnya yang kabur dari kandang dan semisalnya. Transaksi yang mengandung objek jual\u00a0<em>Iqtishodiyah<\/em>, maka proses jual beli seperti ini diharamkan. Hal tersebut karena mengandung\u00a0<em>gharar<\/em>\u00a0(spekulasi) dan menjual barang yang tidak dapat diserahkan<\/li>\n<\/ul>\n<div><strong>rmhnws.<\/strong><\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Pengertian serta Syarat Sahnya JAKARTA, Nawacita &#8211; Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Islam mengatur banyak sekali aspek kehidupan umatnya, tanpa terkecuali soal proses jual beli. Dalam Islam, ada rukun jual beli yang dijadikan pedoman untuk bertransaksi khususnya dalam konsep perdagangan barang. Pada dasarnya, jual beli menurut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1386,"featured_media":170674,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,2],"tags":[24585,59542,20417,20227,18465,29178,23054,59541,59543,24640,37226],"class_list":{"0":"post-170672","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-lifestyle","8":"category-nasional","9":"tag-allah-swt","10":"tag-dasar-hukum","11":"tag-islam","12":"tag-jual-beli","13":"tag-nabi-muhammad-saw","14":"tag-pengertian","15":"tag-rukun","16":"tag-rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat","17":"tag-syarat-jual-beli","18":"tag-syariat","19":"tag-umat-muslim"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Pengertian serta Syarat Sahnya - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, Nawacita - Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Islam mengatur banyak sekali aspek kehidupan umatnya, tanpa\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Pengertian serta Syarat Sahnya - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, Nawacita - Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Islam mengatur banyak sekali aspek kehidupan umatnya, tanpa\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-06-17T00:05:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/slide_2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"710\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redy Agustino\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redy Agustino\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/06\\\/17\\\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/06\\\/17\\\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redy Agustino\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e\"},\"headline\":\"Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Pengertian serta Syarat Sahnya\",\"datePublished\":\"2023-06-17T00:05:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/06\\\/17\\\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\\\/\"},\"wordCount\":1674,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/06\\\/17\\\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/slide_2.jpg\",\"keywords\":[\"Allah SWT\",\"Dasar Hukum\",\"Islam\",\"Jual Beli\",\"Nabi Muhammad SAW\",\"Pengertian\",\"Rukun\",\"Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat\",\"Syarat Jual Beli\",\"syariat\",\"Umat muslim\"],\"articleSection\":[\"LifeStyle\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/06\\\/17\\\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/06\\\/17\\\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/06\\\/17\\\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\\\/\",\"name\":\"Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Pengertian serta Syarat Sahnya - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/06\\\/17\\\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/06\\\/17\\\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/slide_2.jpg\",\"datePublished\":\"2023-06-17T00:05:24+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, Nawacita - Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Islam mengatur banyak sekali aspek kehidupan umatnya, tanpa\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/06\\\/17\\\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/06\\\/17\\\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/06\\\/17\\\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/slide_2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/slide_2.jpg\",\"width\":710,\"height\":400,\"caption\":\"Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Pengertian serta Syarat Sahnya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2023\\\/06\\\/17\\\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Pengertian serta Syarat Sahnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e\",\"name\":\"Redy Agustino\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redy Agustino\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/nawacita.co\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/redyvanhalen\\\/\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redy-agustino\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Pengertian serta Syarat Sahnya - Nawacita","description":"JAKARTA, Nawacita - Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Islam mengatur banyak sekali aspek kehidupan umatnya, tanpa","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Pengertian serta Syarat Sahnya - Nawacita","og_description":"JAKARTA, Nawacita - Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Islam mengatur banyak sekali aspek kehidupan umatnya, tanpa","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2023-06-17T00:05:24+00:00","og_image":[{"width":710,"height":400,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/slide_2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redy Agustino","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"Redy Agustino","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/"},"author":{"name":"Redy Agustino","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e"},"headline":"Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Pengertian serta Syarat Sahnya","datePublished":"2023-06-17T00:05:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/"},"wordCount":1674,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/slide_2.jpg","keywords":["Allah SWT","Dasar Hukum","Islam","Jual Beli","Nabi Muhammad SAW","Pengertian","Rukun","Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat","Syarat Jual Beli","syariat","Umat muslim"],"articleSection":["LifeStyle","Nasional"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/","name":"Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Pengertian serta Syarat Sahnya - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/slide_2.jpg","datePublished":"2023-06-17T00:05:24+00:00","description":"JAKARTA, Nawacita - Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Islam mengatur banyak sekali aspek kehidupan umatnya, tanpa","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/slide_2.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/slide_2.jpg","width":710,"height":400,"caption":"Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Pengertian serta Syarat Sahnya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2023\/06\/17\/rukun-jual-beli-dalam-islam-menurut-syariat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rukun Jual Beli Dalam Islam Menurut Syariat, Pengertian serta Syarat Sahnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/88d98d5ad579a294c4cbcedcc622ee5e","name":"Redy Agustino","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/34b6eb56b939cf26f13095a69b94d9e1e8b68ac64f8ae4b15990c6967a68b54a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redy Agustino"},"sameAs":["http:\/\/nawacita.co","https:\/\/www.instagram.com\/redyvanhalen\/"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redy-agustino\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/slide_2.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/170672","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1386"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=170672"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/170672\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/170674"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=170672"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=170672"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=170672"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}