{"id":16627,"date":"2017-11-15T17:45:22","date_gmt":"2017-11-15T10:45:22","guid":{"rendered":"http:\/\/nawacita.co\/?p=16627"},"modified":"2017-12-20T23:04:25","modified_gmt":"2017-12-20T16:04:25","slug":"revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/","title":{"rendered":"Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara"},"content":{"rendered":"<p>Prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa mengakui keberadaan Tuhan. Prinsip ini ditekankan dalam pasal 29 ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi \u201cNegara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa\u201d. Tujuan utama dari nilai ini adalah untuk menciptakan keselarasan antar rakyat yang mempunyai keyakinan agama yang berbeda, tetapi yang mengakui\u00a0 keesaan, kekuasaan dan keadilan Tuhan. Hal itu disampaikan oleh Eddy Prabowo dalam acara sosialisasi empat pilar kebangsaan, (15\/11) di Musi Rawas.<\/p>\n<p>&#8220;Ciri-ciri manusia seperti di atas adalah pencerahan, toleransi, berpandangan luas, menghormati dan mau bekerjasama antar agama. Contoh Penerapannya adalah kebebasan memeluk agama dan menjalankan agamanya tanpa intervensi\u00a0 dari orang lain. Serta Dialog Antar umat beragama,&#8221; ujarnya<\/p>\n<p>Politisi yang juga ketua komisi IV DPR RI ini menambahkan, Yang kedua, Prinsip Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab berharap manusia untuk diperlakukan secara bermartabat sesuai dengan makhluk ciptaan Tuhan. Sehingga, orang Indonesia tidak memberi tekanan terhadap orang baik yang berasal dari dalam maupun dari luar negeri secara fisik maupun spiritual. Ciri-ciri manusia seperti di atas\u00a0 adalah kelurusan moral, penghormatan terhadap rakyat lain,komitmen untuk kebenaran dan keadilan, bermartabat dan kemanusiaan. Contoh : Tidak membeda-bedakan suku, ras dan golongan.<\/p>\n<p>&#8220;Yang Ketiga, Prinsip Persatuan Indonesia mempromosikan tentang nasionalisme, cinta tanah air dan kebutuhan untuk selalu memelihara kesatuan negara dan mempromosikan integrasi nasional. Nasionalisme Pancasila sering disebut untuk mengesampingkan perasaan superiositas berdasarkan pada etnik (kedaerahan), keturunan atau warna kulit orang Indonesia,&#8221; ungkapnya<\/p>\n<p>Yang Keempat, Prinsip Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmad Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan\/Perwakilan menekankan bahwa demokrasi Pancasila yang terinspirasi dan menyatu\u00a0 dengan prinsip lain Pancasila, berarti bahwa penggunaan hak demokrasi harus selalu berdampingan dengan nilai kemanusiaan, memelihara dan menguatkan kesatuan nasional dan berusaha untuk mewujudkan keadilan sosial. Tujuan utama dari keyakinan ini untuk mendirikan, menjaga dan meningkatkan kesepakatan demokrasi untuk pembangunan bangsa dan\u00a0 negara. Perwujudannya dalam sistem pemerintahan yakni rakyat\u00a0 mewakilkan kedaulatan meraka pada Dewan\u00a0 Perakilan Rakyat yang mereka pilih. Kemudian Permusyawarahan dalam penyelesaian setiap masalah yang timbul.<\/p>\n<p>&#8220;Yang kelima, Prinsip Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia bertujuan pada pembagian kesejahteraan yang adil diantara manusia, Hal inid dilakukan\u00a0 dengan dinamis dan progresif. Ini berarti semua sumber daya alam yang dimiliki negara dan potensi manusianya seharusnya digunakan untuk membawa kebahagian terbesar yang mungkin untuk seluruh rakyat. Keadilan Sosial mengandung makna perlindungan untuk yang lemah tetapi yang lemah harus bekerja sesuai dengan kemampuan mereka. Perlindungan diberikan untuk mencegah keberpihakan kepada yang kuat dan untuk meyakinkan akan keberadaan hukum. Tujuan utama dari prinsip ini adalah keselaran sosial dan keberadaan\u00a0 yang diterima baik. Sebagai individu rakyat Indonesia percaya bahwa keadilan sosial dimulai dengan penghargaan mereka pada kerja keras untuk keadilan\u00a0 sosial bagi yang lain,&#8221; pungkas politisi yang juga pimpinan badan sosialisasi ini. (fiq)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa mengakui keberadaan Tuhan. Prinsip ini ditekankan dalam pasal 29 ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi \u201cNegara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa\u201d. Tujuan utama dari nilai ini adalah untuk menciptakan keselarasan antar rakyat yang mempunyai keyakinan agama yang berbeda, tetapi yang mengakui\u00a0 keesaan, kekuasaan dan keadilan Tuhan. Hal itu disampaikan oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16628,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":{"0":"post-16627","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-daerah"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa mengakui keberadaan Tuhan. Prinsip ini ditekankan dalam pasal 29 ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi \u201cNegara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa\u201d. Tujuan utama dari nilai ini adalah untuk menciptakan keselarasan antar rakyat yang mempunyai keyakinan agama yang berbeda, tetapi yang mengakui\u00a0 keesaan, kekuasaan dan keadilan Tuhan. Hal itu disampaikan oleh [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-11-15T10:45:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-12-20T16:04:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/MG_2635-e1513785753905.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2478\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2361\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/11\\\/15\\\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/11\\\/15\\\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\"},\"headline\":\"Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara\",\"datePublished\":\"2017-11-15T10:45:22+00:00\",\"dateModified\":\"2017-12-20T16:04:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/11\\\/15\\\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\\\/\"},\"wordCount\":433,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/11\\\/15\\\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/12\\\/MG_2635-e1513785753905.jpg\",\"articleSection\":[\"DAERAH\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/11\\\/15\\\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/11\\\/15\\\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/11\\\/15\\\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\\\/\",\"name\":\"Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/11\\\/15\\\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/11\\\/15\\\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/12\\\/MG_2635-e1513785753905.jpg\",\"datePublished\":\"2017-11-15T10:45:22+00:00\",\"dateModified\":\"2017-12-20T16:04:25+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/11\\\/15\\\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/11\\\/15\\\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/11\\\/15\\\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/12\\\/MG_2635-e1513785753905.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/12\\\/MG_2635-e1513785753905.jpg\",\"width\":2478,\"height\":2361},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/11\\\/15\\\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\",\"name\":\"redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"redaksi\"},\"sameAs\":[\"nawacitaportal\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara - Nawacita","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara - Nawacita","og_description":"Prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa mengakui keberadaan Tuhan. Prinsip ini ditekankan dalam pasal 29 ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi \u201cNegara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa\u201d. Tujuan utama dari nilai ini adalah untuk menciptakan keselarasan antar rakyat yang mempunyai keyakinan agama yang berbeda, tetapi yang mengakui\u00a0 keesaan, kekuasaan dan keadilan Tuhan. Hal itu disampaikan oleh [&hellip;]","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2017-11-15T10:45:22+00:00","article_modified_time":"2017-12-20T16:04:25+00:00","og_image":[{"width":2478,"height":2361,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/MG_2635-e1513785753905.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"redaksi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/"},"author":{"name":"redaksi","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57"},"headline":"Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara","datePublished":"2017-11-15T10:45:22+00:00","dateModified":"2017-12-20T16:04:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/"},"wordCount":433,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/MG_2635-e1513785753905.jpg","articleSection":["DAERAH"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/","name":"Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/MG_2635-e1513785753905.jpg","datePublished":"2017-11-15T10:45:22+00:00","dateModified":"2017-12-20T16:04:25+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/MG_2635-e1513785753905.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/MG_2635-e1513785753905.jpg","width":2478,"height":2361},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/11\/15\/revitalisasi-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57","name":"redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","caption":"redaksi"},"sameAs":["nawacitaportal","https:\/\/x.com\/nawacit4"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/MG_2635-e1513785753905.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16627","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16627"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16627\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16628"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16627"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16627"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16627"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}