{"id":16549,"date":"2017-12-20T13:02:55","date_gmt":"2017-12-20T06:02:55","guid":{"rendered":"http:\/\/nawacita.co\/?p=16549"},"modified":"2017-12-20T13:02:55","modified_gmt":"2017-12-20T06:02:55","slug":"pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/","title":{"rendered":"Pengacara Novanto Sebut KPK Tak Cermat Urai Waktu Tindak Pidana"},"content":{"rendered":"<p><b>Jakarta, <a href=\"https:\/\/nawacita.co\/\">Nawacita<\/a> &#8211;<\/b>\u00a0Tim Penasihat Hukum\u00a0Setya Novanto\u00a0alias Setnov mengklaim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak cermat dalam menyusun surat dakwaan terhadap kliennya.<\/p>\n<p>Bahkan tim penasihat hukum menganggap surat dakwaan Setnov disusun sesuai dengan kemauan tim penuntut umum. Hal tersebut diungkap oleh salah satu tim penasihat hukum Setnov, Firman Wijaya, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (20\/12\/2017).<\/p>\n<div class=\"article-content-body__item-page \" data-page=\"1\" data-title=\"\">\n<div class=\"article-content-body__item-content\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body:section:text\">\n<p>Firman mengungkap ada perbedaan antara dakwaan eks pejabat Ditjen Dukcapil Kemendagri Irman dan Sugiharto, pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, dan mantan Ketua DPR\u00a0Setya Novanto.<\/p>\n<p>&#8220;<em>Tempus delicti<\/em>\u00a0terdakwa Irman dan Sugiharto November 2009 sampai Mei 2015. Dalam dakwaan Andi Agustinus alias Andi Narogong, November 2009 hingga Mei 2015. Namun,\u00a0<em>tempus delicti<\/em>\u00a0Setya Novanto\u00a0November 2009-Desember 2013,&#8221; ujar Firman Wijaya.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, terkait\u00a0<em>locus delicti<\/em>\u00a0atau tempat dugaan terjadinya tindak pidana juga dibuat oleh jaksa KPK dengan tidak teliti. Sehingga, menurut Firman, dakwaan tersebut batal demi hukum sesuai Pasal 143 huruf b KUHAP.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"article-content-body__item-page\" data-page=\"2\" data-title=\"Surat Dakwaan Setnov\">\n<h2 class=\"article-content-body__item-title\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body:section:pagetitle\">Surat Dakwaan Setnov<\/h2>\n<div class=\"article-content-body__item-page\" data-page=\"2\" data-title=\"Surat Dakwaan Setnov\">\n<div class=\"article-content-body__item-content\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body:section:text\">\n<p>Dalam dakwaan Irman dan Sugiharto yakni di Graha Mas Fatmawati, lalu kantor Ditjen Dukcapil Kemendagri, dan Hotel Sultan. Sedangkan dalam dakwaan Andi Narogong, l<em>ocus delicti<\/em>\u00a0terjadi di Gedung DPR RI, Hotel Gran Melia dan Graha Mas Fatmawati.<\/p>\n<p>Sementara dalam surat dakwaan Setnov, tempat terjadinya tindak pidana disebut di DPR RI, Hotel Gran Melia, Graha Mas Fatmawati, Equity Tower, Jl Wijaya XIII, Jakarta Selatan.<\/p>\n<p>&#8220;Berdasarkan uraian waktu dan tempat, dapat disimpulkan surat dakwaan disusun tidak cermat,&#8221; kata Firman.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"article-content-body__item-page\" data-page=\"3\" data-title=\"Setnov Jalani Sidang\">\n<h2 class=\"article-content-body__item-title\" data-component-name=\"desktop:read-page:article-content-body:section:pagetitle\">Setnov Jalani Sidang<\/h2>\n<p>Sidang kasus megakorupsi e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto atau Setnov kembali digelar hari ini di Pengadilan Tipikor. Kali ini, Setnov akan melawan dengan menanggapi dakwaan yang sebelumnya dibacakan jaksa pada KPK.<\/p>\n<p>Pantauan Liputan6.com, Rabu (20\/12\/2017) pagi, Setya Novanto mengaku siap menjalani sidang dengan agenda eksepsi. Dia pun mengaku sehat. Saat ini tim kuasa hukum Setnov sedang bergantian membacakan tanggapan atas dakwaan Jaksa.<\/p>\n<p>Kali ini Setnov terlihat bersemangat dan konsentrasi. Sambil memakai kacamata, dia terus memantau pembacaan tanggapan dari tim kuasa hukumnya.<\/p>\n<p>Dengan mengenakan batik cokelat, Setnov serius memperhatikan tiap lembar halaman eksepsi yang diterimanya dari tim kuasa hukum. Tidak ada lagi sikap menunduk yang sempat membuat waswas para pengunjung.<\/p>\n<p>lpt6<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, Nawacita &#8211;\u00a0Tim Penasihat Hukum\u00a0Setya Novanto\u00a0alias Setnov mengklaim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak cermat dalam menyusun surat dakwaan terhadap kliennya. Bahkan tim penasihat hukum menganggap surat dakwaan Setnov disusun sesuai dengan kemauan tim penuntut umum. Hal tersebut diungkap oleh salah satu tim penasihat hukum Setnov, Firman Wijaya, di Pengadilan Tipikor, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16550,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":{"0":"post-16549","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-hukum"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pengacara Novanto Sebut KPK Tak Cermat Urai Waktu Tindak Pidana - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jakarta, Nawacita - Tim Penasihat Hukum Setya Novanto alias Setnov mengklaim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengacara Novanto Sebut KPK Tak Cermat Urai Waktu Tindak Pidana - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta, Nawacita - Tim Penasihat Hukum Setya Novanto alias Setnov mengklaim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-12-20T06:02:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sidang-perdana-setnov-dari-rihadin-2-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/\"},\"author\":{\"name\":\"redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\"},\"headline\":\"Pengacara Novanto Sebut KPK Tak Cermat Urai Waktu Tindak Pidana\",\"datePublished\":\"2017-12-20T06:02:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/\"},\"wordCount\":352,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sidang-perdana-setnov-dari-rihadin-2-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Hukum\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/\",\"name\":\"Pengacara Novanto Sebut KPK Tak Cermat Urai Waktu Tindak Pidana - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sidang-perdana-setnov-dari-rihadin-2-1.jpg\",\"datePublished\":\"2017-12-20T06:02:55+00:00\",\"description\":\"Jakarta, Nawacita - Tim Penasihat Hukum Setya Novanto alias Setnov mengklaim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sidang-perdana-setnov-dari-rihadin-2-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sidang-perdana-setnov-dari-rihadin-2-1.jpg\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"Terdakwa kasus dugaan korupsi KTP elektronik Setya Novanto\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/nawacita.co\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengacara Novanto Sebut KPK Tak Cermat Urai Waktu Tindak Pidana\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#website\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\/\/x.com\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\",\"name\":\"redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"redaksi\"},\"sameAs\":[\"nawacitaportal\",\"https:\/\/x.com\/nawacit4\"],\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengacara Novanto Sebut KPK Tak Cermat Urai Waktu Tindak Pidana - Nawacita","description":"Jakarta, Nawacita - Tim Penasihat Hukum Setya Novanto alias Setnov mengklaim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengacara Novanto Sebut KPK Tak Cermat Urai Waktu Tindak Pidana - Nawacita","og_description":"Jakarta, Nawacita - Tim Penasihat Hukum Setya Novanto alias Setnov mengklaim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2017-12-20T06:02:55+00:00","og_image":[{"width":700,"height":400,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sidang-perdana-setnov-dari-rihadin-2-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"redaksi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/"},"author":{"name":"redaksi","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57"},"headline":"Pengacara Novanto Sebut KPK Tak Cermat Urai Waktu Tindak Pidana","datePublished":"2017-12-20T06:02:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/"},"wordCount":352,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sidang-perdana-setnov-dari-rihadin-2-1.jpg","articleSection":["Hukum"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/","name":"Pengacara Novanto Sebut KPK Tak Cermat Urai Waktu Tindak Pidana - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sidang-perdana-setnov-dari-rihadin-2-1.jpg","datePublished":"2017-12-20T06:02:55+00:00","description":"Jakarta, Nawacita - Tim Penasihat Hukum Setya Novanto alias Setnov mengklaim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sidang-perdana-setnov-dari-rihadin-2-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sidang-perdana-setnov-dari-rihadin-2-1.jpg","width":700,"height":400,"caption":"Terdakwa kasus dugaan korupsi KTP elektronik Setya Novanto"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/12\/20\/pengacara-novanto-sebut-kpk-tak-cermat-urai-waktu-tindak-pidana\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengacara Novanto Sebut KPK Tak Cermat Urai Waktu Tindak Pidana"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57","name":"redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","caption":"redaksi"},"sameAs":["nawacitaportal","https:\/\/x.com\/nawacit4"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/sidang-perdana-setnov-dari-rihadin-2-1.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16549","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16549"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16549\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16550"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16549"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16549"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16549"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}