{"id":133247,"date":"2022-05-10T15:26:45","date_gmt":"2022-05-10T08:26:45","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=133247"},"modified":"2022-05-10T15:26:45","modified_gmt":"2022-05-10T08:26:45","slug":"mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/","title":{"rendered":"Mengenal Penyakit Hepatitis Akut, Fakta dan Gejala Serta Cara Penanganannya"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, <a href=\"https:\/\/nawacita.co\/\">Nawacita<\/a><\/strong> &#8211; Penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pertama kali ditemukan di Inggris raya pada 5 April 2022. Di Indonesia sendiri, dalam kurun waktu 2 minggu hingga 30 April 2022, terdapat tiga dugaan kasus pasien anak hepatitis akut. Sampai saat ini masih belum diketahui pasti penyebab Hepatitis Akut. Ini cara mengetahui gejala dan cara penanganannya.<\/p>\n<p><strong>Pengertian <span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Hepatitis Akut<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Hepatitis akut adalah kondisi atau penyakit yang ditandai dengan infiltrasi sel-sel radang di organ hati. Kondisi ini juga bisa memicu peningkatan serum aminotransferase hingga 2,5 kali lipat. <\/span><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Hepatitis akut umumnya dapat sembuh sendiri dalam waktu 4-8 minggu. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Penyakit ini dapat disebabkan oleh infeksi virus, kondisi autoimun, serta hepatotoksin yang berasal dari metabolit sekuder obat-obatan, toksin, atau alkohol. <\/span><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Penderita mungkin saja tidak merasakan gejala apa-apa saat sedang mengalami hepatitis akut. Sementara sebagian pasien lain bisa salah sangka karena keluhannya mirip dengan gejala flu<\/span><\/p>\n<p><strong>Tanda dan Gejala H<span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">epatitis Akut<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Gejala dari hepatitis akut bervariasi, mulai dari tidak ada gejala hingga muncul gejala yang berat, berdasarkan penyebab yang mendasari timbulnya hepatitis akut. Beberapa gejala yang dapat muncul pada hepatitis akut antara lain:<\/span><\/p>\n<div class=\"sc-htpNat fjMJVd\">\n<ul class=\"list-style\">\n<li>Demam<\/li>\n<li>Mual dan muntah<\/li>\n<li>Kelelahan atau malaise<\/li>\n<li>Kondisi menyerupai flu<\/li>\n<li>Perubahan warna air seni menjadi lebih gelap<\/li>\n<li>Perubahan warna tinja yang menjadi pucat dan dapat disertai diare<\/li>\n<li>Penurunan nafsu makan dan berat badan tanpa sebab yang jelas<\/li>\n<li>Sakit kepala<\/li>\n<li>Nyeri otot (myalgia)<\/li>\n<li>Nyeri perut<\/li>\n<li>Nyeri sendi<\/li>\n<li>Sensitif terhadap sinar matahari (fotofobia)<\/li>\n<li>Kulit dan mata menjadi kuning (jaundice)<\/li>\n<li>Kulit menjadi gatal atau timbul bercak kemerahan<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Penyebab Hepatitis Akut<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Penyebab hepatitis akut sering berasal dari virus dan sejumlah kondisi yang dapat menyebabkan hepatitis pada umumnya. Apa sajakah itu?<\/span><\/p>\n<div class=\"sc-htpNat fjMJVd\">\n<ul class=\"list-style\">\n<li>Infeksi virus hepatitis A, B, C, D, dan E. Penyebab utama dari hepatitis akut adalah hepatitis A dan hepatitis E, yang menular melalui makanan atau rute fekal-oral<\/li>\n<li>Infeksi virus lain, seperti virus Epstein-Barr (EBV) dan Cytomegalovirus (CMV), infeksi bakteri, dan infeksi parasit<\/li>\n<li>Alkohol, hepatotoksin, dan overdosis dari beberapa obat-obatan (<em>drug-induced hepatitis<\/em>)<\/li>\n<li>Peradangan karena\u00a0penyakit autoimun<\/li>\n<\/ul>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Faktor risiko hepatitis akut kebanyakan terkait dengan hal-hal yang bisa diantisipasi. Salah satu yang paling krusial adalah vaksinasi. Selain itu, faktor risiko dari kondisi ini antara lain:<\/span><\/p>\n<div class=\"sc-htpNat fjMJVd\">\n<ul class=\"list-style\">\n<li>Buruknya kebersihan lingkungan<\/li>\n<li>Minimnya air bersih<\/li>\n<li>Tinggal serumah dengan orang yang terinfeksi<\/li>\n<li>Berhubungan seksual dengan seseorang yang terinfeksi<\/li>\n<li>Mengonsumsi obat-obatan terlarang<\/li>\n<li>Melakukan hubungan seks sesama lelaki<\/li>\n<li>Bepergian ke daerah endemi tanpa divaksin atau dengan imun lemah<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Diagnosis H<span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">epatitis Akut<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Untuk dapat melakukan diagnosis hepatitis akut, dokter akan melakukan anamnesis atau menggali riwayat medis, faktor risiko, dan gejala hepatitis yang Anda miliki. Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada area abdomen atau perut untuk mencari nyeri, perlunakan, atau pembesaran organ hati. <\/span><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Selanjutnya, dokter kemungkinan akan melakukan beberapa tindakan berikut:<\/span><\/p>\n<div class=\"sc-htpNat fjMJVd\">\n<ul class=\"list-style\">\n<li>\n<h3 class=\"sc-gZMcBi jlYNLO poppins\"><strong>Mengevaluasi kulit dan mata<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi kVPuvJ\">Evaluasi kulit dan mata dilakukan untuk menentukan apakah ada perubahan warna atau tidak. Mereka yang terkena hepatitis umumnya akan mengalami perubahan warna mata dan kulit menjadi kuning atau\u00a0<em>jaundice.<\/em><\/span><\/p>\n<div class=\"sc-htpNat fjMJVd\">\n<ul class=\"list-style\">\n<li>\n<h3 class=\"sc-gZMcBi jlYNLO poppins\"><strong>Mengevaluasi kinerja hati<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi kVPuvJ\">Dokter ajuga kemungkinan akan mengevaluasi kinerja organ hati dengan melakukan tes laboratorium enzim hati atau transaminase (SGOT\/SGPT). Apabila terjadi peningkatan enzim hati, kondisi ini mengindikasikan gangguan fungsi atau kerusakan pada hati.<\/span><\/p>\n<div class=\"sc-htpNat fjMJVd\">\n<ul class=\"list-style\">\n<li>\n<h3 class=\"sc-gZMcBi jlYNLO poppins\"><strong>Tes laboratorium lain<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi kVPuvJ\">Beberapa tes laboratorium lainnya mungkin akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari hepatitis akut. Tes tersebut bisa berupa tes deteksi virus hepatitis, tes antibodi untuk mendeteksi kondisi autoimun, dan tes kadar obat tertentu.<\/span><\/p>\n<div class=\"sc-htpNat fjMJVd\">\n<ul class=\"list-style\">\n<li>\n<h3 class=\"sc-gZMcBi jlYNLO poppins\"><strong>Pencitraan<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi kVPuvJ\">Metode pencitraan seperti\u00a0USG abdomen\u00a0dapat dilakukan untuk mengevaluasi struktur organ hati dan sekitarnya. Tes ini dapat mendeteksi pembesaran organ hati, cairan di rongga perut, tumor hati, atau kelainan pada kantung empedu.<\/span><\/p>\n<div class=\"sc-htpNat fjMJVd\">\n<ul class=\"list-style\">\n<li>\n<h3 class=\"sc-gZMcBi jlYNLO poppins\"><strong>Biopsi hati<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi kVPuvJ\">Meskipun jarang,\u00a0biopsi hati atau pengambilan jaringan sampel hati juga dapat dilakukan. Langkah ini bertujuan mencari tahu penyebab dari hepatitis akut.<\/span><\/p>\n<p><strong>Cara Mengobati<\/strong> <strong>H<span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">epatitis Akut<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Penanganan hepatitis akut didasarkan dari penyakit yang mendasari hepatitis akut tersebut. Berikut beberapa pilihan terapi yang dapat diberikan dokter pada penderita hepatitis akut:<\/span><\/p>\n<div class=\"sc-htpNat fjMJVd\">\n<ul class=\"list-style\">\n<li>Hepatitis A, B, D, dan E umumnya tidak membutuhkan penanganan yang spesifik dan dapat sembuh dengan sendirinya dengan bantuan terapi suportif. Mencegah dehidrasi, menjaga asupan nutrisi, tirah baring, dan menghindari konsumsi alkohol, alkohol merupakan terapi yang dapat dilakukan pada hepatitis akut akibat virus hepatitis A, B, D, dan E. Namun, pada wanita hamil dengan hepatitis E, diperlukan observasi dan perawatan yang ketat untuk mencegah komplikasi pada kehamilan.<\/li>\n<li>Pemberian kombinasi antivirus, untuk hepatitis C<\/li>\n<li>Pemberian kortikosteroid atau obat-obatan lain yang dapat memodulasi sistem imun (azatiophrine, takrolimus, cyclosporin), untuk hepatitis akut karena autoimun<\/li>\n<li>Penghentian penggunaan obat-obatan tertentu, yang menyebabkan hepatitis<\/li>\n<li>Pemberian kolestiramine, apabila muncul gejala gatal pada hepatitis akut.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<h2 class=\"sc-gZMcBi iketsK poppins\"><strong>Komplikasi hepatitis akut<\/strong><\/h2>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Komplikasi hepatitis akut terhitung jarang mengingat kondisi ini bisa sembuh dengan sendirinya setelah beberapa minggu. Kondisi ini akan sembuh bahkan meski tanpa pengobatan sama sekali. <\/span><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Hanya saja, tetaplah waspada terutama jika terinfeksi hepatitis B atau C. Sebab, komplikasi dari keduanya bisa berupa infeksi kronis.<\/span><\/p>\n<p><strong>Cara Mencegah H<span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">epatitis Akut<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Beberapa hal di bawah ini dapat dilakukan sebagai cara mencegah hepatitis akut:<\/span><\/p>\n<div class=\"sc-htpNat fjMJVd\">\n<ul class=\"list-style\">\n<li>Menjaga kebersihan dan sanitasi, yang berkaitan dengan makanan, dapat mencegah timbulnya hepatitis akut karena virus hepatitis A dan E.<\/li>\n<li>Tidak berbagi sikat gigi maupun alat cukur dengan orang lain<\/li>\n<li>Melindungi diri dari kontaminasi darah maupun cairan tubuh lainnya dan menggunakan kondom selama melakukan hubungan seksual, dapat mencegah terjadinya hepatitis akut karena virus hepatitis B, C, dan D.<\/li>\n<li>Mendapatkan vaksinasi, yang dapat mencegah terjadinya hepatitis akut karena virus hepatitis A, B, dan E<\/li>\n<li>Selalu menggunakan obat-obatan sesuai dosis dan mematuhi anjuran dokter untuk mencegah hepatitis akut karena obat-obatan.<\/li>\n<li>Hindari bergonta-ganti pasangan seksual<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter<\/strong><\/p>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami beberapa kondisi di bawah ini:<\/span><\/p>\n<div class=\"sc-htpNat fjMJVd\">\n<ul class=\"list-style\">\n<li>Gejala hepatitis akut yang telah disebutkan di atas<\/li>\n<li>Ingin memastikan gejala klinis yang terjadi, berkaitan dengan hepatitis akut dan bukan penyakit lainnya<\/li>\n<li>Ingin memastikan penyebab hepatitis akut<\/li>\n<li>Ada orang di sekitar yang memiliki gejala hepatitis akut dan Anda ingin mengetahui cara mencegah penyakit tersebut<\/li>\n<li>Ingin mengetahui obat-obatan atau tindakan yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi hepatitis akut<\/li>\n<\/ul>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Sebelum melakukan kunjungan ke dokter, persiapkan beberapa hal di bawah ini:<\/span><\/p>\n<div class=\"sc-htpNat fjMJVd\">\n<ul class=\"list-style\">\n<li>Buatlah daftar seputar gejala yang muncul.<\/li>\n<li>Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.<\/li>\n<li>Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.<\/li>\n<li>Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.<\/li>\n<li>Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberi dukungan moral maupun membantu mengingat informasi yang disampaikan dokter.<\/li>\n<\/ul>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Dokter kemungkinan akan mengajukan pertanyaan berikut:<\/span><\/p>\n<div class=\"sc-htpNat fjMJVd\">\n<ul class=\"list-style\">\n<li>Apa saja gejala yang\u00a0Anda rasakan?<\/li>\n<li>Sejak kapan gejala muncul?<\/li>\n<li>Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait hepatitis akut?<\/li>\n<li>Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?<\/li>\n<li>Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<p><span class=\"sc-gZMcBi gYlnLC\">Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis hepatitis akut\u00a0agar penanganan yang tepat bisa diberikan.<\/span><\/p>\n<p><strong>shtqnws.<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, Nawacita &#8211; Penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pertama kali ditemukan di Inggris raya pada 5 April 2022. Di Indonesia sendiri, dalam kurun waktu 2 minggu hingga 30 April 2022, terdapat tiga dugaan kasus pasien anak hepatitis akut. Sampai saat ini masih belum diketahui pasti penyebab Hepatitis Akut. Ini cara mengetahui gejala dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":133249,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[41858,21048,20083,41857,41859,31613,18634],"class_list":{"0":"post-133247","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-healthy","8":"tag-cara-penanganan","9":"tag-fakta","10":"tag-gejala","11":"tag-hepatitis-akut","12":"tag-infeksi-virus","13":"tag-kesehatan","14":"tag-penyakit"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal Penyakit Hepatitis Akut, Fakta dan Gejala Serta Cara Penanganannya - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, Nawacita - Penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pertama kali ditemukan di Inggris raya pada 5 April 2022. Di\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Penyakit Hepatitis Akut, Fakta dan Gejala Serta Cara Penanganannya - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, Nawacita - Penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pertama kali ditemukan di Inggris raya pada 5 April 2022. Di\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-05-10T08:26:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Hepatitis-NDTV.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"643\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2022\\\/05\\\/10\\\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2022\\\/05\\\/10\\\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\"},\"headline\":\"Mengenal Penyakit Hepatitis Akut, Fakta dan Gejala Serta Cara Penanganannya\",\"datePublished\":\"2022-05-10T08:26:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2022\\\/05\\\/10\\\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\\\/\"},\"wordCount\":1104,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2022\\\/05\\\/10\\\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/Hepatitis-NDTV.jpg\",\"keywords\":[\"Cara Penanganan\",\"fakta\",\"Gejala\",\"Hepatitis Akut\",\"infeksi virus\",\"kesehatan\",\"Penyakit\"],\"articleSection\":[\"Healthy\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2022\\\/05\\\/10\\\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2022\\\/05\\\/10\\\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2022\\\/05\\\/10\\\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\\\/\",\"name\":\"Mengenal Penyakit Hepatitis Akut, Fakta dan Gejala Serta Cara Penanganannya - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2022\\\/05\\\/10\\\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2022\\\/05\\\/10\\\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/Hepatitis-NDTV.jpg\",\"datePublished\":\"2022-05-10T08:26:45+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, Nawacita - Penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pertama kali ditemukan di Inggris raya pada 5 April 2022. Di\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2022\\\/05\\\/10\\\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2022\\\/05\\\/10\\\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2022\\\/05\\\/10\\\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/Hepatitis-NDTV.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/Hepatitis-NDTV.jpg\",\"width\":643,\"height\":400,\"caption\":\"Mengenal Penyakit Hepatitis Akut, Fakta dan Gejala Serta Cara Penanganannya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2022\\\/05\\\/10\\\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Penyakit Hepatitis Akut, Fakta dan Gejala Serta Cara Penanganannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\",\"name\":\"redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"redaksi\"},\"sameAs\":[\"nawacitaportal\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Penyakit Hepatitis Akut, Fakta dan Gejala Serta Cara Penanganannya - Nawacita","description":"JAKARTA, Nawacita - Penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pertama kali ditemukan di Inggris raya pada 5 April 2022. Di","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Penyakit Hepatitis Akut, Fakta dan Gejala Serta Cara Penanganannya - Nawacita","og_description":"JAKARTA, Nawacita - Penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pertama kali ditemukan di Inggris raya pada 5 April 2022. Di","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2022-05-10T08:26:45+00:00","og_image":[{"width":643,"height":400,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Hepatitis-NDTV.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"redaksi","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/"},"author":{"name":"redaksi","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57"},"headline":"Mengenal Penyakit Hepatitis Akut, Fakta dan Gejala Serta Cara Penanganannya","datePublished":"2022-05-10T08:26:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/"},"wordCount":1104,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Hepatitis-NDTV.jpg","keywords":["Cara Penanganan","fakta","Gejala","Hepatitis Akut","infeksi virus","kesehatan","Penyakit"],"articleSection":["Healthy"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/","name":"Mengenal Penyakit Hepatitis Akut, Fakta dan Gejala Serta Cara Penanganannya - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Hepatitis-NDTV.jpg","datePublished":"2022-05-10T08:26:45+00:00","description":"JAKARTA, Nawacita - Penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pertama kali ditemukan di Inggris raya pada 5 April 2022. Di","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Hepatitis-NDTV.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Hepatitis-NDTV.jpg","width":643,"height":400,"caption":"Mengenal Penyakit Hepatitis Akut, Fakta dan Gejala Serta Cara Penanganannya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2022\/05\/10\/mengenal-penyakit-hepatitis-akut-fakta-dan-gejala-serta-cara-penanganannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Penyakit Hepatitis Akut, Fakta dan Gejala Serta Cara Penanganannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57","name":"redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","caption":"redaksi"},"sameAs":["nawacitaportal","https:\/\/x.com\/nawacit4"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Hepatitis-NDTV.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133247","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=133247"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133247\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/133249"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=133247"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=133247"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=133247"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}