{"id":123949,"date":"2021-12-11T06:00:55","date_gmt":"2021-12-10T23:00:55","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=123949"},"modified":"2021-12-11T07:52:28","modified_gmt":"2021-12-11T00:52:28","slug":"pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/","title":{"rendered":"Pentingnya Etika dan Moral Seorang Pegawai Pajak"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/nawacita.co\">Nawacita<\/a> &#8211;\u00a0Etika dirumuskan oleh Chandler dan Plano (1982) sebagai sebuah ketentuan yang\u00a0mengatur mengenai perilaku moral tiap individu dalam organisasi. Etika memiliki kaitan yang\u00a0erat dengan administrasi, yakni menjadi nilai dasar dalam bertindak pada suatu organisasi. Etika\u00a0dalam lingkup administrasi publik digunakan sebagai standar profesionalitas dan aturan\u00a0berperilaku (Pasolong, 2007). Pada administrasi perpajakan, etika menjadi hal penting dalam\u00a0pembuatan keputusan dan implementasi kebijakan. Terdapat dua konsep utama mengenai\u00a0keterkaitan individu dengan etika administrasi, yakni etika netralitas dan etika struktur.<\/p>\n<p>Etika netralitas berbicara mengenai keputusan organisasi yang memiliki posisi diatas\u00a0prinsip moral pribadi. Pada konsep ini, seorang administrator, khususnya Pegawai Pajak harus\u00a0mematuhi dan menjalankan kebijakan organisasi yang telah disahkan. Sedangkan, etika struktur\u00a0berbicara mengenai keputusan organisasi merupakan tanggung jawab organisasi secara\u00a0menyeluruh. Pada konsep ini, tanggung jawab dipikul bersama karena dalam proses pengambilan\u00a0keputusan melibatkan banyak pihak sehingga tidak ada spesifikasi penanggung jawab moral\u00a0terhadap keputusan organisasi. Sehingga, tindakan seorang administrator khususnya Pegawai\u00a0Pajak memengaruhi hasil dari implementasi kebijakan yang dibuat berupa pelayanan dari\u00a0Instansi Pajak secara menyeluruh.<\/p>\n<p>Pelayanan publik memiliki tiga fokus utama untuk menjalankan tanggung jawabnya,\u00a0yakni menyediakan pelayanan yang berkualitas dan relevan, menjalani fungsi untuk membantu\u00a0menimbang alternatif sarana kebijakan publik dan alat evaluasi, serta menjembatani moral dan\u00a0tindakan faktual. Dalam menjalankan tugasnya, Pegawai Pajak perlu menerapkan nilai utama\u00a0etika administrasi, yakni responsibility, dedication, loyalty, sensitivity, equality, dan equity.<\/p>\n<p>Pegawai Pajak bertanggung jawab atas sistem pelayanan pajak. Prinsip penerapan etika dalam\u00a0birokrasi dan administrasi dalam organisasi perpajakan menjadi suatu hal penting yang dapat\u00a0memengaruhi kepatuhan dan integritas Pegawai Pajak serta kepercayaan Wajib Pajak.<\/p>\n<p>Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sejak tahun 2011 telah mengikuti nilai-nilai yang\u00a0ditetapkan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia, yakni Integritas, Profesionalisme,\u00a0Sinergi, Pelayanan, dan Kesempurnaan (INTROSPEK). Namun, dalam penerapan nilai-nilai\u00a0tersebut masih belum berjalan maksimal. Ketidakmaksimalan penerapan nilai tersebut tercermin\u00a0dengan masih terdapatnya pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh Pegawai Pajak terutama\u00a0berhubungan dengan kedisiplinan jam dinas. Pelaporan mengenai keluhan terhadap pelayanan\u00a0Pegawai Pajak ini seringkali dilakukan oleh Wajib Pajak secara langsung maupun tidak\u00a0langsung.<\/p>\n<p>Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memiliki visi mengelola keuangan negara untuk\u00a0mewujudkan perekonomian Indonesia yang produktif, kompetitif, inklusif, serta berkeadilan.\u00a0Visi tersebut didukung oleh beberapa misi yang dibawa Direktorat Jenderal Pajak (DJP), salah\u00a0satunya adalah melakukan peningkatan kepatuhan pajak melalui pelayanan yang berkualitas.<\/p>\n<p>Direktorat Jenderal Pajak (DJP) juga mengusung budaya organisasi yang adaptif, kolaboratif,\u00a0dan berintegritas. Seperti yang diketahui bahwa integritas memiliki pengaruh yang besar\u00a0terhadap kepatuhan individu dalam organisasi. Integritas publik dapat digunakan sebagai\u00a0cerminan kualitas pejabat publik terhadap nilai, standar, dan aturan moral. Sikap integritas\u00a0tersebut dapat dibangun dengan didukung oleh perbaikan sistem transparansi, akuntabilitas, serta\u00a0modalitas etika publik. Akuntabilitas dan transparansi dapat dijalani dengan keterbukaan\u00a0informasi kepada pihak luar organisasi, dalam hal perpajakan misalnya, seperti legislator,\u00a0auditor, dan Wajib Pajak sendiri.<\/p>\n<p>Namun, pada faktanya di Indonesia, cukup banyak kasus suap perpajakan yang dilakukan\u00a0oleh aparat perpajakan yang bekerja sama dengan wajib pajak. Menurut Indonesia Corruption\u00a0Watch (ICW) tercatat sepanjang tahun 2005-2019 terdapat sedikitnya 13 kasus korupsi\u00a0perpajakan yang dilakukan oleh pihak pemerintah (pegawai perpajakan) dengan swasta\u00a0(pengusaha). Dari 13 kasus tersebut terdapat 24 orang pegawai pajak yang terlibat masalah atau\u00a0kasus korupsi tersebut dan dari kasus-kasus tersebut tercatat bahwa total nilai suap sejumlah\u00a0Rp160 miliar jumlah ini belum termasuk kerugian negara, yaitu berkurangnya pembayaran pajak\u00a0akibat kasus suap ini.<\/p>\n<p>Selain itu, menurut survei Global Corruption Barometer (GCB) yang dikeluarkan oleh\u00a0Transparency International Indonesia (TII) pada tahun 2017 yang diambil dari persepsi<\/p>\n<p>masyarakat mengenai lembaga terkorup di Indonesia, direktorat jenderal pajak mendapat\u00a0peringkat keempat dengan persentase 45% lembaga terkorup. Melalui data tersebut dapat\u00a0dibuktikan bahwa kasus suap di Indonesia yang melibatkan anggota di lembaga direktorat\u00a0jenderal pajak cukup banyak yang diketahui oleh masyarakat sehingga persepsi-persepsi negatif\u00a0terus bermunculan dan membuat masyarakat menjadi kurang percaya dengan DJP sehingga\u00a0membuat masyarakat menjadi tidak patuh untuk membayar pajak.<\/p>\n<p>Kasus suap ini berkaitan erat dengan tingkat kepatuhan dalam penerapan etika dan moral seorang pegawai pajak. Dalam setiap organisasi terdapat nilai-nilai yang dipegang dan dijalankan\u00a0untuk mencapai tujuan tertentu dengan efisien dan efektif. Begitupun dengan pegawai\u00a0perpajakan yang memiliki aturannya tersendiri sesuai dengan peraturan perundang-undangan,\u00a0yaitu Peraturan Menteri Keuangan Nomor 1\/PM.1\/2007 tentang Kode Etik Pegawai Direktorat\u00a0Jenderal Pajak. PMK ini membahas secara keseluruhan kode etik yang perlu dipatuhi oleh setiap\u00a0pegawai perpajakan. Dengan adanya peraturan ini mewajibkan seluruh pegawai perpajakan dapat\u00a0mematuhi peraturan tersebut dengan sebaik-baiknya.<\/p>\n<p><strong>Kesimpulan<\/strong><\/p>\n<p>Berdasarkan pemaparan di atas, dapat disimpulkan bahwa etika dan moral merupakan hal yang\u00a0sangat penting untuk dijunjung tinggi oleh setiap manusia dalam melakukan perbuatannya\u00a0karena etika dan moral merupakan kunci yang dapat diperlihatkan dari dalam diri seseorang\u00a0kepada orang lain. Begitupun dengan etika dan moral seorang pegawai pajak akan memengaruhi\u00a0kinerjanya dalam menjalankan pelayanan perpajakan. Selain itu, etika dan moral pegawai pajak\u00a0juga memengaruhi kepercayaan masyarakat dalam menjalankan kewajiban perpajakannya karena\u00a0bahwasanya setiap manusia memiliki intuisi terkait dengan baik dan buruknya sesuatu.<\/p>\n<h6><em>Penulis : <\/em><\/h6>\n<h6><em>Az Zahra Sashe Azhar<\/em><\/h6>\n<h6><em>Kayla Gitara Prahasto<\/em><\/h6>\n<h6><em>Nugraha Bayuaji W<\/em><\/h6>\n<h6><em>Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi Fiskal<\/em><\/h6>\n<h6><em>Universitas Indonesia<\/em><\/h6>\n<p><strong><em>Tahun 2021<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nawacita &#8211;\u00a0Etika dirumuskan oleh Chandler dan Plano (1982) sebagai sebuah ketentuan yang\u00a0mengatur mengenai perilaku moral tiap individu dalam organisasi. Etika memiliki kaitan yang\u00a0erat dengan administrasi, yakni menjadi nilai dasar dalam bertindak pada suatu organisasi. Etika\u00a0dalam lingkup administrasi publik digunakan sebagai standar profesionalitas dan aturan\u00a0berperilaku (Pasolong, 2007). Pada administrasi perpajakan, etika menjadi hal penting dalam\u00a0pembuatan keputusan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":123950,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[40481,19575],"tags":[759,18912,489,20350],"class_list":{"0":"post-123949","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-opini","8":"category-pendidikan","9":"tag-mahasiswa","10":"tag-opini","11":"tag-pajak","12":"tag-universitas-indonesia"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pentingnya Etika dan Moral Seorang Pegawai Pajak - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Nawacita - Etika netralitas berbicara mengenai keputusan organisasi yang memiliki posisi diatas\u00a0prinsip moral pribadi. Pada konsep ini, seor\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pentingnya Etika dan Moral Seorang Pegawai Pajak - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Nawacita - Etika netralitas berbicara mengenai keputusan organisasi yang memiliki posisi diatas\u00a0prinsip moral pribadi. Pada konsep ini, seor\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-10T23:00:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-12-11T00:52:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/2016_12_30-20_01_52_e3bd06f02961129e813980f6d14b9981_620x413_thumb.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"620\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"413\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/12\\\/11\\\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/12\\\/11\\\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\"},\"headline\":\"Pentingnya Etika dan Moral Seorang Pegawai Pajak\",\"datePublished\":\"2021-12-10T23:00:55+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-11T00:52:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/12\\\/11\\\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\\\/\"},\"wordCount\":813,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/12\\\/11\\\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/12\\\/2016_12_30-20_01_52_e3bd06f02961129e813980f6d14b9981_620x413_thumb.jpg\",\"keywords\":[\"mahasiswa\",\"Opini\",\"Pajak\",\"Universitas Indonesia\"],\"articleSection\":[\"OPINI\",\"Pendidikan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/12\\\/11\\\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/12\\\/11\\\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/12\\\/11\\\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\\\/\",\"name\":\"Pentingnya Etika dan Moral Seorang Pegawai Pajak - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/12\\\/11\\\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/12\\\/11\\\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/12\\\/2016_12_30-20_01_52_e3bd06f02961129e813980f6d14b9981_620x413_thumb.jpg\",\"datePublished\":\"2021-12-10T23:00:55+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-11T00:52:28+00:00\",\"description\":\"Nawacita - Etika netralitas berbicara mengenai keputusan organisasi yang memiliki posisi diatas\u00a0prinsip moral pribadi. Pada konsep ini, seor\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/12\\\/11\\\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/12\\\/11\\\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/12\\\/11\\\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/12\\\/2016_12_30-20_01_52_e3bd06f02961129e813980f6d14b9981_620x413_thumb.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/12\\\/2016_12_30-20_01_52_e3bd06f02961129e813980f6d14b9981_620x413_thumb.jpg\",\"width\":620,\"height\":413,\"caption\":\"Ilustrasi\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/12\\\/11\\\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pentingnya Etika dan Moral Seorang Pegawai Pajak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\",\"name\":\"redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"redaksi\"},\"sameAs\":[\"nawacitaportal\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pentingnya Etika dan Moral Seorang Pegawai Pajak - Nawacita","description":"Nawacita - Etika netralitas berbicara mengenai keputusan organisasi yang memiliki posisi diatas\u00a0prinsip moral pribadi. Pada konsep ini, seor","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pentingnya Etika dan Moral Seorang Pegawai Pajak - Nawacita","og_description":"Nawacita - Etika netralitas berbicara mengenai keputusan organisasi yang memiliki posisi diatas\u00a0prinsip moral pribadi. Pada konsep ini, seor","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2021-12-10T23:00:55+00:00","article_modified_time":"2021-12-11T00:52:28+00:00","og_image":[{"width":620,"height":413,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/2016_12_30-20_01_52_e3bd06f02961129e813980f6d14b9981_620x413_thumb.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"redaksi","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/"},"author":{"name":"redaksi","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57"},"headline":"Pentingnya Etika dan Moral Seorang Pegawai Pajak","datePublished":"2021-12-10T23:00:55+00:00","dateModified":"2021-12-11T00:52:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/"},"wordCount":813,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/2016_12_30-20_01_52_e3bd06f02961129e813980f6d14b9981_620x413_thumb.jpg","keywords":["mahasiswa","Opini","Pajak","Universitas Indonesia"],"articleSection":["OPINI","Pendidikan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/","name":"Pentingnya Etika dan Moral Seorang Pegawai Pajak - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/2016_12_30-20_01_52_e3bd06f02961129e813980f6d14b9981_620x413_thumb.jpg","datePublished":"2021-12-10T23:00:55+00:00","dateModified":"2021-12-11T00:52:28+00:00","description":"Nawacita - Etika netralitas berbicara mengenai keputusan organisasi yang memiliki posisi diatas\u00a0prinsip moral pribadi. Pada konsep ini, seor","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/2016_12_30-20_01_52_e3bd06f02961129e813980f6d14b9981_620x413_thumb.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/2016_12_30-20_01_52_e3bd06f02961129e813980f6d14b9981_620x413_thumb.jpg","width":620,"height":413,"caption":"Ilustrasi"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/12\/11\/pentingnya-etika-dan-moral-seorang-pegawai-pajak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pentingnya Etika dan Moral Seorang Pegawai Pajak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57","name":"redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","caption":"redaksi"},"sameAs":["nawacitaportal","https:\/\/x.com\/nawacit4"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/2016_12_30-20_01_52_e3bd06f02961129e813980f6d14b9981_620x413_thumb.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123949","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=123949"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123949\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/123950"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=123949"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=123949"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=123949"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}