{"id":120841,"date":"2021-10-17T19:50:02","date_gmt":"2021-10-17T12:50:02","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=120841"},"modified":"2021-10-17T19:50:02","modified_gmt":"2021-10-17T12:50:02","slug":"soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/","title":{"rendered":"Soal Muktamar NU, KH Asep Saifuddin Chalim Beda Pendapat Dengan PWNU Jatim"},"content":{"rendered":"<p><strong>Surabaya, Nawacita<\/strong> &#8211; Seperti sudah diprediksi sebelumnya, keputusan PWNU Jatim mendukung duet kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yakni KH Miftakhul Achyar (Rais A\u2019am PBNU) dan KH Yahya Staquf Cholil (Ketum PBNU) ternyata mendapat penolakan dari sejumlah kiai pengasuh pondok pesantren di Jatim.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"4\">KH Asep Saifuddin Chalim pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Pacet Mojokerto membenarkan kalau dirinya ada yang mendorong untuk maju di Muktamar NU di Lampung mendatang. Namun dia masih berat untuk meninggalkan pondok pesantren yang diasuh.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"5\">\u201cSaya akan mendukung yang lain, tidak Gus Yahya tetapi kandidat yang lain. Cuman kalau saya sendiri yang maju, saya berat meninggalkan pondok pesantren saya. Tidak Gus Yahya, ada calon lain yang akan kita dukung karena akan mampu membawa citra NU, wibawa NU, kredibilitas NU maupun kemampuan NU menjadi lebih baik,\u201d terang Kiai Asep saat dikonfirmasi Minggu (17\/10\/2021).<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"6\">Menurut Kiai Asep, pencalonan Gus Yahya mendapat penolakan dari sejumlah kiai karena mendapat stigma kurang baik yakni temannya Yahudi. Bahkan orang NU itu punya syair, \u201cJangan tanya tentang seseorang, tanya siapa temannya. Maka sesungguhnya teman itu dengan bisanya berteman karena ada kecocokan (persamaan)\u201d.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"7\">\u201cMakanya harus hati-hati, semua pesantren NU hafal syair itu. La Tas\u2019al \u2018Anil Mar\u2019i Wasal Qorinahu, Fainnal Qorina Bilmuqoronati Yaqtadi,\u201d tegas kiai asli Jawa Barat ini.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"8\">Kalau bukan Gus Yahya, lantas siapa calon ketum PBNU yang berpotensi besar menang di Muktamar NU mendatang? Dengan santai KH Asep Saifuddin Chalim menyatakan, bahwa beliau itu bukan dari Jawa Timur. \u201cNanti NU akan berwibawa kalau dia yang memimpin. Bahkan menurut saya nanti beliau yang akan menang,\u201d ungkapnya dengan penuh optimis.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"9\">Ditambahkan, KH Said Agil Siraj sesungguhnya masih bisa dijadikan calon alternatif pada Muktamar NU mendatang, seperti naik jabatan menjadi Rais \u2018Aam PBNU. \u201cBeliau itu pinter lho, kalau bicara keilmuan dibanding calon-calon yang lain, Kiai Said Agil lebih pintar, beliau itu Doktor Ummul Quro dan Tasawuf,\u201d jelas Kiai Asep.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"10\">Menyangkut regenerasi pemimpin di NU maupun badan otonom NU, KH Asep Saifuddin Chalim memiliki pendapat tersendiri, bahwa regenerasi itu harus disesuaikan dengan waktu dan kebutuhan yang tepat.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"11\">\u201cRegenerasi itu jangan dipaksakan, kalau regenerasinya bermasalah bagaimana, masak dipaksakan. Ya pada saatnya harus tapi bukan pada saat yang tidak tepat. Kalau kader generasi muda itu belum representatif ya jangan dipaksanakan, justru nanti kita tertipu oleh orang lain,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"12\">Kiai Asep mengaku belum kenal dengan Gus Yahya termasuk belum tahu mukanya. Bahkan kalau ada orangnya namun tidak ada orang mengenalkan atau dikenalkan pasti saya tidak tahu. Termasuk ada yang bilang Gus Yahya itu kakaknya Menteri Agama.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"13\">\u201cDengan Menteri Agama lho saya juga tidak tahu. Kalau saya tidak tahu ya tidak tahu betul bukan mengada-ada,\u201d dalih kiai yang juga Ketum PP PERGUNU ini.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"14\">Ia mengaku menyesal sekali kenapa Gus Yahya Staquf diisukan sebagai temannya Yahudi Israel. Tapi karena benar beliau pernah kesana maka hal itu tidak bisa terbantahkan.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"15\">\u201cKiai Said Agil itu pernah mengatakan saya pernah diundang kesana (Israel,red) tapi saya tidak mau datang karena Kiai Said tahu mereka itu Yahudi. Lha Yahya Staquf kok mau, itu lho padahal syair tadi sudah jelas melarang,\u201d ungkap Kiai Asep.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"16\">Bagaimana jika Gus Yahya meniru langkah Gus Dur yang pernah menghadiri undangan PM Israil Simon Perez.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"17\">\u201cJelas berbeda, kalau Gus Dur itu sejajar. Orang akan mengatakan ketika Gus Dur ketemu dengan tokoh Yahudi, maka siapa yang dipengaruhi dan mempengaruhi itu tidak akan mau dipengaruhi. Tapi kalau Yahya Staquf belum sejajar dengan Benjamin Netayahu. Makanya harus hati-hati dalam melangkah,\u201d ingat Kiai Asep<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"18\">Ia meyakini syair yang sudah populer di kalangan pesantren itu sudah jelas memberikan warning (peringatan), sehingga harusnya kita tidak berani melanggar.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"19\">\u201cMungkin PWNU Jatim lupa atau tidak baca syair La Tas\u2019al \u2018Anil Mar\u2019i Was\u2019al Qorinahu, Fainnal Qorina Bilmuqoronati Yaqtadi,\u201d kelakar kiai dermawan ini.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"20\">Renegerasi di Muslimat NU itu Belum Saatnya<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"21\">Yang menarik, KH Asep Saifuddin Chalim juga menyatakan bahwa regenerasi kepemimpinan di Muslimat NU untuk saat ini bukan waktu yang tepat, sehingga harus menunggu dan dipersiapkan betul dengan baik.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"22\">\u201cKalau hanya sekedar regenerasi itu berbahaya sekali. Kalau hanya dilihat dari sisi managerial, saya kira siapa saja bisa bisa dengan mudah menggantikan. Tapi dari sisi konotasi marwah dan kepercayaan orang tidak bisa asal-asalan,\u201d pungkas Kiai Asep Saifudin Chalim (tis).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surabaya, Nawacita &#8211; Seperti sudah diprediksi sebelumnya, keputusan PWNU Jatim mendukung duet kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yakni KH Miftakhul Achyar (Rais A\u2019am PBNU) dan KH Yahya Staquf Cholil (Ketum PBNU) ternyata mendapat penolakan dari sejumlah kiai pengasuh pondok pesantren di Jatim. KH Asep Saifuddin Chalim pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Pacet Mojokerto membenarkan kalau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":120842,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9595],"tags":[173,1428],"class_list":{"0":"post-120841","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-partai-politik","8":"tag-jatim","9":"tag-pbnu"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Soal Muktamar NU, KH Asep Saifuddin Chalim Beda Pendapat Dengan PWNU Jatim - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"PBNU yakni KH Miftakhul Achyar (Rais A\u2019am PBNU) dan KH Yahya Staquf Cholil\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Soal Muktamar NU, KH Asep Saifuddin Chalim Beda Pendapat Dengan PWNU Jatim - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PBNU yakni KH Miftakhul Achyar (Rais A\u2019am PBNU) dan KH Yahya Staquf Cholil\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-10-17T12:50:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/0258D1D3-4350-44E5-87CA-5830FF530AB6.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"905\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"613\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/17\\\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/17\\\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\"},\"headline\":\"Soal Muktamar NU, KH Asep Saifuddin Chalim Beda Pendapat Dengan PWNU Jatim\",\"datePublished\":\"2021-10-17T12:50:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/17\\\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\\\/\"},\"wordCount\":691,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/17\\\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/0258D1D3-4350-44E5-87CA-5830FF530AB6.jpeg\",\"keywords\":[\"jatim\",\"pbnu\"],\"articleSection\":[\"PARTAI POLITIK\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/17\\\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/17\\\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/17\\\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\\\/\",\"name\":\"Soal Muktamar NU, KH Asep Saifuddin Chalim Beda Pendapat Dengan PWNU Jatim - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/17\\\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/17\\\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/0258D1D3-4350-44E5-87CA-5830FF530AB6.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-10-17T12:50:02+00:00\",\"description\":\"PBNU yakni KH Miftakhul Achyar (Rais A\u2019am PBNU) dan KH Yahya Staquf Cholil\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/17\\\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/17\\\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/17\\\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/0258D1D3-4350-44E5-87CA-5830FF530AB6.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/0258D1D3-4350-44E5-87CA-5830FF530AB6.jpeg\",\"width\":905,\"height\":613},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/17\\\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Soal Muktamar NU, KH Asep Saifuddin Chalim Beda Pendapat Dengan PWNU Jatim\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\",\"name\":\"redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"redaksi\"},\"sameAs\":[\"nawacitaportal\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Soal Muktamar NU, KH Asep Saifuddin Chalim Beda Pendapat Dengan PWNU Jatim - Nawacita","description":"PBNU yakni KH Miftakhul Achyar (Rais A\u2019am PBNU) dan KH Yahya Staquf Cholil","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Soal Muktamar NU, KH Asep Saifuddin Chalim Beda Pendapat Dengan PWNU Jatim - Nawacita","og_description":"PBNU yakni KH Miftakhul Achyar (Rais A\u2019am PBNU) dan KH Yahya Staquf Cholil","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2021-10-17T12:50:02+00:00","og_image":[{"width":905,"height":613,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/0258D1D3-4350-44E5-87CA-5830FF530AB6.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/"},"author":{"name":"redaksi","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57"},"headline":"Soal Muktamar NU, KH Asep Saifuddin Chalim Beda Pendapat Dengan PWNU Jatim","datePublished":"2021-10-17T12:50:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/"},"wordCount":691,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/0258D1D3-4350-44E5-87CA-5830FF530AB6.jpeg","keywords":["jatim","pbnu"],"articleSection":["PARTAI POLITIK"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/","name":"Soal Muktamar NU, KH Asep Saifuddin Chalim Beda Pendapat Dengan PWNU Jatim - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/0258D1D3-4350-44E5-87CA-5830FF530AB6.jpeg","datePublished":"2021-10-17T12:50:02+00:00","description":"PBNU yakni KH Miftakhul Achyar (Rais A\u2019am PBNU) dan KH Yahya Staquf Cholil","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/0258D1D3-4350-44E5-87CA-5830FF530AB6.jpeg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/0258D1D3-4350-44E5-87CA-5830FF530AB6.jpeg","width":905,"height":613},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/10\/17\/soal-muktamar-nu-kh-asep-saifuddin-chalim-beda-pendapat-dengan-pwnu-jatim\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Soal Muktamar NU, KH Asep Saifuddin Chalim Beda Pendapat Dengan PWNU Jatim"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57","name":"redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","caption":"redaksi"},"sameAs":["nawacitaportal","https:\/\/x.com\/nawacit4"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/0258D1D3-4350-44E5-87CA-5830FF530AB6.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120841","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=120841"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120841\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/120842"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=120841"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=120841"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=120841"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}