{"id":114248,"date":"2021-05-24T15:37:43","date_gmt":"2021-05-24T08:37:43","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=114248"},"modified":"2021-05-24T15:37:43","modified_gmt":"2021-05-24T08:37:43","slug":"petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/","title":{"rendered":"Petani Beralih Tanam Pepaya, Komoditas Ketiga Setelah Pisang dan Jeruk"},"content":{"rendered":"<div class=\" deduktif-paragraph text-justify\">\n<p class=\"first-paragraph-bottom-zero\"><strong>Bojonegoro, Nawacita<\/strong> &#8211; Pepaya menjadi komoditas produksi buah tertinggi ketiga setelah pisang dan jeruk. Jumlah panen tahun lalu mencapai 3.721,80 kuintal. Penanaman tidak membutuhkan banyak air dan potensi pasar menjanjikan menjadi alasan masyarakat memilih tanam pepaya. Beberapa petani palawija pun mulai beralih menanam buah memiliki kandungan vitamin A ini. Pasokan pepaya dari dalam daerah masih minim. Sementara, daya beli buah memiliki daging merah atau oranye ini menjanjikan.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"text-justify\">\n<p>Wasirun petani pepaya di Dusun Bacem, Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, menjelaskan, pepaya menjadi komoditas yang menggiurkan. Penanaman tidak membutuhkan banyak pasokan air menjadi alasan memulai investasi pepaya di beberapa wilayah Bojonegoro. Wasirun pun telah menebar menanam pepaya di sejumlah daerah. Meliputi Dusun Ngengo, Dusun Mboti, Dusun Ngrancang Kecamatan Tambakrejo. \u201cSudah mempekerjakan orang di masingmasing dusun,\u201d jelasnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"text-justify\">\n<p>Pangsa pasar pepaya di Bojonegoro cukup menjanjikan. Hal itulah yang mendorong Wasirun beralih menanam pepaya. Saat ini, dirinya sudah menanam 7.000 pohon pepaya. Hasil produksinya mulai 3 kuintal sampai 5 kuintal. Bisa panen dua kali dalam seminggu. \u201cSiklus panen pepaya semakin lama semakin menyusut,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Hal sama dilakukan Solikin, petani asal Desa Ketileng, Kecamatan Malo. Solikin mulai menanam pepaya karena melihat potensi pasar di sekitar wilayahnya cukup menjanjikan. Menurutnya, pepaya yang dijual di kecamatan wilayah tempat tinggalnya, ternyata disuplai dari Kabupaten Tuban. \u201cMelihat hal itu saya jadi tertarik, karena belum ada yang menanam,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Saat ini, Solikin telah menanam sekitar 200 pohon pepaya di ladangnya. Pepaya yang ditanamnya jenis kalifornia. Jenis buah memiliki isi butiran hitam itu dinilai lebih tahan busuk dari pepaya biasa. Apalagi, lahan di Kecamatan Malo juga mendukung menanam pepaya. Tidak membutuhkan banyak air dan panennya stimulan. Bisa dipanen berkali-kali. \u201cKemarin sudah ada pedagang yang pesan, kalau sudah panen akan dibeli,\u201d ujar Solikin.<\/p>\n<p>Solikin mengakui sebelumnya areal ladangnya digunakan menanam jagung, ketela, dan kacang-kacangan. Namun, mengetahui potensi pepaya, akhirnya beralih menanam buah memiliki kulit tipis ini. Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bojonegoro Imam Nurhamid menjelaskan, produksi pepaya menjadi nomor tiga setelah pisang dan dan jeruk. Berdasar data yang dimilikinya tahun lalu, jumlah panen mencapai 3.721,80 kuintal. \u201cUntuk bulan-bulan ini belum ada rekapan hasil produksi pepaya,\u201d ujarnya ditemui Jumat (21\/5) lalu.<\/p>\n<p>Menurut Imam, DPKP setempat terus mendorong adanya perkembangan penanaman buah-buahan menjadi komoditas andalan di Bojonegoro. Sehingga Kota Ledre tidak hanya mengandalkan satu komoditas pertanian. Minat masyarakat terhadap pepaya karena tidak membutuhkan banyak air. Kebanyakan tersebar di wilayah barat dan timur. \u201cYang perlu diwaspadai adalah hama akan menyerang buah,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p><em>Sumber : Radar<\/em><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bojonegoro, Nawacita &#8211; Pepaya menjadi komoditas produksi buah tertinggi ketiga setelah pisang dan jeruk. Jumlah panen tahun lalu mencapai 3.721,80 kuintal. Penanaman tidak membutuhkan banyak air dan potensi pasar menjanjikan menjadi alasan masyarakat memilih tanam pepaya. Beberapa petani palawija pun mulai beralih menanam buah memiliki kandungan vitamin A ini. Pasokan pepaya dari dalam daerah masih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":114249,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[39532,3581],"class_list":{"0":"post-114248","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-daerah","8":"tag-pepaya","9":"tag-petani"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Petani Beralih Tanam Pepaya, Komoditas Ketiga Setelah Pisang dan Jeruk - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Petani palawija pun mulai beralih menanam buah memiliki kandungan vitamin A ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Petani Beralih Tanam Pepaya, Komoditas Ketiga Setelah Pisang dan Jeruk - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Petani palawija pun mulai beralih menanam buah memiliki kandungan vitamin A ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-05-24T08:37:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/panen-buah-pepaya-di-kebun-milik-syamsul-53_20180804_172233.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"393\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/24\\\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/24\\\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\"},\"headline\":\"Petani Beralih Tanam Pepaya, Komoditas Ketiga Setelah Pisang dan Jeruk\",\"datePublished\":\"2021-05-24T08:37:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/24\\\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\\\/\"},\"wordCount\":414,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/24\\\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/05\\\/panen-buah-pepaya-di-kebun-milik-syamsul-53_20180804_172233.jpg\",\"keywords\":[\"Pepaya\",\"petani\"],\"articleSection\":[\"DAERAH\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/24\\\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/24\\\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/24\\\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\\\/\",\"name\":\"Petani Beralih Tanam Pepaya, Komoditas Ketiga Setelah Pisang dan Jeruk - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/24\\\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/24\\\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/05\\\/panen-buah-pepaya-di-kebun-milik-syamsul-53_20180804_172233.jpg\",\"datePublished\":\"2021-05-24T08:37:43+00:00\",\"description\":\"Petani palawija pun mulai beralih menanam buah memiliki kandungan vitamin A ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/24\\\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/24\\\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/24\\\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/05\\\/panen-buah-pepaya-di-kebun-milik-syamsul-53_20180804_172233.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/05\\\/panen-buah-pepaya-di-kebun-milik-syamsul-53_20180804_172233.jpg\",\"width\":700,\"height\":393,\"caption\":\"Ilustrasi\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/24\\\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Petani Beralih Tanam Pepaya, Komoditas Ketiga Setelah Pisang dan Jeruk\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\",\"name\":\"redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"redaksi\"},\"sameAs\":[\"nawacitaportal\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Petani Beralih Tanam Pepaya, Komoditas Ketiga Setelah Pisang dan Jeruk - Nawacita","description":"Petani palawija pun mulai beralih menanam buah memiliki kandungan vitamin A ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Petani Beralih Tanam Pepaya, Komoditas Ketiga Setelah Pisang dan Jeruk - Nawacita","og_description":"Petani palawija pun mulai beralih menanam buah memiliki kandungan vitamin A ini.","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2021-05-24T08:37:43+00:00","og_image":[{"width":700,"height":393,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/panen-buah-pepaya-di-kebun-milik-syamsul-53_20180804_172233.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"redaksi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/"},"author":{"name":"redaksi","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57"},"headline":"Petani Beralih Tanam Pepaya, Komoditas Ketiga Setelah Pisang dan Jeruk","datePublished":"2021-05-24T08:37:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/"},"wordCount":414,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/panen-buah-pepaya-di-kebun-milik-syamsul-53_20180804_172233.jpg","keywords":["Pepaya","petani"],"articleSection":["DAERAH"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/","name":"Petani Beralih Tanam Pepaya, Komoditas Ketiga Setelah Pisang dan Jeruk - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/panen-buah-pepaya-di-kebun-milik-syamsul-53_20180804_172233.jpg","datePublished":"2021-05-24T08:37:43+00:00","description":"Petani palawija pun mulai beralih menanam buah memiliki kandungan vitamin A ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/panen-buah-pepaya-di-kebun-milik-syamsul-53_20180804_172233.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/panen-buah-pepaya-di-kebun-milik-syamsul-53_20180804_172233.jpg","width":700,"height":393,"caption":"Ilustrasi"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/24\/petani-beralih-tanam-pepaya-komoditas-ketiga-setelah-pisang-dan-jeruk\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Petani Beralih Tanam Pepaya, Komoditas Ketiga Setelah Pisang dan Jeruk"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57","name":"redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","caption":"redaksi"},"sameAs":["nawacitaportal","https:\/\/x.com\/nawacit4"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/panen-buah-pepaya-di-kebun-milik-syamsul-53_20180804_172233.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114248","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=114248"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114248\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/114249"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=114248"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=114248"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=114248"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}