{"id":114061,"date":"2021-05-21T16:37:16","date_gmt":"2021-05-21T09:37:16","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=114061"},"modified":"2021-05-21T16:37:31","modified_gmt":"2021-05-21T09:37:31","slug":"mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/","title":{"rendered":"Mengapa teh di Jawa Barat tawar dan di Jawa Tengah manis? Dan bagaimana dengan rasa teh orang Minang?"},"content":{"rendered":"<p><strong>Nawacita<\/strong> &#8211; SORE itu, ibu-ibu Nogotirto sudah berkumpul. Pakaian mereka necis. Harum semerbak parfumnya memenuhi ruang tamu. Mereka bersepuluh. Harus tunggu separuh lagi agar arisannya bisa dimulai.<\/p>\n<p>\u201cIni kurang gulanya,\u00a0<em>ndak\u00a0<\/em>nanti disangka\u00a0<em>adoh seko\u00a0<\/em>Madukismo (nanti disangka jauh dari Madukismo,\u00a0<em>red<\/em>),\u201d ujar Sinta Heristyarini, si empunya rumah. Dia masih berkutat di dapur bersama putrinya menyiapkan 20 gelas teh manis hangat. Sebelumnya, gelas-gelas itu sudah diisi satu sendok makan gula pasir.<\/p>\n<p>\u201cKalau di sini (Yogyakarta,\u00a0<em>red.<\/em>) harus manis,\u201d katanya lagi.<\/p>\n<p>Mandukismo yang dimaksud Sinta adalah pabrik gula di Kasihan, Bantul. Letaknya sebelas kilometer ke selatan dari Kelurahan Nogotirto, di mana arisan itu berlangsung.<\/p>\n<p>Ungkapan \u201cjauh dari Madukismo\u201d memang lazim diucapkan masyarakat sekitar untuk suguhan yang kurang manis. Namun, bagi masyarakat ungkapan ini dianggap sebagai sindiran. Maka, Sinta pun mengaduk satu sendok makan gula pasir lagi di setiap gelas belimbing teh hangat itu.<\/p>\n<p>Keberadaan pabrik gula sedikit banyak mempengaruhi kesukaan\u00a0<em>wong\u00a0<\/em>Jawa pada rasa manis. Tapi sebelumnya didahului sistem tanam paksa di Jawa pada 1830. Gubernur Jenderal Van der Bosch memberlakukan tanam paksa karena Belanda menghadai masalah keuangan akibat Perang Diponegoro. Untuk mengatasi dana yang menipis, Jawa Barat diwajibkan menanam kopi. Sementara Jawa Tengah dan Jawa Timur menanam tebu. Sekitar 70 persen tanah pertanian diubah menjadi ladang tebu yang berdampak bencana kelaparan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.<\/p>\n<p>Murdijati Gardjito, profesor dan peneliti di Pusat Kajian Makanan Tradisional Pusat Studi Pangan dan Gizi Universitas Gajah Mada, menjelaskan apa yang terjadi di masa lalu itu mengakibatkan perbedaan kebiasaan dalam mengkonsumsi teh antardaerah di Jawa. Pada abad 19, di daerah Priangan ditanam perkebunan teh hingga maju. Namun, Kompeni menipu rakyat Priangan. Mereka mengekspor teh berkualitas baik. Sementara pribumi hanya disisakan gagang teh untuk dikonsumsi.<\/p>\n<p>\u201cYa, mereka akhirnya tahunya teh seperti itu. Gagang teh dikasih air panas. Ya, sudah itu teh. Teh di sana (Jabar,\u00a0<em>red.<\/em>) makanya tawar,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Sebaliknya, orang Belanda kemudian menyadari, lahan di Jawa Tengah dan Jawa Timur baik untuk padi dan tebu. Setelah memerintahkan penanaman tebu, pabrik gula pun banyak didirikan.<\/p>\n<p>\u201cSehingga orang Jateng dan Jatim itu kenal gula lebih baik daripada orang Jabar,\u201d kata Murdijati.<\/p>\n<p>Namun, di balik itu, sesungguhnya tingkat kemampuan indra pencecap merasakan sesuatu juga bersifat alamiah. Murdijati menjabarkan, ada yang disebut\u00a0<em>sensory threshold<\/em>\u00a0atau ambang batas indra pencecap yang dimiliki manusia. Dalam hal ini, orang Jawa Tengah memiliki\u00a0<em>threshold<\/em>\u00a0terhadap rasa manis yang lebih tinggi. Mereka sanggup merasakan manis pada konsentrasi gula yang lebih tinggi dibandingkan, misalnya orang Jawa Barat dan Jawa Timur. Adapun orang Jawa Timur memiliki\u00a0<em>threshold<\/em>\u00a0terhadap garam yang tinggi. Maka, masakannya pun cenderung asin.<\/p>\n<p>\u201cIni soal fisiologi, terbentuknya indra. Selain karena gen,\u00a0<em>threshold<\/em>\u00a0ini kemudian bisa dibentuk karena lingkungan tadi,\u201d lanjut Murdijati<strong>.<\/strong><\/p>\n<div id=\"pageBreak3\" class=\"page-break\" data-page=\"3\"><\/div>\n<p>Uswatun Hasanah, Dede R. Adawiyah, dan Budi Nurtama, peneliti dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor mencoba mempelajari pengaruh perbedaan kultur asal dan gender terhadap penerimaan dan ambang deteksi rasa manis. Mereka menggunakan responden sebanyak 90 orang mahasiswa baru (tingkat satu) IPB dari etnis Minang (Sumatera Barat), Jawa (Jawa Tengah) dan Nusa Tenggara, yang direkrut melalui Organisasi Mahasiswa Daerah.<\/p>\n<p>Kesimpulan penelitian agak berbeda. Responden suku Minang memberikan rata-rata skor penilaian tertinggi pada teh dengan konsentrasi gula 12.5%. Sedangkan responden dari Nusa Tenggara dan Jawa memberikan rata-rata skor penilaian tertinggi pada teh dengan konsentrasi gula 10%. Setelah mencapai skor maksimum, grafik skor kesukaan suku Minang dan Nusa Tenggara masih cenderung tinggi pada kisaran 7 (agak suka), sedangkan grafik skor kesukaan suku Jawa cenderung menurun ke kisaran skor 6 (sedikit suka). Dengan demikian, dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa responden dari Sumatera Barat (Minang) memiliki preferensi intensitas rasa manis yang lebih tinggi daripada responden dari Jawa Tengah dan Nusa Tenggara.<\/p>\n<p>\u201cHasil penelitian ini berlawanan dengan anggapan yang sekarang dianut oleh masyarakat luas yaitu meyakini bahwa orang yang berasal dari suku Jawa (Jawa Tengah) memiliki preferensi intensitas rasa manis lebih tinggi dari suku lainnya,\u201d demikian laporan penelitian berjudul \u201cPreferensi dan Ambang Deteksi Rasa Manis dan Pahit: Pendekatan Multikultural dan Gender\u201d yang dimuat dalam\u00a0<em>Jurnal Mutu Pangan,\u00a0<\/em>Volume 1 edisi 1 April 2014.<\/p>\n<p>Indonesia merupakan negara multikultural. Masing-masing suku atau etnis memiliki kebiasaan makan dan preferensi rasa manis yang berbeda pada makanan yang dikonsumsinya. \u201cKalau saya di rumah aslinya tidak suka terlalu manis. Satu sendok saja cukup. Tapi kalau suguhan\u00a0<em>mesti\u00a0<\/em>manis,\u201d kata Sinta sebelum mengantar senampan teh manis hangat ke ruang tamu.<\/p>\n<div id=\"Historia_PushAd\" data-google-query-id=\"CP2r8oC82vACFacDtwAdSVUPrQ\">Sumber : Historia<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nawacita &#8211; SORE itu, ibu-ibu Nogotirto sudah berkumpul. Pakaian mereka necis. Harum semerbak parfumnya memenuhi ruang tamu. Mereka bersepuluh. Harus tunggu separuh lagi agar arisannya bisa dimulai. \u201cIni kurang gulanya,\u00a0ndak\u00a0nanti disangka\u00a0adoh seko\u00a0Madukismo (nanti disangka jauh dari Madukismo,\u00a0red),\u201d ujar Sinta Heristyarini, si empunya rumah. Dia masih berkutat di dapur bersama putrinya menyiapkan 20 gelas teh manis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":71555,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[21530,39519,31040],"class_list":{"0":"post-114061","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-daerah","8":"tag-manis","9":"tag-tawar","10":"tag-teh"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengapa teh di Jawa Barat tawar dan di Jawa Tengah manis? Dan bagaimana dengan rasa teh orang Minang? - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"teh manis hangat. Sebelumnya, gelas-gelas itu sudah diisi satu sendok makan gula pasir.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa teh di Jawa Barat tawar dan di Jawa Tengah manis? Dan bagaimana dengan rasa teh orang Minang? - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"teh manis hangat. Sebelumnya, gelas-gelas itu sudah diisi satu sendok makan gula pasir.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-05-21T09:37:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-05-21T09:37:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/manfaat-teh-untuk-kesehatan-doktersehat.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"638\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"430\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/21\\\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/21\\\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\"},\"headline\":\"Mengapa teh di Jawa Barat tawar dan di Jawa Tengah manis? Dan bagaimana dengan rasa teh orang Minang?\",\"datePublished\":\"2021-05-21T09:37:16+00:00\",\"dateModified\":\"2021-05-21T09:37:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/21\\\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\\\/\"},\"wordCount\":719,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/21\\\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/09\\\/manfaat-teh-untuk-kesehatan-doktersehat.jpg\",\"keywords\":[\"Manis\",\"tawar\",\"Teh\"],\"articleSection\":[\"DAERAH\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/21\\\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/21\\\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/21\\\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\\\/\",\"name\":\"Mengapa teh di Jawa Barat tawar dan di Jawa Tengah manis? Dan bagaimana dengan rasa teh orang Minang? - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/21\\\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/21\\\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/09\\\/manfaat-teh-untuk-kesehatan-doktersehat.jpg\",\"datePublished\":\"2021-05-21T09:37:16+00:00\",\"dateModified\":\"2021-05-21T09:37:31+00:00\",\"description\":\"teh manis hangat. Sebelumnya, gelas-gelas itu sudah diisi satu sendok makan gula pasir.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/21\\\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/21\\\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/21\\\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/09\\\/manfaat-teh-untuk-kesehatan-doktersehat.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/09\\\/manfaat-teh-untuk-kesehatan-doktersehat.jpg\",\"width\":638,\"height\":430,\"caption\":\"Manfaat Minum Teh Bisa Tingkatkan Fungsi Otak.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/05\\\/21\\\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengapa teh di Jawa Barat tawar dan di Jawa Tengah manis? Dan bagaimana dengan rasa teh orang Minang?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\",\"name\":\"redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"redaksi\"},\"sameAs\":[\"nawacitaportal\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa teh di Jawa Barat tawar dan di Jawa Tengah manis? Dan bagaimana dengan rasa teh orang Minang? - Nawacita","description":"teh manis hangat. Sebelumnya, gelas-gelas itu sudah diisi satu sendok makan gula pasir.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengapa teh di Jawa Barat tawar dan di Jawa Tengah manis? Dan bagaimana dengan rasa teh orang Minang? - Nawacita","og_description":"teh manis hangat. Sebelumnya, gelas-gelas itu sudah diisi satu sendok makan gula pasir.","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2021-05-21T09:37:16+00:00","article_modified_time":"2021-05-21T09:37:31+00:00","og_image":[{"width":638,"height":430,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/manfaat-teh-untuk-kesehatan-doktersehat.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"redaksi","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/"},"author":{"name":"redaksi","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57"},"headline":"Mengapa teh di Jawa Barat tawar dan di Jawa Tengah manis? Dan bagaimana dengan rasa teh orang Minang?","datePublished":"2021-05-21T09:37:16+00:00","dateModified":"2021-05-21T09:37:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/"},"wordCount":719,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/manfaat-teh-untuk-kesehatan-doktersehat.jpg","keywords":["Manis","tawar","Teh"],"articleSection":["DAERAH"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/","name":"Mengapa teh di Jawa Barat tawar dan di Jawa Tengah manis? Dan bagaimana dengan rasa teh orang Minang? - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/manfaat-teh-untuk-kesehatan-doktersehat.jpg","datePublished":"2021-05-21T09:37:16+00:00","dateModified":"2021-05-21T09:37:31+00:00","description":"teh manis hangat. Sebelumnya, gelas-gelas itu sudah diisi satu sendok makan gula pasir.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/manfaat-teh-untuk-kesehatan-doktersehat.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/manfaat-teh-untuk-kesehatan-doktersehat.jpg","width":638,"height":430,"caption":"Manfaat Minum Teh Bisa Tingkatkan Fungsi Otak."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/05\/21\/mengapa-teh-di-jawa-barat-tawar-dan-di-jawa-tengah-manis-dan-bagaimana-dengan-rasa-teh-orang-minang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengapa teh di Jawa Barat tawar dan di Jawa Tengah manis? Dan bagaimana dengan rasa teh orang Minang?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57","name":"redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","caption":"redaksi"},"sameAs":["nawacitaportal","https:\/\/x.com\/nawacit4"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/manfaat-teh-untuk-kesehatan-doktersehat.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114061","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=114061"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114061\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/71555"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=114061"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=114061"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=114061"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}