{"id":108915,"date":"2021-02-24T08:40:51","date_gmt":"2021-02-24T01:40:51","guid":{"rendered":"http:\/\/nawacita.co\/?p=108915"},"modified":"2021-02-24T08:40:51","modified_gmt":"2021-02-24T01:40:51","slug":"semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/","title":{"rendered":"Semsar Siahaan, Seniman yang Dianiaya Orde Baru"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/nawacita.co\"><strong>Jakarta | Nawacita<\/strong><\/a> &#8211; Ratna Sarumpaet lagi-lagi bikin heboh sepekan belakangan. Selesai soal mobilnya yang parkir liar, kini ramai perihal pembohongan publik. Ratna mengaku dianiaya oleh tiga orang pria tak dikenal saat berada di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Desas-desus ini langsung menyebar cepat dan jadi isu politik yang panas.<\/p>\n<p>Nyatanya, Ratna ketahuan berbohong setelah polisi melakukan pengusutan. Pengakuan mengejutkan terkuak saat konferensi pers: wajah Ratna yang bonyok akibat operasi plastik sedot lemak. Dia pun meminta maaf atas kegaduhan yang sempat timbul. Kabar terbaru menyebutkan Ratna telah menjadi tahanan Polda Metro Jaya dengan tuduhan menyebarkan berita palsu (hoaks).<\/p>\n<h5><\/h5>\n<h5><strong>Seniman Kritis<\/strong><\/h5>\n<p>Berbeda dengan\u00a0zaman sekarang, di era rezim Orde Baru berjaya, penganiayaan terhadap seniman\u00a0jamak terjadi. Salah satunya\u00a0menimpa Semsar Siahaan,\u00a0pelukis dan perupa kelahiran Medan, 11 Juni 1952 jebolan Departemen Seni Rupa ITB.<\/p>\n<p>Di bangku kuliah, Semsar memang termasuk mahasiswa bengal. Dia pernah membakar karya dosennya Soenaryo, patung keramat bertajuk \u201cCitra Irian\u201d. Akibat ulahnya ini, Semsar terkena sanksi dan gagal menyelesaikan studinya (<em>drop out<\/em>).\u00a0 Sebagai seniman profesional, Semsar mulai dikenal pada akhir 1970-an. Karyanya beraliran realis. Dia berusaha memindai realita kehidupan nyata masyarakat ke dalam guratan kanvas ataupun instalasi seninya.<\/p>\n<p><em>Manubilis<\/em>\u00a0adalah karya Semsar paling ikonik. Lukisan yang dipublikasikan dalam pameran tunggalnya tahun 1988 itu menggambarkan sosok bertubuh manusia mengenakan jas, bernafsu binatang, dan licik seperti iblis. Manubilis sendiri merupakan kepanjangan manusia, binatang, dan iblis yang dikoversikan menjadi satu sosok dalam lukisan Semsar.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/d220hvstrn183r.cloudfront.net\/attachment\/71487147234301619516\" width=\"100%\" \/><em>Manubilis (manusia, binatang, dan iblis) karya Semsar Siahaan. (Katalog Pameran Tunggal Semsar Siahaan, 1988\/DKJ)<\/em><\/p>\n<p>Sebagai kritik sosial,\u00a0<em>Manubilis<\/em>\u00a0menguak sisi gelap zaman Orde Baru. Ia merepresentasikan penjahat berkerah yang sekilas tampak terhormat tapi menerkam kaum lemah macam rakyat jelata, buruh, dan orang marjinal lainnya.\u00a0<em>Manubilis<\/em>\u00a0menjadi salah satu karya terbaik Semsar dan merupakan karya seni yang cukup kontroversial di era 1980-an.<\/p>\n<p>Menurut Suhunan Situmorang, advokat cum sastrawan yang berkarib dengan Semsar, sedari muda, Semsar sudah memperlihatkan sikap kerasnya melawan rezim yang dibangun Soeharto. Dia juga menentang militerisme tanpa pernah merasa takut. Ironisnya, ayah Semsar, Ricardo Siahaan adalah seorang perwira tinggi AD berpangkat mayor jenderal.<\/p>\n<h5><\/h5>\n<h5><strong>Cacat Akibat Aparat\u00a0<\/strong><\/h5>\n<p>Pada Juni1994, Semsar menjadi seniman yang menjadi korban kebrutalan\u00a0aparat rezim Orde Baru. Ketika pemerintah melalui tangan Departemen Penerangan membreidel majalah\u00a0<em>Tempo<\/em>,\u00a0<em>Editor<\/em>, dan\u00a0<em>Detik<\/em>, Semsar termasuk aktivis yang garang berdemonstrasi. Sewaktu unjuk rasa di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat \u2013 Thamrin, Semsar dipukul dengan tongkat hingga tiga tulang keringnya patah.<\/p>\n<div id=\"pageBreak3\" class=\"page-break\" data-page=\"3\"><\/div>\n<p>Menurut pengakuan Semsar yang dirilis\u00a0<em>Radio Nederland<\/em>\u00a02 Juli 1994, petugas militer dari satuan Kodam Jaya lah memukuli dirinya. Saat digebuki, justru pihak kepolisianlah yang berupaya melindungi Semsar. Asisten Intel Kodam Jaya kemudian menyatakan permintaan maaf atas tindakan anak buahnya kepada Semsar.<\/p>\n<p>\u201cSaya tidak menyangka, bahwa tentara akan memukuli saya dengan kejam. Saya tidak pernah takut pada tentara karena ayah saya TNI,\u201d kata Semsar dilansir\u00a0<em>Radio Nederland<\/em>\u00a0yang termuat dalam buku\u00a0<em>Bredel di Udara: Rekaman Radio ABC, BBC, DW, Nederland, VoA<\/em>. \u201cAyah sempat mengajari saya, sebagai anak tentara tidak boleh takut memperjuangkan nasib rakyat, dan (kata dia)\u00a0kau\u00a0harus berani mengatakan apa yang kamu anggap benar.\u201d<\/p>\n<p>Namun, Semsar harus membayar mahal aksi perlawanannya atas pembereidelan majalah itu. Salah satu kakinya patah yang berujung cacat permanen. Sejak itulah, Semsar agak pincang bila melangkah.<\/p>\n<p>\u201cLewat karya dan suaranya, Semsar adalah oposan abadi bagi rezim Orde Baru. Bahkan, sesudah Soeharto lengser pun, ia tetap diuber orang-orang misterius\u2014membuat ia harus melarikan diri,\u201d tulis Suhunan dalam catatan di blognya berjudul \u201cSemsar Siahaan, Seniman aktivis yang Kesepian\u201d. Berkat bantuan teman dan pengagum karyanya di luar negeri, Semsar bisa mendapatkan residensi di Kanada melalui jalur Singapura.<\/p>\n<p>Pada 2004, Semsar kembali dari pengasingannya. Dia menetap di Bali dan sempat menggelar beberapa pameran. Dia tak lama berada di tanah air. Si pencipta\u00a0<em>Manubilis<\/em>\u00a0ini meninggal dunia di Bali tanggal 23 Februari 2005 karena serangan jantung. Jasadnya kini terkubur\u00a0di pemakaman Menteng Pulo, Jakarta.<\/p>\n<p>Namun, Semsar harus membayar mahal aksi perlawanannya atas pembereidelan majalah itu. Salah satu kakinya patah yang berujung cacat permanen. Sejak itulah, Semsar agak pincang bila melangkah.<\/p>\n<p>\u201cLewat karya dan suaranya, Semsar adalah oposan abadi bagi rezim Orde Baru. Bahkan, sesudah Soeharto lengser pun, ia tetap diuber orang-orang misterius\u2014membuat ia harus melarikan diri,\u201d tulis Suhunan dalam catatan di blognya berjudul \u201cSemsar Siahaan, Seniman aktivis yang Kesepian\u201d. Berkat bantuan teman dan pengagum karyanya di luar negeri, Semsar bisa mendapatkan residensi di Kanada melalui jalur Singapura.<\/p>\n<p>Pada 2004, Semsar kembali dari pengasingannya. Dia menetap di Bali dan sempat menggelar beberapa pameran. Dia tak lama berada di tanah air. Si pencipta\u00a0<em>Manubilis<\/em>\u00a0ini meninggal dunia di Bali tanggal 23 Februari 2005 karena serangan jantung. Jasadnya kini terkubur\u00a0di pemakaman Menteng Pulo, Jakarta.<\/p>\n<p><strong>historia<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta | Nawacita &#8211; Ratna Sarumpaet lagi-lagi bikin heboh sepekan belakangan. Selesai soal mobilnya yang parkir liar, kini ramai perihal pembohongan publik. Ratna mengaku dianiaya oleh tiga orang pria tak dikenal saat berada di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Desas-desus ini langsung menyebar cepat dan jadi isu politik yang panas. Nyatanya, Ratna ketahuan berbohong setelah polisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":108916,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[75],"tags":[38702,38700,38701],"class_list":{"0":"post-108915","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-tokoh","8":"tag-di-order-baru","9":"tag-semsar-siahaan","10":"tag-seniman-yang-dianiaya"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Semsar Siahaan, Seniman yang Dianiaya Orde Baru - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Semsar Siahaan, pelukis dan perupa kelahiran Medan, 11 Juni 1952 jebolan Departemen Seni Rupa ITB. Di bangku kuliah, Semsar memang termasuk\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Semsar Siahaan, Seniman yang Dianiaya Orde Baru - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Semsar Siahaan, pelukis dan perupa kelahiran Medan, 11 Juni 1952 jebolan Departemen Seni Rupa ITB. Di bangku kuliah, Semsar memang termasuk\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-02-24T01:40:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/samsar.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1165\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"603\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/02\\\/24\\\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/02\\\/24\\\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\"},\"headline\":\"Semsar Siahaan, Seniman yang Dianiaya Orde Baru\",\"datePublished\":\"2021-02-24T01:40:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/02\\\/24\\\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\\\/\"},\"wordCount\":749,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/02\\\/24\\\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/02\\\/samsar.jpg\",\"keywords\":[\"di order baru\",\"semsar siahaan\",\"seniman yang dianiaya\"],\"articleSection\":[\"TOKOH\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/02\\\/24\\\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/02\\\/24\\\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/02\\\/24\\\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\\\/\",\"name\":\"Semsar Siahaan, Seniman yang Dianiaya Orde Baru - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/02\\\/24\\\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/02\\\/24\\\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/02\\\/samsar.jpg\",\"datePublished\":\"2021-02-24T01:40:51+00:00\",\"description\":\"Semsar Siahaan, pelukis dan perupa kelahiran Medan, 11 Juni 1952 jebolan Departemen Seni Rupa ITB. Di bangku kuliah, Semsar memang termasuk\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/02\\\/24\\\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/02\\\/24\\\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/02\\\/24\\\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/02\\\/samsar.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/02\\\/samsar.jpg\",\"width\":1165,\"height\":603},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2021\\\/02\\\/24\\\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Semsar Siahaan, Seniman yang Dianiaya Orde Baru\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\",\"name\":\"redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"redaksi\"},\"sameAs\":[\"nawacitaportal\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Semsar Siahaan, Seniman yang Dianiaya Orde Baru - Nawacita","description":"Semsar Siahaan, pelukis dan perupa kelahiran Medan, 11 Juni 1952 jebolan Departemen Seni Rupa ITB. Di bangku kuliah, Semsar memang termasuk","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Semsar Siahaan, Seniman yang Dianiaya Orde Baru - Nawacita","og_description":"Semsar Siahaan, pelukis dan perupa kelahiran Medan, 11 Juni 1952 jebolan Departemen Seni Rupa ITB. Di bangku kuliah, Semsar memang termasuk","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2021-02-24T01:40:51+00:00","og_image":[{"width":1165,"height":603,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/samsar.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"redaksi","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/"},"author":{"name":"redaksi","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57"},"headline":"Semsar Siahaan, Seniman yang Dianiaya Orde Baru","datePublished":"2021-02-24T01:40:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/"},"wordCount":749,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/samsar.jpg","keywords":["di order baru","semsar siahaan","seniman yang dianiaya"],"articleSection":["TOKOH"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/","name":"Semsar Siahaan, Seniman yang Dianiaya Orde Baru - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/samsar.jpg","datePublished":"2021-02-24T01:40:51+00:00","description":"Semsar Siahaan, pelukis dan perupa kelahiran Medan, 11 Juni 1952 jebolan Departemen Seni Rupa ITB. Di bangku kuliah, Semsar memang termasuk","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/samsar.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/samsar.jpg","width":1165,"height":603},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2021\/02\/24\/semsar-siahaan-seniman-yang-dianiaya-orde-baru\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Semsar Siahaan, Seniman yang Dianiaya Orde Baru"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57","name":"redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","caption":"redaksi"},"sameAs":["nawacitaportal","https:\/\/x.com\/nawacit4"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/samsar.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108915","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108915"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108915\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108916"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108915"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108915"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108915"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}