{"id":102552,"date":"2020-12-02T17:34:07","date_gmt":"2020-12-02T10:34:07","guid":{"rendered":"http:\/\/nawacita.co\/?p=102552"},"modified":"2020-12-02T17:42:40","modified_gmt":"2020-12-02T10:42:40","slug":"gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/","title":{"rendered":"Gandeng 2 BUMN untuk Digitalisasi Informasi Data Vaksin Covid-19"},"content":{"rendered":"<p><em>Kementerian Kesehatan menargetkan usia 18-59 tahun untuk program vaksinasi COVID-19 tahap pertama. Pemerintah menggandeng dua BUMN untuk integrasi satu data vaksinasi covid-19.<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/nawacita.co\">Nawacita, Jakarta<\/a>\u00a0<\/strong>&#8211; Kementerian Kesehatan menargetkan usia 18-59 tahun untuk program vaksinasi COVID-19 tahap pertama. Untuk mengintegrasikan sistem informasi satu data vaksinasi COVID-19, Pemerintah menggandeng dua BUMN, Telkom dan Bio Farma sebagai penanggung jawab hingga pendistribusian vaksin sampai ke masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cDi dalam masing-masing program ini baik vaksin bantuan pemerintah atau mandiri, ada proses distribusi, ada proses pendaftaran serta vaksinasi, ada proses layanan vaksinasinya dan tentu ada proses penggabungan data. <em>End to end process<\/em> ini bukan sesuatu yang simpel dan mudah. Karena ini mungkin pertama kalinya kita punya hajatan sebesar ini, terutama di bidang <em>health care<\/em> ya,\u201d terang Direktur Digital Healthcare PT Bio Farma (Persero), Soleh Ayubi,dalam Webinar KPCPEN, dengan tema \u2018Kesiapan Infrastruktur Data Vaksinasi COVID-19\u2019, Selasa (24\/11\/2020).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Seluruh data saat ini sedang dalam tahap pencocokan dan pengintergrasian antar kementerian dan lembaga terkait. \u201cKita sedang mengintegrasikan data dari berbagai sumber, termasuk di dalamnya, kementerian atau lembaga, operator telco untuk validitas calon penerima vaksin,\u201d ujar Fajrin Rasyid, Direktur Digital Bisnis PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk pada kesempatan yang sama.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mantan bos Bukalapak ini yakin dengan sistem yang tengah dibangun ini dan akan lebih mempermudah dan mempercepat proses vaksinasi. \u201cNanti ketika vaksin sudah ada, kita akan memonitor produksi, bagaimana pengirimannya, jumlahnya dan di-<em>matching<\/em>-kan dengan kebutuhan vaksin tadi,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lebih lanjut dikatakannya, sistem vaksinasi ini akan langsung dapat memberikan data berdasarkan prioritas atau sasaran yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan. Sistem ini kemudian akan digunakan untuk program vaksinasi bantuan pemerintah, maupun jalur\u00a0 mandiri. \u201cSehingga orang yang terdaftar di satu sistem, tidak terdaftar di sistem lainnya,\u201d tambah Fajrin.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sebagai pihak produsen dan distributor vaksin COVID-19, Bio Farma memastikan keamanan hingga ketersediaan vaksin yang akan dipantau secara digital. Sistem ini akan melabeli botol hingga tempat penyimpanan vaksin dengan <em>barcode<\/em> &#8211; menjadi model pertama di Asia Tenggara. \u201cAda informasi detail mengenai ID-nya, kapan akan <em>expired<\/em>,<em>batch number-<\/em>nya berapa, <em>serial number<\/em>-nya berapa, dan seterusnya ada. Ini adalah mungkin yang pertama kali di Asia Tenggara,\u201d terang Soleh Ayubi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tak hanya pada wadah penyimpanan, sistem digitalisasi ini juga akan memantau hingga pendistribusian vaksin. \u201cMasing <em>cold room, chiller, <\/em>truk dan motor ini akan dipasang sensor lokasi, sensor suhu dan untuk yang truk akan dipasang sensor perilaku. Kita akan tahu pasti, misalkan ada 83 truk, kita tahu masing-masing posisinya ada di mana, berdasarkan <em>barcode<\/em> tadi akan tahu di dalam truk isinya berapa, sedang di mana, menuju ke mana, kita akan tahu secara <em>\u00a0real time<\/em>,\u201d ujarnya menambahkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Proses Pendaftaran Mandiri<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Lebih lanjut dijelaskan Soleh, masyarakat yang akan melakukan vaksinasi massal COVID-19 secara mandiri akan dibagi menjadi tiga cara pendaftaran. Pertama melalui\u00a0 aplikasi, kedua melalui website dan ketiga\u00a0 dengan proses manual langsung di lokasi tempat pemberian vaksin.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mengingat jumlah vaksin COVID-19 yang terbatas, Soleh memastikan telah mengantisipasi aksi nakal lembaga atau rumah sakit tertentu yang berniat menimbun vaksin. \u201cKemudian ada proses untuk <em>Pre Order<\/em>, nah ini juga penting sekali. Penting terutama untuk yang distribusi, sehingga kita akan tahu <em>demand<\/em> yang <em>real<\/em> di lapangan itu berapa. Seperti yang saya sampaikan tadi vaksin ini sangat terbatas. Jadi tidak bisa misalkan satu klinik bilang saya <em>request<\/em>100 juta dosis tanpa<em> demand<\/em> yang <em>real.<\/em> Ini juga dengan <em>feature <\/em>seperti ini tentu bisa meminimalkan penimbunan,\u201d pungkas dia. <strong>bdo\/kpcpen\/**<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kementerian Kesehatan menargetkan usia 18-59 tahun untuk program vaksinasi COVID-19 tahap pertama. Pemerintah menggandeng dua BUMN untuk integrasi satu data vaksinasi covid-19. &nbsp; Nawacita, Jakarta\u00a0&#8211; Kementerian Kesehatan menargetkan usia 18-59 tahun untuk program vaksinasi COVID-19 tahap pertama. Untuk mengintegrasikan sistem informasi satu data vaksinasi COVID-19, Pemerintah menggandeng dua BUMN, Telkom dan Bio Farma sebagai penanggung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":102556,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30014,493],"tags":[47,30063],"class_list":{"0":"post-102552","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-advetorial","8":"category-bumn","9":"tag-bumn","10":"tag-vaksin"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Gandeng 2 BUMN untuk Digitalisasi Informasi Data Vaksin Covid-19 - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Nawacita, Jakarta\u00a0- Kementerian Kesehatan menargetkan usia 18-59 tahun untuk program vaksinasi COVID-19 tahap pertama. Untuk mengintegrasikan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gandeng 2 BUMN untuk Digitalisasi Informasi Data Vaksin Covid-19 - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Nawacita, Jakarta\u00a0- Kementerian Kesehatan menargetkan usia 18-59 tahun untuk program vaksinasi COVID-19 tahap pertama. Untuk mengintegrasikan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-12-02T10:34:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-12-02T10:42:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Diskusi-Persiapan-Vaksin-4.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"467\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/12\\\/02\\\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/12\\\/02\\\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\"},\"headline\":\"Gandeng 2 BUMN untuk Digitalisasi Informasi Data Vaksin Covid-19\",\"datePublished\":\"2020-12-02T10:34:07+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-02T10:42:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/12\\\/02\\\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\\\/\"},\"wordCount\":560,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/12\\\/02\\\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/12\\\/Diskusi-Persiapan-Vaksin-4.jpg\",\"keywords\":[\"bumn\",\"vaksin\"],\"articleSection\":[\"ADVETORIAL\",\"BUMN\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/12\\\/02\\\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/12\\\/02\\\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/12\\\/02\\\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\\\/\",\"name\":\"Gandeng 2 BUMN untuk Digitalisasi Informasi Data Vaksin Covid-19 - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/12\\\/02\\\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/12\\\/02\\\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/12\\\/Diskusi-Persiapan-Vaksin-4.jpg\",\"datePublished\":\"2020-12-02T10:34:07+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-02T10:42:40+00:00\",\"description\":\"Nawacita, Jakarta\u00a0- Kementerian Kesehatan menargetkan usia 18-59 tahun untuk program vaksinasi COVID-19 tahap pertama. Untuk mengintegrasikan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/12\\\/02\\\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/12\\\/02\\\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/12\\\/02\\\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/12\\\/Diskusi-Persiapan-Vaksin-4.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/12\\\/Diskusi-Persiapan-Vaksin-4.jpg\",\"width\":700,\"height\":467,\"caption\":\"Erick Thohir, Menteri BUMN RI selaku Wakil Ketua IV dan Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan Soleh Udin Al Ayubi, Direktur Digital Healthcare PT Bio Farma (Persero) memberikan paparan mengenai persiapan infrastruktur data vaksinasi COVID-19 melalui virtual di Jakarta, Selasa, 24 November 2020. Hadir pula Fajrin Rasyid, Direktur Digital Business PT Telekomunikasi Indonesia Tbk sebagai pembicara\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/12\\\/02\\\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gandeng 2 BUMN untuk Digitalisasi Informasi Data Vaksin Covid-19\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\",\"name\":\"redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"redaksi\"},\"sameAs\":[\"nawacitaportal\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gandeng 2 BUMN untuk Digitalisasi Informasi Data Vaksin Covid-19 - Nawacita","description":"Nawacita, Jakarta\u00a0- Kementerian Kesehatan menargetkan usia 18-59 tahun untuk program vaksinasi COVID-19 tahap pertama. Untuk mengintegrasikan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Gandeng 2 BUMN untuk Digitalisasi Informasi Data Vaksin Covid-19 - Nawacita","og_description":"Nawacita, Jakarta\u00a0- Kementerian Kesehatan menargetkan usia 18-59 tahun untuk program vaksinasi COVID-19 tahap pertama. Untuk mengintegrasikan","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2020-12-02T10:34:07+00:00","article_modified_time":"2020-12-02T10:42:40+00:00","og_image":[{"width":700,"height":467,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Diskusi-Persiapan-Vaksin-4.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/"},"author":{"name":"redaksi","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57"},"headline":"Gandeng 2 BUMN untuk Digitalisasi Informasi Data Vaksin Covid-19","datePublished":"2020-12-02T10:34:07+00:00","dateModified":"2020-12-02T10:42:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/"},"wordCount":560,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Diskusi-Persiapan-Vaksin-4.jpg","keywords":["bumn","vaksin"],"articleSection":["ADVETORIAL","BUMN"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/","name":"Gandeng 2 BUMN untuk Digitalisasi Informasi Data Vaksin Covid-19 - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Diskusi-Persiapan-Vaksin-4.jpg","datePublished":"2020-12-02T10:34:07+00:00","dateModified":"2020-12-02T10:42:40+00:00","description":"Nawacita, Jakarta\u00a0- Kementerian Kesehatan menargetkan usia 18-59 tahun untuk program vaksinasi COVID-19 tahap pertama. Untuk mengintegrasikan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Diskusi-Persiapan-Vaksin-4.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Diskusi-Persiapan-Vaksin-4.jpg","width":700,"height":467,"caption":"Erick Thohir, Menteri BUMN RI selaku Wakil Ketua IV dan Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan Soleh Udin Al Ayubi, Direktur Digital Healthcare PT Bio Farma (Persero) memberikan paparan mengenai persiapan infrastruktur data vaksinasi COVID-19 melalui virtual di Jakarta, Selasa, 24 November 2020. Hadir pula Fajrin Rasyid, Direktur Digital Business PT Telekomunikasi Indonesia Tbk sebagai pembicara"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/12\/02\/gandeng-2-bumn-untuk-digitalisasi-informasi-data-vaksin-covid-19\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gandeng 2 BUMN untuk Digitalisasi Informasi Data Vaksin Covid-19"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57","name":"redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","caption":"redaksi"},"sameAs":["nawacitaportal","https:\/\/x.com\/nawacit4"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Diskusi-Persiapan-Vaksin-4.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102552","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=102552"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102552\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/102556"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=102552"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=102552"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=102552"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}