Tuesday, June 9, 2026

TNUK Jadi Magnet Wisata Dunia, Banten Promosikan Surga Alam Ujung Kulon

TNUK Jadi Magnet Wisata Dunia, Banten Promosikan Surga Alam Ujung Kulon

Pandeglang, Nawacita  – Pemerintah Provinsi Banten terus memperkuat promosi wisata alam unggulan melalui eksplorasi sejumlah destinasi eksotis di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), situs konservasi yang telah diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO. Kawasan ini menawarkan pengalaman ekowisata kelas dunia dengan pesona pulau-pulau tropis, keanekaragaman hayati, hingga panorama alam yang masih terjaga.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti, bersama mitra pariwisata melakukan kunjungan ke sejumlah destinasi unggulan seperti Pulau Handeuleum, Pulau Panaitan, Pulau Peucang, Karang Copong, hingga Pulau Bocaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi wisata Banten kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Banten memiliki potensi wisata alam yang luar biasa dan tidak pernah kehabisan destinasi menarik untuk dikunjungi,” ujar Eli Susiyanti saat berada di Pulau Peucang, Kabupaten Pandeglang, Minggu (7/6/2026).

Perjalanan dimulai dari Pulau Handeuleum yang dikenal dengan wisata susur mangrove, jalur tracking alam, serta keberagaman satwa liar yang hidup di habitat aslinya. Menurut Eli, kawasan tersebut menjadi salah satu lokasi terbaik untuk menikmati kekayaan biodiversitas Ujung Kulon.

Eksplorasi kemudian berlanjut ke Pulau Panaitan. Di pulau ini, rombongan menikmati berbagai aktivitas wisata alam, mulai dari snorkeling hingga menyaksikan panorama matahari terbit dan terbenam yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.

“Kami juga sempat melakukan snorkeling serta menikmati panorama sunrise dan sunset yang sangat memukau,” katanya.

Selanjutnya, rombongan mengunjungi Pulau Peucang yang terkenal dengan pantai berpasir putih dan satwa liar yang berkeliaran bebas. Perjalanan juga mencakup Karang Copong yang menawarkan pemandangan tebing karang eksotis serta Pulau Bocaan yang masih alami dan relatif belum banyak terjamah wisatawan.

Eli berharap semakin banyak wisatawan datang ke kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Namun, ia mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan agar keindahan alam tersebut tetap terjaga untuk generasi mendatang.

“Datanglah ke Banten, namun alam yang indah ini harus kita jaga bersama dan jangan sampai dicemari,” tegasnya.

Keindahan Ujung Kulon juga mendapat apresiasi dari wisatawan. Dinda, pengunjung asal Bekasi, mengaku terkesan saat pertama kali mengunjungi Pulau Peucang.

“Seru dan keren banget. Pemandangannya benar-benar seindah yang saya lihat di media sosial. Banyak satwa liar yang bisa dilihat langsung di habitatnya,” ujarnya.

Taman Nasional Ujung Kulon yang berada di ujung barat Pulau Jawa dikenal sebagai habitat terakhir badak jawa bercula satu di dunia. Selain menjadi kawasan konservasi penting, wilayah ini juga menawarkan hutan tropis yang masih alami, pantai eksotis, serta gugusan pulau yang menjadikannya salah satu destinasi ekowisata unggulan Indonesia.

 

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim Jconnect

Terbaru