Tuesday, June 9, 2026

Korve di Islamic Center Samarinda, Pemprov Kaltim Perkuat Komitmen Kelola Sampah Berkelanjutan

Korve di Islamic Center Samarinda, Pemprov Kaltim Perkuat Komitmen Kelola Sampah Berkelanjutan

Samarinda, Nawacita | Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemprov Kaltim menggelar kegiatan Kerja Bakti Lingkungan (Korve) yang melibatkan seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, serta pelajar. Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Masjid Islamic Center Samarinda, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan kerja bakti ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan hidup.

Membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur, Ir. H. Joko Istanto, menyampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran bersama dalam menjaga bumi sekaligus memperkuat komitmen melalui aksi nyata.

Baca Juga: Hadapi Krisis Iklim, Gubernur Kaltim Luncurkan Gerakan Sekolah ASRI

Menurutnya, persoalan sampah saat ini masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah. Kondisi tempat pemrosesan akhir (TPA) di hampir seluruh kabupaten dan kota di Indonesia mengalami kelebihan kapasitas akibat pola pengelolaan sampah yang masih mengandalkan sistem kumpul, angkut, dan buang.

“Sampah yang tidak terpilah, pengelolaan dengan sistem lahan urug terbuka, serta gas metana yang tidak ditangkap dan dimanfaatkan menyebabkan banyak TPA mengalami overload. Kondisi ini juga menjadikan TPA sebagai salah satu sumber emisi terbesar dari sektor persampahan di Indonesia,” ujarnya.

Karena itu, penanganan sampah tidak lagi dapat bertumpu pada pendekatan hilir semata. Diperlukan perubahan paradigma dalam tata kelola persampahan yang lebih menyeluruh, mulai dari sumber sampah hingga proses pengolahan akhir.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup melalui sambutan yang dibacakan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menggalakkan Gerakan Indonesia Asri melalui pemilahan sampah dari rumah tangga.

Baca Juga: Gratispol Kaltim Salurkan Beasiswa Rp288,5 Miliar untuk 63.603 Mahasiswa

“Mari jadikan Gerakan Indonesia Asri sebagai budaya baru bangsa Indonesia. Gerakan ini diharapkan mampu mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih beretika lingkungan dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya.

Ia menegaskan, keberhasilan gerakan tersebut membutuhkan komitmen, disiplin, dan partisipasi seluruh pihak. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan terus bersinergi dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, namun keberhasilan gerakan ini sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga bumi.

“Mari tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah pemimpin dalam aksi iklim. Semua itu dapat dimulai dari tindakan-tindakan sederhana di lingkungan terkecil, yakni rumah masing-masing,” pungkasnya. kltmprv

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim Jconnect

Terbaru