Pleno KPU Jatim, Nawardi dan La Nyalla Lolos DPD RI 2024-2029

Ahmad Nawardi
Anggota DPD RI Ahmad Nawardi kembali terpilih di periode 2024-2029.
top banner

Pleno KPU, Dua Petahana Terpilih Jadi Anggota DPD RI Dapil Jatim

Surabaya, nawacita – Empat calon legislatif resmi melenggang ke Senayan dengan perolehan suara cukup siginifikant. Mereka adalah Ahmad Nawardi, Lanyalla Mahmud Mattaliti, Lia Istifhama dan Kondang Kusumaning Ayu.

Berdasarkan rekapitulasi tingkat kabupaten/kota, Ahmad NAwardi meraih suara terbanyak. Mantan anggota DPRD Jatim dari PKB mendapatkan dukungan sebanyak 3,28 juta suara. Disusul Lanyalla dengan capaian 3,13 juta suara. Keduanya adalah incumbent (petahana).

Sedangkan pendatang baru adalah dua senator perempuan. Yakni, Lia Istifhama dengan perolehan 2,74 juta suara. Seorang lagi Kondang Kusumaning Ayu dengan 2,54 juta suara.

Baca Juga : Sesama Calon DPD RI LaNyalla Coblos Ning Lia Jilbab Ijo

Empat orang tersebut berhasil menumbangkan calon anggota DPD RI lainnya. Seperti Agus Rahardjo, mantan ketua KPK RI. Agus tak lolos karena didukung oleh 2,2 juta suara saja. Selisih sekitar 300 ribu suara dengan Kondang. Selain itu, ada nama Adilla Azis Calon petahana ini hanya meraup 1,95 juta suara juga tak lolos.

Lolosnya  Nawardi dan La Nyalla sudah diprediksi bakal terpilih kembali. Maklum, keduanya memiliki banyak pendukung di Jawa Timur. Nawardi bahkan sudah kali ketiga lolos DPD RI sejak 2014 lalu. Sedangkan Lanyalla sudah dua kali lolos sejak pemilu 2019.

LaNyalla Coblos Ning Lia
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyalurkan hak pilihnya di TPS Nomor 19 (14/2/2024).

A. Qudus Salam, pengamat politik dan sosial kemasyarakatan, keterpilihan Nawardi dan La Nyalla terbilang tidak mengejutkan. Dalam survei jauh sebelum Pemilu 2024 pun keduanya berada di posisi teratas. Sosok Nawardi, misalnya. Selama ini, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu memang dikenal akrab dengan para kiai pesantren dan tokoh masyarakat. “Beliau (Nawardi, Red) memang santri. Anak-anaknya juga santri. Selain itu, sudah sangat lama berkecimpung di aktifitas pergerakan dan politik. Jadi, sangat wajar mendulang suara tebal. Sebab, modal sosialnya sudah sangat kuat,’’ paparnya.

Demikian juga dengan La Nyalla. Dia menyatakan, mantan ketua Kadin Jatim itu sudah jauh lebih lama dikenal masyarakat. Jejaringnya juga luas. “Jadi, baik Pak Nawardi dan Pak Nyalla, keduanya memang memiliki kompetensi,’’ pungkasnya. (*)

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here