Thursday, July 18, 2024
HomeMENTERIPasar Ekonomi Digital Akan Makin Menggeliat Usai Pemilu 2024

Pasar Ekonomi Digital Akan Makin Menggeliat Usai Pemilu 2024

Sektor ekonomi digital diproyeksikan bakal terus tumbuh secara eksponensial

Jakarta, nawacita – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi optimis sektor perekonomian Indonesia ke depan bakal tetap kokoh usai gelaran Pemilu 2024 yang berlangsung damai pada 14 Februari 2024 lalu.

Menkominfo menekankan, secara global tidak semua sektor mengalami pelemahan di tengah ketidakpastian geopolitik dan ancaman resesi. Menurutnya, masih banyak sektor menyimpan peluang-peluang untuk menopang kelesuan ekonomi yang terjadi.

“Salah satu sektor yang dapat membawa optimisme adalah sektor ekonomi digital. Sektor ini diproyeksikan bakal terus tumbuh secara eksponensial,” kata Menkominfo dalam Seminar Economic Outlook 2024 beberapa waktu lalu.

Sebagai contoh pasar Artificial intelligence/AI (kecerdasan buatan). Di level global, sektor AI diproyeksikan akan terus melesat dengan nilai mencapai US$207 miliar pada 2030 mendatang.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi (Ist)

Di negara-negara ASEAN, ekonomi digital kawasan diprediksi bernilai US$1 triliun pada 2030. Sedangkan pertumbuhan PDB riil di kawasan ini diperkirakan mencapai 4,8 persen pada 2024.

“Selaras dengan konteks global dan regional, salah satu sektor yang berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ini adalah ekonomi digital. Secara nasional, valuasi sektor ini diprediksikan mencapai US$195 miliar pada 2025,” ujar Budi Arie.

Terkait pasar ekonomi digital, Kementerian Kominfo pun telah merilis Visi Indonesia Digital (VID) 2045 pada akhir tahun lalu sebagai alternatif peta jalan kebijakan di sektor digital demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Baca Juga : Menkominfo Beri 4 Jurus Jitu agar Media Tetap Eksis Hadapi Tren AI

Budi Arie mengatakan, visi ini mengedepankan infrastruktur digital sebagai fondasi di dalam mewujudkan pemerintahan digital yang responsif, ekonomi digital yang inovatif, serta inklusi digital bagi seluruh masyarakat Indonesia. Harapannya, VID 2045 dapat menjadi sumbangsih pemikiran Kementerian Kominfo untuk mendukung upaya Indonesia agar dapat keluar dari middle income trap dan masuk dalam jajaran 10 negara dengan PDB terbesar di dunia.

“Untuk mewujudkan visi ini, Kementerian Kominfo terus mendorong upaya kolaboratif diantara pemangku kepentingan termasuk para pelaku industri untuk dapat menyelaraskan perencanaan bisnisnya dengan agenda transformasi digital nasional,” tuturnya.

“Saya rasa tidak ada cara lain untuk mencapai kesejahteraan bangsa selain bergandengan tangan, bahu-membahu,bekerja bersama dalam harmoni dan persatuan nasional,” pungkas Menkominfo.(cnn)

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru