Khofifah Sebut Jatim jadi Penentu Kemenangan Paslon 02

top banner

Khofifah mengucapkan  terima kasih  atas perjuangan  relawan yang luar biasa

Hambalang, nawacita – Khofifah Indar Parawansa bersama Emil Elestianto Dardak dan perwakilan relawan Pragrib Jatim, Tim Kampanye Daerah (TKD) Pragib Jatim, ratusan Kiai, Ulama, pengurus serta Ketua PW  Muslimat NU se Indonesia hadir dalam ‘Silaturrahmi Kebangsaan’ di kediaman Jenderal TNI (Hor) Prabowo Subianto, di  Hambalang, Sentul, Kabupaten Bogor, Sabtu, (2/3).

Dalam sambutannya, Khofifah mengucapkan  terima kasih  atas perjuangan  relawan yang luar biasa. Bukan hanya mengantarkan kemenangan tapi diharapkan akan terus mengawal dan menjaga perjalanan  pemerintahan dan kesuksesan.

“Betapa ketika Nabi Muhammad  SAW memimpin  kota Yatsrib, atau sekarang dikenal kota  Madinah, yang saat itu beragam strata dan status sosial, suku, beragam agama  mereka tetap hidup  rukun dan harmoni. Bukankah suasana seperti itu yang kita harapkan untuk Indonesia aman tentram damai,”   tegas Khofifah.

Ditambahkannya bahwa Prabowo Subianto sering mendengungkan selama ini, soal jiwa nasionalisme dan ruh kebangsaan. Wawasan kebangsaan yang berseiring dengan  kenusantaraan serta  Bhinneka Tunggal Ika terlahir dari Majapahit yang episentrumnya ada di  Jawa Timur.

Khofifah Indar Parawansa hadir dalam ‘Silaturrahmi Kebangsaan’ di kediaman Jenderal TNI (Hor) Prabowo Subianto, di Hambalang, Sentul, Kabupaten Bogor, Sabtu, (2/3).

Kata Nusantara dan Bhinneka Tunggal Ika yang dilahirkan pada jaman Majapahit menjadi bagian penting dalam filosofi kehidupan kebangsaan dan kenegaraan.  Mojopahit pusatnya di Jawa Timur. Maka tidak salah jika Jantungnya Indonesia ada di Jawa Timur. Begitu pula jantung kemenangan Pak Prabowo – Gibran juga Jawa Timur.

Sementara itu, tausiyah tujuh menit oleh Gus Miftah Maulana Habiburrahman, lebih banyak menjelaskan terkait program Prabowo- Gibran, makan siang gratis, sehingga meraih hati rakyat termasuk menceritakan kronologi kenapa Gibran Rakabuming Raka, didapuk menjadi Cawapres Prabowo.

Kata Gus Miftah, food estate atau lumbung pangan sesuai surah Yusuf 43, di zaman Raja Kiftir. Nabi Yusuf kala itulah yang bisa memanfaatkan potensi lahan untuk bercocok tanam jadi lumbung pangan, dan memberdayakan ekonomi mengantisipasi kemarau panjang yang akan terjadi.

“Nah saat ini, sudah tiba kemenangan. Cara kita mengawal gampang. Anda berani milih, maka harus berani nagih. Sosialisasikan program Pak Prabowo ke masyarakat soal hilirisasi karena lebih Islami, seperti ketika Nabi Muhammad di Madinah menjadikan anggur jadi kismis,” ungkap Gus Miftah.

Sementara itu Prabowo Subianto, tak henti-henti mengucap terima kasih dan hormat kepada ibu-ibu Muslimat, NU, Kiai, relawan Jatim yang telah berjuang keras, dan memilih Prabowo Gibran sehingga mengantarkannya ke RI 1.

Dia mengaku tak ingin membahas soal program kerja, karena bukunya sudah dibagikan, namun dia ingin mengucapkan  terima kasih kepada masyarakat Jawa Timur, terutama dari muslimat NU, kiai, relawan dan TKD Jatim yang hadir.

Kendati perhitungan suara belum final, namun sudah keliatan melalui quick count, bahwa keputusan rakyat mutlak di pihaknya, sehingga memenangkan mandat dari rakyat Indonesia.

“Kita telah berhasil di semua provinsi kecuali dua, Aceh dan Sumbar,” ujar Prabowo.

Baca Juga : Stop Bullying! Khofifah Ajak Seluruh Elemen Tingkatkan Kepedulian dan Cegah Perundungan

Prabowo mengatakan begitu terlihat pergerakan angka quick count, tokoh yang pertama kali ditemui adalah Khofifah Indar Parawansa.

“Saya ketemu beliau di Bandara Halim dan saya menawarkan bagaimana bisa bertemu. Berapa yang bisa ibu bawa ke Hambalang. Eh..beliau malah balik bertanya, Bapak berkenan berapa orang, saya jawab kalau persiapan singkat bisa 1200 orang. Eh yang datang 1600 orang. Untuk saya berterima kasih kepada warga Jawa Timur,” pungkasnya.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here