DPR RI Kritisi Biaya Karantina Mandiri Capai 24 Juta

0
111
Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto.

Jakarta, Nawacita – Biaya paket karantina mandiri bagi pelaku perjalanan luar negeri mendapat kritikan tajam dari Komisi VIII DPR RI. Diketahui, biaya paket karantina tersebut mencapai 24 juta. 

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menilai, biaya itu akan memberatkan masyarakat. Ia juga menyoroti tujuan pemerintah yang kerap merubah masa karantina bagi pelaku perjalanan internasional. 

“Karantina ini menjadi perbincangan di media sosial. Mulai dari tujuh hari, lalu lima hari ke tiga hari. Sekarang menjadi 10 hari. Jadi, ini kata masyarakat, apa bedanya begitu, Pak? tiga dengan lima, lima dengan 10, itu apa bedanya?,” kata Yandri, dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VIII DPR dengan BNPB, Senin (13/12/2021). 

Lebih lanjut, Yandri menjelaskan, perubahan kebijakan masa karantina menyebabkan pengeluaran masyarakat akan semakin berat dan banyak. 

“Yang mereka rasakan pertama adalah pasti perbedaan biayanya. Paketnya ada yang Rp 24 juta, ada yang Rp 10 juta, Rp 12 juta, tergantung hotelnya. Hal ini pastinya cukup memberatkan bagi peserta karantina yang memang datang dari luar negeri,” jelasnya. 

Dalam rapat tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Letjen TNI Suharyanto memaparkan, Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru saja melakukan perjalanan internasional akan dikarantina selama 10 hari di tempat yang telah disediakan Satgas Penanganan Covid-19, dan bukan di hotel. 

Sebab, karantina di hotel hanya diperuntukan bagi Warga Negara Asing (WNA). 

“Masa karantina 10 hari ini untuk WNI yang PMI (pekerja migran Indonesia) ini disiapkan oleh kami. Jadi memang yang di hotel-hotel itu bagi WNA. Tetapi yang WNI itu disiapkan di beberapa tempat penampungan di Wisma Atlet, di Pademangan, dan di Kemayoran,” paparnya. 

Ia juga menyampaikan, aturan tersebut sudah ditetapkan pemerintah melalui Addendum Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 23 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Covid-19. 

Namun, bagi pelaku perjalanan internasional di luar 11 negara di antaranya Afrika Selatan, Botswana, Angola, Zambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambik, Namibia, Eswatini, Lesotho dan Hong Kong menerapkan masa karantina 14 hari. 

Hal ini dikarenakan telah terdeteksinya virus Covid-19 varian Omicron di negara itu. Akan tetapi, untuk yang di luar 11 negara tersebut, masa karantinanya adalah 10 hari. 

“Jadi ada 11 negara itu memang harus 14 hari karantina,” imbuh Suharyanto.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY