Susul Bukalapak, Aplikasi Ajaib Sandang Status Unicorn

0
249

Nawacita | Satu lagi aplikasi anak negeri berjaya di dunia bisnis online. Platform investasi saham dan reksa dana online, Ajaib, memperoleh pendanaan sebesar US$153 juta (sekitar Rp2,1 triliun) dalam putaran Seri B yang dipimpin oleh DST Global dengan partisipasi dari existing investor Alpha JWC, Ribbit Capital, Horizons Ventures, Insignia Ventures, dan SoftBank Ventures Asia.

Dengan tambahan modal yang diraih, Ajaib kini mengklaim menjadi unikorn ketujuh di Indonesia setelah GoTo, Bukalapak, Traveloka, OVO, J&T Express, dan Xendit yang sudah lebih dulu memiliki valuasi lebih dari US$1 miliar (sekitar Rp14 triliun).

Pendanaan Seri B ini juga membuat total pendanaan yang diraih Ajaib sejak awal tahun 2021 menjadi sebesar US$243 juta atau setara Rp3,4 triliun. Sebelumnya, Ajaib memperoleh US$25 juta (sekitar Rp315 miliar) pada putaran Seri A yang diumumkan pada Januari 2021. Dua bulan kemudian, Ajaib kembali mengumumkan telah meraih tambahan pendanaan dalam putaran Seri A lanjutan sebesar US$65 juta (sekitar Rp938 miliar).

Co-founder dan CEO Ajaib, Anderson Sumarli menjelaskan bahwa dana segar yang diperoleh perusahaannya dalam putaran Seri B ini akan digunakan untuk merekrut talenta baru secara besar-besaran dan menyelenggarakan kampanye edukasi yang ditujukan bagi para investor pemula.

Dalam keterangan resminya, Ajaib mengklaim telah menggaet satu juta investor ritel saham di platform mereka. Jumlah ini hampir setengah dari jumlah investor saham di Indonesia yang mencapai 2,7 juta investor.

“Indonesia masih memiliki penetrasi investor saham sebesar 1 persen dan perjalanan kami masih panjang untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan di Indonesia,” ujar Anderson.

Saat ini, Ajaib sudah melaksanakan edukasi keuangan, khususnya di sektor investasi, melalui Program Generasi Saham yang bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia. Progam ini diselenggarakan di 26 kota dengan literasi keuangan yang rendah.

Managing Partner DST Global, Thomas Stafford menilai Ajaib sudah mengembangkan produk yang memanfaatkan teknologi modern untuk melayani generasi muda di Indonesia sehingga dapat memasuki pasar modal. techinasia

LEAVE A REPLY