Awak Garuda Indonesia Menjerit Minta Tolong ke Presiden Jokowi

0
157

Jakarta | Nawacita – Serikat Bersama Garuda Bersatu (SEKBER) meminta perhatian dan pertolongan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat surat tertanggal 12 Juli 2021.

Pasalnya, kondisi flag carrier Garuda Indonesia saat ini berada diambang kebangkrutan akibat pandemi covid-19.

SEKBER merupakan gabungan dari Serikat Karyawan Garuda (Sekarga), Asosiasi Pilot Garuda (APG), dan Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI).

Selain permintaan tolong kepada Presiden Jokowi, SEKBER juga menjabarkan kontribusi besar masyarakat Aceh dalam menghadirkan layanan penerbangan nasional komersial pertama di Indonesia.

“Keberadaan kami berawal dari cikal bakal pembelian pesawat yang berasal dari hasil sumbangan harta masyarakat Aceh kepada Presiden Soekarno pada 1948,” jelas surat SEKBER, Rabu (14/7).

Dari hasil sumbangan tersebut, Presiden Pertama RI Soekarno membeli pesawat pertama RI-001 Seulawah.

Pesawat pertama itulah yang akhirnya menjadi cikal bakal berdirinya flag carrier Garuda Indonesia.

Oleh karena itu, apa yang dilakukan masyarakat Aceh tersebut adalah wujud dari komitmen berbangsa dan bernegara.

“Mereka memiliki semangat merah putih, rasa nasionalisme, dan komitmen terhadap NKRI yang tinggi,” katanya.

Surat yang ditujukan langsung kepada Presiden Jokowi itu ditandatangani oleh Ketua Umum Sekarga Dwi Yulianta, President APG Capt. Muzaeni, dan Ketua Umum IKAGI Achmad Haeruman.

Selain kepada Presiden Jokowi, surat itu juga memiliki tembusan langsung kepada sejumlah petinggi negara lain, seperti Ketua MPR dan DPR, Menteri Keuangan, Menteri BUMN, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, hingga Menteri Perhubungan. genpi

LEAVE A REPLY