Hipmi Dukung Pengusaha & Masyarakat Terbang Kembali Bersama Garuda

0
69

Jakarta | Nawacita – Pandemi Covid-19 memukul seluruh sektor,  tak terkecuali maskapai penerbangan termasuk Garuda Indonesia yang paling signifikan atau berat dampaknya. Oleh karena itu, Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) mendukung pengusaha dan masyarakat untuk terbang kembali bersama Garuda Indonesia yang menjadi kebanggaan Indonesia.

“Garuda Indonesia bukan hanya sekadar maskapai penerbangan, namun juga memiliki peran sebagai pembawa identitas bangsa Indonesia,” kata Ketua Umum BPP Hipmi Mardani H Maming dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat (29/1/2021).

Mardani berharap ada kerja sama Garuda Indonesia dengan Hipmi, karena Hipmi memilik banyak binaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dimana UMKM-nya sudah bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui program Pasar Digital (PaDi).

Kita juga mau membuat IT seperti Hipminet bisa digabungkan dengan PaDi dan GIA Mall, kalau perlu ada majalah Hipmi yang khusus bekerjasama dengan Garuda Indonesia dimana kita bisa membesarkan UMKM-UMKM yang kita taruh di pesawat Garuda Indonesia, sehingga bisa lebih mempunyai kesempatan para UMKM yang ada di Hipmi,” ujar Maming, dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama Korporasi antara PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Hipmi bertemakan ‘Kolaborasi Swasta dan BUMN untuk Memajukan Perekonomian Bangsa’, Cengkareng, Kamis (28/1/2021).

Penandatanganan MoU ini, kata Maming, merupakan bentuk komitmen Hipmi dalam mendukung kemajuan ekonomi bangsa, termasuk di dalamnya pariwisata Indonesia. Ia turut menghargai juga langkah Garuda Indonesia untuk mendukung UMKM, terutama Hipmi, dimana salah satu point kerja sama ini adalah kerja sama bisnis antara UMKM Hipmi dan Garuda, dengan GIA MALL, sebagai salah satu platfrom e-commerce Garuda Indonesia, dan juga Commerce secara offline.

“Terbukanya kesempatan kolaborasi bisnis untuk para pengusaha muda, saya berharap ini bisa dimanfaatkan oleh anggota Hipmi di seluruh Indonesia. Begitu juga masalah kerja sama ini menjadi keinginan kita dan mudah-mudahan menjadi keinginannya Garuda Indonesia bukan hanya penandatanganan, tapi ada pelaksanaannya. Saya yakin, Garuda Indonesia akan semakin hebat dipimpin oleh Pak Dirut Irfan Setiaputra beserta jajarannya,” ucapnya.

Mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan itu berharap, kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan saling terbinanya komunikasi yang baik. Semoga nantinya kerja sama ini akan menguntungkan kedua belah pihak, dengan market capital Hipmi yang berada di seluruh Indonesia

“Mudah-mudahan penumpang Garuda Indonesia makin banyak lagi, dan tentunya mudah-mudahan kerja sama dengan Hipmi juga mengikuti. Garuda Indonesia saat ini sudah mengarah ke roadmap yang lebih baik dari segi pelayanan dan pengembangan rute penerbangan. Ke depannya perlu terobosan baru dan komitmen pemerintah untuk menyelamatkan Garuda Indonesia, sehingga masyarakat bisa terbang kembali bersama Garuda Indonesia,” ungkapnya.

Ketua Bidang Perhubungan dan BUMN BPP Hipmi Arya Kuntadi menilai, perlu adanya suatu gerakan untuk bagaimana mencintai atau mengapresiasi Garuda Indonesia untuk bisa hadir dan terbang mengudara ke seluruh penjuru dunia. Perlu ada gerakan di Indonesia untuk terbang bersama Garuda Indonesia.

“Dari segi pelayanan, Garuda Indonesia terhadap konsumen juga sudah lebih baik. Hipmi mendorong Garuda Indonesia pada saat ini bisa melakukan terobosan dan lebih tangguh dalam membangun identitas Indonesia,” tutur Arya.

Arya berharap, Garuda Indonesia mampu memanfaatkan potensi market dalam negeri mengangkat destinasi-destinasi pariwisata dunia di Indonesia yang selama pemerintahan Presiden Jokowi telah dikembangkan. Destinasi-destinasi tersebut, didukung juga oleh infrastruktur yang sudah cukup baik

“Seluruh pengusaha muda siap mensupport Garuda dan terbang bersama Garuda Indonesia. Hipmi yakin, Garuda Indonesia perlu suatu mindset baru bukan saja sebagai jasa penerbangan, tapi juga bisa menjadi bisnis di bidang pariwisata di dunia karena memang tren ke depan akan seperti itu,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra mengatakan, jika dilihat sejarah Garuda Indonesia memang cukup menarik karena di balik nama tersebut ternyata ada banyak misi dan mandat, memang sangat jelas bahwa mandat yang diberikan adalah menyambungkan suku, kota, pulau-pulau di Indonesia serta memperkenalkan Indonesia ke dunia luar. Connectivity di Indonesia dalam kondisi apapun, Garuda harus dijalankan.

“Diketahui bahwa pilot Garuda Indonesia adalah pilot cadangan Angkatan Udara (AU), Garuda Indonesia harus terbang dalam kondisi apapun termasuk ketika bangsa ini sedang berperang. Jadi ketika Covid-19 ini muncul tahun lalu, buat kami perang saja kita terbang apalagi cuma Covid-19. Kita tetap terbang kemanapun yang selama ini melayani seperti ke Belanda, Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Australia, dan juga tentu saja Saudi Arabia,” ujar Irfan.

Di dalam perjalanan pandemi ini, pemerintah Indonesia memutuskan melarang terbang ke Tiongkok dan kemudian pemerintah Saudi Arabia melarang umroh, sehingga tidak ada keperluan terbang ke Saudi Arabia.

Irfan mengakui, sebagai perusahaan tentu saja harus membuktikan bahwa perusahaan ini juga bukanlah perusahaan yang menjadi masalah di negara ini.

“Kita punya responsibility tapi ini penting untuk terus-menerus memastikan bahwa perusahaan ini sustain dan akan bisa bertahan. Yang menarik dalam perjalanan satu tahun kami memimpin Garuda Indonesia, ternyata di perjalanan kita bukan saja menemukan loyalis Garuda Indonesia, tapi begitu banyak masyarakat Indonesia yang mencintai Garuda Indonesia dan tetaplah menjadi kebanggaan Indonesia,” ucapnya.

Menurutnya, kerja sama ini tentu saja diharapkan bukan saat ditandatangan, tapi dari waktu ke waktu haruslah mencari cara bagaimana memastikan bahwa aktivitas-aktivitas yang ingin dilakukan oleh Hipmi bisa didukung oleh Garuda Indonesia dan aktivitas-aktivitas Garuda Indonesia juga bisa didukung oleh Hipmi. Selain itu, pihaknya memastikan bahwa anggota Hipmi akan mendapatkan benefit-benefit khusus dengan kerja sama ini, baik untuk keperluan dinas maupun non dinas termasuk juga anggota keluarga.

“Garuda Indonesia memastikan keamanan para penumpang dan walaupun pemerintah Indonesia sudah memperkenankan armada maskapai di Indonesia untuk bisa mengisi penumpang 100%, Garuda Indonesia memutuskan untuk tetap menjaga distancing dalam pesawat. Ini memang akan mempengaruhi revenue karena kita hanya akan mengisi maksimum 63 % di dalam pesawat, tapi buat kami jauh lebih penting rasa aman penumpang daripada memiliki keuntungan yang berlebihan. Kita percaya bahwa mencari revenue dari cara-cara lain mestinya tetap membuka peluang dibandingkan misi pesawat mengisi 100%,” ungkapnya

Oleh sebab itu, pihaknya berharap, Hipmi bisa membantu untuk mengisi revenue. Garuda Indonesia juga sangat fokus memastikan untuk berpartisipasi aktif soal recovery ekonomi dan kita mengetahui bahwa bagaimana menangani dan membantu terlibat dalam recovery ekonomi, yaitu memastikan connectivity terus berlangsung dan membuka jalur-jalur baru untuk ekspor

“Mayoritas komoditas yang dibawa adalah ikan karena selama ini seluruh komoditas ikan yang diekspor ke luar negeri selalu harus lewat Jakarta. Kita berharap kerja sama ini bukan semata-mata kerja sama hanya naik pesawat Garuda Indonesia saja, tapi bagaimana kita bersama-sama memikirkan pengembangan perekonomian dengan menggunakan jasa transportasi. Kami sangat terbuka untuk upaya-upaya cargo dan carter khusus, kita juga akan sangat menyambut inisiatif-inisiatif pengembangan ekspor ke depan dan community-community yang kita pakai,” imbuhnya.

Investor-id

LEAVE A REPLY