BOR Penuh, Pemkot Surabaya Tinjau Pembangunan RS Darurat Siloam

0
73

Surabaya | Nawacita – Upaya Pemerintah Kota Surabaya menekan angka penyebaran virus Covid-19 terus dilakukan. Salah satunya dengan mendirikan Rumah Sakit Darurat Siloam di perbatasan Surabaya-Sidoarjo. Rumah sakit tersebut berada tepat di samping Mal City of Tomorrow, Jalan Dukuh Menanggal.

Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana meninjau langsung pembangunan rumah sakit tersebut pada Kamis (28/1). Sebelumnya, tempat itu merupakan bangunan bekas apartemen dan hotel.

”Kami mengecek kesiapan rumah sakit khusus Covid-19. Kemarin sudah ada pembahasan seperti itu. Kita lihat kondisinya seperti apa,” tutur Whisnu.

Baca : DINKES Jatim Kembali Distribusikan Vaksin COVID-19 Sinovac Ke Surabaya Raya

Menurut dia, pembangunan rumah sakit itu sebagai respons atas bed occupancy rate (BOR) RS yang mencapai 100 persen. Artinya, ketersediaan kamar sudah tidak ada lagi.

”Kami meninjau supaya secara medis dan aturan betul-betul terpenuhi. Prinsipnya kita butuh rumah sakit. Terakhir BOR ICU 100 persen,” ucap Whisnu.

Whisnu berharap RS bisa diresmikan pada Senin (8/2). Sebab, pihaknya membutuhkan RS secepatnya.

”Ini kami jadikan rumah sakit Covid-19 yang difokuskan pada pasien kategori berat. Untuk yang ringan, ada di Hotel Asrama Haji. Di sana masih ada ratusan kamar,” papar Whisnu.

Rumah sakit baru itu, nanti terdapat 105 kamar dengan 8 ICU. Namun, jumlah kamar itu bisa ditingkatkan kembali hingga 186 kamar dan 16 ICU.

Baca : Latih Pemulung Masak, Risma Boyong Pelatih Dari Surabaya Hotel School

Sementara itu, Anang Prayudi, Group Direktur Siloam Hospital mengatakan, yang membuat RS Darurat Siloam berbeda adalah sistem negative pressure. Sistem itu menjaga suhu ruangan tetap negatif.

”Nanti yang digunakan 3 lantai. Ada 186 kamar, nanti ruangannya kami buat sama seperti ini agar mudah pembangunannya,” terang Anang.

Soal SDM nakes, Anang memastikan, sudah ada 96 tenaga kesehatan yang baru direkrut. ”Supervisinya langsung dari Grup Siloam,” ujar Anang.

JP

LEAVE A REPLY