Benarkah? Saling Sindir Habib Rizieq dan Nikita Mirzani Settingan

0
192
Nikita Mirzani dan Habib Rizieq.
Nikita Mirzani dan Habib Rizieq.

JAKARTA, Nawacita Sikap saling sindir dengan penggunaan istilah tukang obat dan lonte yang belakangan diucapkan Nikita Mirzani dan Habib Rizieq merupakan tindakan spontanitas dan bukan isu settingan.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno mengatakan, tidak ada unsur kesengajaan atau settingan isu untuk membangun isu baru guna mengalihkan isu terkait Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) yang sebelumnya ramai diperbincangkan.

Diketahui, seiring kepulangan Rizieq ke Indonesia, istilah habib hingga lonte memang terus bergema menjadi trending di media sosial. “Nggak ada. Ini semacam spontanitas saling nyinyir saja. Satu realitas politik saat ini tauran opini tak berkesudahan,” kata Adi dihubungi wartawan, Senin (16/11/2020).

Baca Juga: Habib Rizieq: Jangan Kaitkan Agama Dengan Terorisme

Diketahui, ceramah Habib Rizieq Shihab yang menyematkan istilah lonte menjadi sorotan. Diduga kata lonte itu sengaja digunakan Rizieq untuk menyindir salah seorang yang sebelumnya dinilai menghina habib.

Menurut pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno menilai bahwa ucapan lonte memang digunakan sebagai kata sindiran balasan dari Rizieq.

Baca Juga: Trending #KitaNikita di Medsos, Nikita Mirzani For President 2024

“Sepertinya kata lonte itu ingin menyindir sosok tertentu yang dikenal dengan cibiran lonte. Semacam berbalas pantun saling cibir,” ujar Adi.

Namun, kata Adi, istilah lonte yang diucapkan Rizieq tidak hanya merujuk kepada satu orang tertentu. Tetapi juga kepada pihak lain yang dirasa mendukung orang yang dimaksud Rizieq sebagai lonte. “Kata lonte bukan hanya menyasar satu orang, tapi menyasar orang-orang yang mendukung sosok yang disebut lonte itu,” kata Adi.

suanws.

LEAVE A REPLY