24 September Sejarah Dunia: Hari Tani Nasional Hingga Tragedi Semanggi II

0
103
Ilustrasi Selamat Hari Tani Nasional.
Ilustrasi Selamat Hari Tani Nasional.

SOLO, Nawacita – Kesultanan Brunei menyerahkan wilayah kekuasaannya di Sarawak kepada Inggris pada 24 September 1841. Penyerahan Sarawak kepada Inggris merupakan salah satu peristiwa bersejarah pada 24 September.

Selain Inggris yang menguasai Sarawak, masih banyak peristiwa bersejarah pada 24 September yang terangkum pada Hari Ini Dalam Sejarah, 24 September yang dihimpun dari Brainyhistory.comThepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org:

1664
Belanda menyerahkan kekuasaannya di tanah Amerika yang bernama Nieuw Amsterdam kepada Inggris yang lantas mengubah namanya menjadi New York. Nieuw Amsterdam merupakan permukiman kolonial Belanda terbesar di Amerika bagian utara. Meski demikian, Belanda merebutnya kembali pada 1673 dan menamakannya Nieuw Oranje. Namun Inggris berhasil merampas kekuasaan Belanda di wilayah tersebut untuk kali kedua pada 1674. Nama New York untuk wilayah tersebut digunakan hingga kini.

1841
Kesultanan Brunei menyerahkan wilayah kekuasaannya di Sarawak kepada Inggris. Inggris lantas membentuk membentuk Kerajaan Sarawak yang dipimpin James Brooke. Kini, wilayah Sarawak menjadi bagian dari Malaysia.

1852
Kapal udara yang menggunakan tenaga uap pertama di dunia melakukan penerbangan pertamanya. Kapal udara yang dinamai Balon Giffard rancangan Insinyur asal Prancis, Henri Giffard, itu lepas landas untuk kali pertama dari Paris ke Trappes, Prancis. Balon Giffard menempuh perjalanan sepanjang 27 kilometer dalam waktu kurang lebih tiga jam.

Baca Juga: 23 September Sejarah Dunia: Planet Neptunus Ditemukan Hingga Berdirinya Kerajaan Arab Saudi

1853
Pasukan Angkatan Laut Prancis di bawah pimpinan Laksamana Auguste Febvrier-Despointes berhasil menaklukkan wilayah Kaledonia Baru. Laksamana Auguste Febvrier-Despointes lantas mengklaim Kaledonia Baru sebagai wilayah kekuasaan Prancis. Hingga kini, Kaledonia masih menjadi wilayah koloni Prancis.

1877
Pasukan Kekaisaran Jepang berhasil mengalahkan pasukan pemberontak dalam Pertempuran Shiroyama di Kagoshima, Jepang. Kemenangan Jepang itu sekaligus mengakhiri Pemberontakan Satsuma yang berlangsung selama kurang lebih sembilan bulan.

1914
Pasukan Rusia tiba di wilayah Przemysl, Austria-Hungaria dan mulai mengepung wilayah tersebut. Pengepungan itu berlangsung hingga 22 Maret 1915 dan berakhir dengan dikuiasainya wilayah Przemysl oleh tentara Rusia.

1948
Soichiro Honda mendirikan perusahaan produsen kendaraan bermotor yang ia namai dengan nama belakangnya. Kini, Honda menjadi salah satu perusahaan produsen kendaraan bermotor terbesar di dunia. Kini, Honda merupakan produsen sepeda motor terbesar di dunia dan produsen mobil terbesar keenam di dunia.

1960
Hari Tani Nasional dirayakan setiap tanggal 24 September, terutama oleh para petani di seluruh Indonesia. Tanggal 24 September ditetapkan sebagai pengingat bahwa pada tanggal itu di tahun 1960 silam, Presiden RI Soekarno menetapkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA 1960).

1980
John Arne Semundseth Riise lahir Alesund, Norwegia. Namanya menjadi terkenal sebagai pemain sepak bola setelah dirinya bergabung ke salah satu klub besar di Inggris, yakni Liverpool, pada 2001 silam. Pemain yang berposisi sebagai bek kiri itu membela Liverpool selama tujuh tahun dan telah mencetak 31 gol dari 234 penampilannya bersama Liverpool di Liga Inggris. Kini, Riise membela salah satu klub di Siprus, Apoel.

1983
Wafatnya Diplomat RI Mohammad Roem, Mohammad Roem lahir di Parakan, Temanggung, 16 Mei 1908 dan meninggal dunia di Jakarta, 24 September 1983 di usia 75 tahun. Roem merupakan seorang diplomat dan salah satu pemimpin Indonesia di perang kemerdekaan Indonesia. Selama Soekarno menjadi presiden, ia menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri, Menteri Luar Negeri, dan kemudian Mendagri.

Baca Juga: 2 September Sejarah Dunia: Perang Dunia II Berakhir Hingga Google Luncurkan Logo Baru

1999
Tragedi Semanggi II, Tragedi Semanggi merujuk pada dua kejadian protes masyarakat terhadap pelaksanaan dan agenda Sidang Istimewa MPR yang mengakibatkan tewasnya warga sipil. Kejadian pertama dikenal dengan Tragedi Semanggi I terjadi pada tanggal 11-13 November 1998, masa pemerintah transisi Indonesia, yang menyebabkan tewasnya 17 warga sipil.

Kejadian kedua dikenal dengan Tragedi Semanggi II terjadi pada 24 September 1999 yang menyebabkan tewasnya seorang mahasiswa dan 11 orang lainnya di seluruh Jakarta serta menyebabkan 217 korban luka-luka. Pada tanggal 24 September 1999, untuk yang kesekian kalinya tentara melakukan tindak kekerasan kepada aksi-aksi mahasiswa.

Kala itu, adanya pendesakan oleh pemerintahan transisi untuk mengeluarkan Undang-Undang Penanggulangan Keadaan Bahaya (UU PKB) yang materinya menurut banyak kalangan sangat memberikan keleluasaan kepada militer untuk melakukan keadaan negara sesuai kepentingan militer. Oleh karena itulah mahasiswa bergerak dalam jumlah besar untuk bersama-sama menentang diberlakukannya UU PKB. Mahasiswa dari Universitas Indonesia, Yun Hap meninggal dengan luka tembak di depan Universitas Atma Jaya.

2013
Gempa bumi berkekuatan 7,7 sR mengguncang wilayah barat daya Pakistan. Bencana alam tersebut menewaskan sedikitnya 825 orang dan melukai 700 lainnya. Gempa susulan terjadi empat hari kemudian dengan kekuatan 6,8 skala Richter yang menewaskan 22 orang.

2015
Sedikitnya 769 orang tewas dan 934 lainnya luka-luka ketika jemaah haji yang jumlahnya jutaan orang berdesakan dalam perjalanan menuju jembatan Jamarat di Mina, Arab Saudi untuk melempar jamrah sebagai rangkaian ibadah haji. Menurut Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, insiden itu dipicu dua kelompok besar jemaah yang berlawanan arah bertemu pada jalan yang sama. Insiden tersebut merupakan yang terbesar kedua setelah insiden sama terjadi pada 1990 yang menelan korban 1.426 jiwa.

soknws.

LEAVE A REPLY