Partainya Nyai Eva Susul 5 Partai dukung Fattah Jasin Menang di Sumenep 2020

0
127
Fattah Jasin calon Bupati Sumenep 2020

 

SURABAYA, Nawacita – Peluang Calon Kepala Daerah Kabupaten Sumenep, Fattah Jasin memenangkan Pilkada Sumenep 2020 cukup besar. Fattah didukung oleh 6 partai politik, yakni Golkar, PKB, PPP, Demokrat, NasDem dan Hanura.

“Saya optimis dapat memenangkan pilkada Sumenep. Ada enam parpol yang memberi dukungan kepada saya untuk maju sebagai calon bupati Sumenep,” katanya kepada wartawan usai mengambil surat rekomendasi partai Golkar di Kantor DPD Partai Golkar Jatim, Rabu (2/9/2020) malam.

Enam parpol itu adalah salah satunya dan yang terbaru adalah Partai Hanura. Dimana Ketua DPC Partai Hanura Sumenep adalah Nyai Eva atau Dewi Khalifah yang notabene menjadi bakal calon wakil bupati Ahmad Fauzi (wabup sekarang). “Alhamdulillah, partainya Nyai Eva yakni Hanura ikut bersama-sama kami, mungkin ini adalah tanda tanda alam (untuk menang),” ujar Fattah.

Menurutnya, kalau dilihat jumlah anggota dewan pada enam parpol itu, maka dia mendapatkan dukungan mayoritas jumlah anggota DPRD Sumenep. Dari total jumlah 50 kursi, sebanyak 30 kursi telah dikuasai anggota dewan enam parpol itu.

Sebanyak 30 kursi itu, terdiri dari PKB ada 10, PPP 7, Demokrat 7, Nasdem 3, Hanura 2. Sedangkan Golkar belum mendapatkan kursi. “Besok kami akan mengadakan rapat bersama partai koalisi. Insya Allah Sabtu kami akan mendaftar ke KPU Sumenep,” ujarnya.

baca juga : Ini Nama 19 Calon Andalan Golkar Jatim di Pilkada 2020

Ketika menggelar deklarasi pasangan, Fattah mengaku mendapat respon dan animo masyarakat luar biasa. Tidak hanya di kepulauan Sumenep saja, tapi juga semua empat bupati di Madura hadir. Yakni, bupati Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

“Dengan kehadiran empat bupati itu, saya kira mereka punya kepedulian membangun Madura ke depan lebih baik. Kedua, kalau melihat kantong-kantong suara di Madura itu umumnya warga nahdliyin,” paparnya.

Yang paling spesial di pilkada Sumenep 2020, lanjutnya, bersatunya PKB dan PPP. Di pilkada sebelumnya, tidak pernah kedua partai itu masuk dalam satu koalisi.

“Itu artinya ahlussunah wal jamaah, warga nahdliyin, kiai dan ulama utuh. Jadi, tidak terpecah, kcuali ada beberapa, tapi tidak banyak. Melihat kondisi itu, kita optimis memenangkan pilkada Sumenep 2020,” katanya.

Yang lebih membuat yakin Fattah, yaitu dalam perjalanannya tidak menyangka ada tokoh-tokoh partai pendulang suara terbanyak masuk dalam tim pemenangan. Antara lain, Iskandar dari Demokrat.

“Seorang Iskandar jumlah suaranya mencapai hampir 130 ribu. Lalu ada pak Malik Effendi dari PAN, itu suaranya 104 ribu. Dengan sistem pilkada kedaulatan pemilih ada di tangan rakyat, maka politik gerilya itu akan kita maksimalkan,” paparnya.

Selain itu, Fattah mengaku mendapat dukungan dari salah satu kiai dan ulama yang memiliki banyak pengikut, yakni KH Cholil As’ad (Rah Cholil). Dia adalah putera dari kiai As’ad.

“Ketika Fattah cek sound ke Kangean, kiai Cholil mendeklarasikan dukungan pasangan ini responnya luar biasa. Rah Cholil sendiri punya kelompok pengajian sholawat nariyah yang tersebar di 102 titik,” ujarnya.

Kabupaten Sumenep memiliki 27 Kecamatan, terdiri dari 19 kecamatan di darat dan 8 kecamatan di kepulauan. “Jumlah suaranya sekitar 900 ribu,” tandas mantan Asisten 2 Setdaprov Jatim dan Kepala Bakorwil Madura ini. bdo

LEAVE A REPLY