Kamu Hanya Belum Bertemu Orang yang Tepat

0
56

Nawacita – Setiap orang yang dilahirkan di dunia ini berhak untuk bahagia dan pastinya merupakan insan yang berharga dengan kekurangan dan kelebihannya. Karena justru kekurangan dan kelebihan itu yang membuatmu menjadi lebih unik dan berharga.

Percayalah, kamu adalah ciptaan terbaik dan terindah Tuhan. Jadi jangan biarkan orang lain menjugde, menghakimi dan menyalahkan kamu. Dan jika kamu dalam keadaan yang mungkin tidak membahagiakanmu, menyiksamu dan membuatmu merasa putus asa dalam hidup.

Ingat, itu bukan salahmu, saat kamu sudah melakukan yang terbaik. Kamu tetap punya pilihan untuk mengubah nasibmu karena kamu adalah insan yang bebas. Bukan karena kamu tak pantas, justru kamu sangat pantas untuk dibahagiakan, dicintai dan disayangi.

Namun, sayangnya kamu hanya belum bertemu orang yang tepat, karena kamu sendiri masih dalam fase ujian sebelum mendapatkan kebahagiaan yang kamu inginkan.

Kamu Tetap Berharga, Indah Dan Menawan, Bagaimanapun Orang Lain Menjudgemu. Karena Kamu Adalah Salah Satu Ciptaan Tuhan dan Tuhan Menciptakanmu Dengan Sebaik Baiknya Ciptaan

Jika ada seseorang yang menyalahkan dirimu karena kekurangan yang kamu miliki. Jika masih ada yang menghinakanmu karena menganggap kamu tak lebih baik dari mereka. Maka kamu tak perlu bersedih, justru kamu harus merasa bersyukur. Karena Tuhan menjaga dirimu dari sifat sombong dan mengutamakan sikap rendah hati. Untuk mereka yang berbuat salah, biarkan saja.

Karena menghinamu sama saja menghina penciptamu, yaitu Tuhan secara langsung. Mereka lupa, bahwa bagaimanapun dirimu, kamu adalah ciptaan Tuhan yang terindah, bahkan bisa jadi lebih indah dan menawan karena dilengkapi dengan ketulusan dan kerendahan hati. Percayalah mereka sendiri akan mendapatkan akibat dari perbuatannya nanti.

Jika Kamu Belum Merasa Bahagia, Disia sia kan, Bisa Jadi, Karena Kamu Masih Dalam Tahap Ujian Dari Tuhan. Yakinlah Kebahagiaan Dan Kesedihan Ada Masanya, Dan Justru Akan Membantumu Menjadi Pribadi Lebih Dewasa

Justru lewat rasa sakit akan disia siakan, dikhianati dan dikecewakan oleh seseorang, akan membuatmu jauh lebih banyak berpikir, menjadi lebih dewasa dan menemukan jati dirimu nanti. Ketidakbahagiaanmu sekarang hanyalah satu fase untuk menggembleng dirimu menjadi pribadi yang lebih pantas, lebih baik dan siap untuk seseorang yang tepat nantinya.

Dan semua itu akan berlalu dan selalu ada masanya. Yakinlah setelah luka selalu ada bahagia. Mungkin dia belum mengetahui betapa sulitnya mencari yang tulus dan ikhlas. Seharusnya yang iklhas jangan di sia-siakan, jangan pula di nomor duakan.

Apalagi, Kamu Adalah Insan Yang Bebas, Kamu Bisa Memilih Untuk Berhenti Bertahan Pada Orang Yang Salah Dan Memperbaiki Diri Hingga Tuhan Hadirkan Yang Terbaik

Saat kamu sudah banyak berjuang dan memberikan yang terbaik, namun kamu merasa tidak dihargai dan disia siakan, hingga kamu merasa bahwa hidup ini tak ada artinya, juga mulai merasa putus asa. Kamu salah. Bukan karena hidup ataupun Tuhan, bukan pula karena dirimu, tapi karena kamu belum menemukan seseorang yang belum tepat untuk hidupmu, seseorang yang dihadirkan untuk membimbingmu bersama menuju kebahagiaan yang begitu sederhana, namun mampu menentramkan hatimu.

Jadi berhenti menyalahkan takdir Tuhan, kamu tetap bisa memilih, jika bertahan nyatanya tidak membuatmu bahagia, malah kamu merasa semakin jauh dari Tuhanmu. Maka kamu bisa memilih untuk pergi dan menemukan kebahagiaan yang baru.

Dan Nanti, Saat Kamu Menemukan Orang Yang Tepat, Jodoh Sejatimu, Bersamanya Kamu Akan Menemukan Kebahagiaan Nyata Yang Kamu Idamkan. Dia Akan Menerimamu Apa Adanya, Dan Mengasihimu Hingga Tuhan Pertemukan Kembali Dalam Keabadian

Setiap manusia diciptakan berpasangan, nantinya kamu juga akan menemukan jodoh terbaik yang ditakdirkan untukmu saat kamu berusaha untuk bersabar, ikhlas dan melakukan yang terbaik sebaik yang kamu mampu. Tuhan tidak akan membiarkanmu berlama lama dalam kesedihan. Tuhan tidak akan membiarkan hambaNya tersiksa dalam keadaan.

Yakinlah, kamu pasti akan dipertemukan dengan orang yang tepat, yang bisa menerima kamu apa adanya, membahagiakan, membimbing dan mencintai kamu sepenuh hati. Karena sebenarnya cinta tulus itu saling percaya dan menerima pasangan.

pmn_gbl/bpr

LEAVE A REPLY