Mohammad Nasih Kembali Dilantik Menjadi Rektor Unair

0
211

Surabaya, Nawacita– Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Airlangga (Unair) melantik Mohammad Nasih sebagai Rektor Unair untuk kedua kalinya. Bertempat di Aula Garuda Mukrti kampus C, pelantikan tersebut dilaksanakan pada Selasa 16 Juni 2020.

Sebelumnya, Mohammad Nasih sudah menjabat sebagai rektor sejak Juni di tahun 2015 lalu. Namun ada hal menarik ketika Mohammad Nasih terpilih. Pasalnya kampus negeri tertua di Surabaya tersebut mendapatkan rekor MURI. Sebab merupakan pemilihan rektor pertama yang menggunakan media daring.

“Proses penjaringan dan seleksi tidak hanya akuntabel, yaitu digunakannya musyawarah mufakat oleh MWA. Dari itu semua, kita yakin Unair akan dapat lebih maju lagi sebagai universitas yang terpandang, diakui dunia, dengan tetap menjunjung tinggi nilai excellence with morality,” ujar Hatta Ali selaku ketua MWA pada Selasa 16 Juni 2020.

Sementara itu, Rektor Unair Mohammad Nasih menegaskan bahwa proses memilihan rektor UNAIR secara musyawarah telah berlangsung hingga tiga periode. Menurutnya, kebiasaan musyawarah mufakat adalah iklim yang baik untuk mendukung aktivitas di perguruan tinggi.

“Kebiasaan musyawarah mufakat menjadi sangat baik dan mendukung proses aktivitas di perguruan tinggi. Karena dengan musyawarah mufakat, tentu tidak ada lagi kotak-kotak dan sekat-sekat,” ucapnya.

Lanjutnya, Nasih sapaan akrabnya mengatakan model musyawarah mufakat sangat baik untuk dilanjutkan. Sebab perguruan tinggi seharusnya dilepaskan dari unsur politis praksis. “Level perguruan tinggi yang mestinya dijauhkan dengan aspek yang sifatnya politis,” imbuhnya.

Sejumlah tokoh penting hadir dalam pelantikan rektor kali ini. Ketua Senat Akademik Djoko Santoso, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Muhajir Effendy, Walikota Surabaya Tri Rismaharini, dan sejumlah tamu internal.

(and)

LEAVE A REPLY