Hari Guru Nasional, Risma Kado Museum Pendidikan

0
305
Tri Rismaharini Meresmikan Museum Pendidikan.
Tri Rismaharini Meresmikan Museum Pendidikan.

SURABAYA, Nawacita Pada peringatan Hari Guru Nasional 2019, 25 November, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan kado spesial berupa Museum Pendidikan. Di museum ini, perjalanan pendidikan di Indonesia, utamanya Surabaya dipamerkan. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meresmikan langsung museum tersebut.

1. Risma beri kado Museum Pendidikan pada Hari Guru Nasional

Dalam acara peresmian Museum Pendidikan, Risma menuturkan bahwa museum ini merupakan salah satu cita-citanya. Ia ingin menunjukkan kepada siswa-siswa Surabaya bagaimana perjuangan orang zaman dahulu dalam meraih pendidikan.

Baca Juga: Hari Guru Nasional, Nadiem: Merdeka Belajar dan Guru Penggerak

“Jadi ini kita jadikan alat pendidikan untuk anak-anak, supaya mereka tahu bahwa dulu pendidikan seperti ini dan gak mudah orang bisa sekolah,” tuturnya, Senin (25/11). Peresmian tersebut juga dihadiri kepala sekolah dari SD dan SMP negeri di Kota Surabaya. Ada pula Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Surabaya yang ikut menyaksikan Risma memamerkan kadonya untuk pendidikan anak-anak.

2. Agar siswa Surabaya tidak mudah putus asa

Risma menjelaskan, museum ini diharapkan dapat menyadarkan kepada anak-anak bagaimana sulitnya menempuh pendidikan pada zaman dahulu. Dengan begitu, ia berharap anak-anak tak mudah putus asa ketika menghadapi kesulitan dalam belajar.

“Kenapa ini menjadi penting? Kalau anak-anak tahu masa lalu betapa beratnya kita harus berjuang, maka anak-anak kita juga bisa menggapai tanpa mengeluh dan putus asa. Saya ingin cepat diwujudkan,” ujarnya dengan nada penuh antusias.

3. Koleksi berasal dari berbagai daerah

Museum yang terletak di Jalan Gentengkali nomor 10 ini memiliki berbagai koleksi. Mulai zaman praaksara hingga kemerdekaan. Tak perlu khawatir, museum ini juga dibebaskan dari tiket masuk. Warga Surabaya dapat dengan bebas menikmati koleksi museum tersebut.

Baca Juga: Pilkada Surabaya, Akankah Pengganti Risma Pasangan Nasionalis Religius

“Koleksi kami hunting dari beberapa tempat dari Jogja, Jakarta, banyak dari beberapa tempat. Ada yang belum kami beli, misalnya piano. Di sini kami sedang cari piano itu,” terang alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tersebut. Masyarakat bisa menemukan berbagai benda yang berkaitan dengan pendidikan. Antara lain bangku sekolah zaman dulu, kapur, tinta tulis, hingga sabak (papan tulis kecil sebagai buku tulis).

4. Guru terharu atas kado Museum Pendidikan

Salah seorang kepala sekolah, Ratih Retno Hartati dari SMP Negeri 31 Surabaya terharu atas kado Hari Guru Nasional tersebut. Ia mengungkapkan rasa syukurnya hingga berlinang air mata.

“Alhamdulillah, ini suatu kejutan besar bagi kami. Kami terharu dapat hadiah dan perhatian Ibu Wali Kota kepada kami besar sekali. Untuk anak-anak juga penting sekali, kami lihat di dalam dengan guru-guru terkenang masa lalu,” tuturnya. Warga Surabaya dapat mengunjungi museum tersebut dari Selasa hingga Minggu.

idnws.

LEAVE A REPLY