Tabanan Harmoni Festival, Ajang Satukan Keragaman Nusantara NKRI

0
322
Tabanan Harmoni Festival mementaskan aneka pagelaran seni yang kental dengan unsur-unsur agama dan etnis.
Tabanan Harmoni Festival mementaskan aneka pagelaran seni yang kental dengan unsur-unsur agama dan etnis.

JAKARTA, Nawacita – Tabanan Harmoni Festival tak hanya menampilkan berbagai seni budaya, juga membumikan Pancasila dan menyatukan keragaman di bawah naungan NKRI dengan melibatkan UKM khas Tabanan.

Acara yang digelar akhir pekan lalu ini sengaja digelar di Garuda Wisnu Serasi (GWS). Pasalnya kawasan itu ini merupakan pusat kesenian dan kebudayaan Kabupaten Tabanan.

“GWS ini adalah stage yang digunakan untuk masyarakat menampilkan berbagai macam seni budaya, kita punya gedung Mario yang menjadi maestro Tabanan, jadi Tabanan ini tidak hanya jadi lumbung padi nya Bali, juga menjadi pusat seniman-seniman hebat dan kita harus bangga menjadi orang Tabanan,” kata Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti.

Perhelatan Tabanan Harmoni Festival pun menuai pujian dan apresiasi dari berbagai pihak, seperti Presiden Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri, Gubernur Bali I Wayan Koster, Plt Ketua Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono dan K.H. Ma’ruf Amin.

“Mungkin saja pada Pemilu kemarin pilihan kita berbeda, hari ini kita bertemu disini bukan sebagai warga pemilih presiden nomor satu atau dua, tapi kita semua telah disadarkan bahwa kita semua memiliki DNA yang sama yaitu sebagai warga Negara Indonesia,” kata Megawati yang diwakili Plt. BPIP Hariyono.

“Hanya dengan berhubungan, dengan harmoni kita semua bisa bertemu dengan bahagia, sesuai dengan pesan dari pendiri bangsa, kita bisa menjadi bangsa yang kuat dan maju kalau kita bisa bersatu. Mari kesatuan dan persatuan bangsa kita tegakan dan jangan lupa pesan dari Bung Karno Pancasila selain menyatukan kita, juga membawa kita untuk menjadi Bangsa yang maju,” tambahnya.

Hal senada diungkapkan K.H. Ma’ruf Amin yang menyebutkan bahwa pentingnya menanamkan nilai-nilai pancasila bagi setiap orang. “Pancasila harus hidup ditengah-tengah masyarakat sebagai pemersatu, sebagai falsafah hidup dan sebagai sumber informasi di berbagai kegiatan kita,” ujarnya.

sdnws.

LEAVE A REPLY