Yenny Wahid soal Reuni 212: Kalau Berdoa, Sah-sah Saja

0
231
Yenny Wahid
Yenny Wahid

Jakarta,Nawacita – Yenny Wahid menganggap reuni 212 wajar digelar untuk berdoa bersama. Yenny Wahid berharap reuni 212 tidak memprovokasi masyarakat.

“Kalau sekedar berdoa, sekedar menyerukan pendapat itu sah-sah saja, biasa aja,” kata Yenny Wahid kepada wartawan di Lapangan Mabes AD, Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2018).

Yenny berharap tak ada muatan politik dalam reuni 212. Kebebasan berkumpul dijamin UUD, namun menurutnya tak boleh disalahgunakan.

“Namun kalau kemudian ini menjadi forum yang bisa memprovokasi masyarakat itu memang kemudian kita akan mempertanyakan tujuan dari acara tersebut,” sambung dia.

“Jadi kita harapkan dengan peran ulama itu politiknya jadi lebih sejuk, kalau ulama turun ke politik ya lebih sejuk, ulama mengingatkan moralitas sehingga menunjukkan satu kalimat. Paling utama dengan cara membuat pidato-pidato yang simpatik, yang positif yang kira-kira begitu,” paparnya.

Reuni 212 akan berlangsung di Monas, Jakarta Pusat pada Minggu (2/12). Ketua Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Ma’arif mengatakan reuni aksi 212 tidak jauh berbeda dengan aksi tahun 2016.

dtk

LEAVE A REPLY