Anies: Rumah yang Longsor di Kalisari Pasar Rebo Tak Punya IMB

0
248
Rumah yang Longsor di Kalisari Pasar Rebo Tak Punya IMB

Jakarta,Nawacita – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan perumahan di Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang terdampak longsor tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Anies menyebut daerah itu merupakan kawasan Hijau.

“Saya tadi meninjau lokasi longsor yang terjadi di sekitar RT 7 RW 05 di Kalisari. Di tempat ini, kami cek status lahannya. Ini lahan hijau yang tidak seharusnya dibuat bangunan,” kata Anies usai melakukan tinjauan di lokasi, Selasa (27/11/2018).

“Ada ketinggian tanah yang perbedaannya signifikan Anda lihat itu ada yang di atas dan di bawah yang, di atas itu adalah lahan hijau yang tidak seharusnya ada bangunan. Kemudian, kami saksikan sekarang penuh dengan bangunan dan hampir semuanya tidak punya IMB,” lanjut dia.

Anies menduga pembangunan perumahan ini tidak dibangun dengan pondasi yang kuat. Apalagi setelah diperiksa ada saluran air di bawah tanah yang bisa menggerus struktur bangunan.

“Jadi ini bangunan-bangunan yang dibangun tanpa izin dan tidak memperhitungkan kekuatan struktur, bahkan kalau lihat di situ ada tandanya di lokasi longsor bawahnya ada saluran air, saluran air besar yang tidak ada outletnya jadi menggerus terus menerus akhirnya longsor,” papar Anies.

Sementara itu, Ketua RT 04 RW 09 Surahman menceritakan perumahan yang longsor awalnya jalur hijau. Saat pembangunan surat izin tidak keluar dan kemudian dijual per kavling.

“Dulunya semua jalur hijau setelah era reformasi ini dibangun tapi pada saat pembangunan surat izinnya tidak keluar dijual kavling sehingga bangunan ini kalau kami lihat secara fondasinya tidak diukur,” kata Surahman.

“Ini airnya antara bangunan atas, proyek pesona ini dengan RT kami terus tidak ada hubungan jalan juga terputus sehingga akibatnya sepreeti ini koordinasi tidak ada. Ini 2002 dibangun,” kata dia.

Pemprov DKI Jakarta akan melakukan langkah pengamanan dengan pembuatan tanggul yang dikerjakan Bina Marga. Pengerjaannya akan memakan waktu satu bulan.

“Bina Marga akan segera melakukan perbaikan, tanggulnya dibangun lagi insyaAllah akan perlu waktu satu bulan untuk semua selesai. Sesudah itu semua tanggul di sepanjang ini akan di cek kekuatannya dipastikan bahwa tidak ada yang bermasalah,” paparnya.

dtk

LEAVE A REPLY