Timses Prabowo-Sandi Awasi Jumlah DPT

0
298
Ilustrasi
Ilustrasi

Nawacita – Sekretaris Jenderal partai politik pengusung pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan menyoroti soal Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pemilu 2019.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan menilai saat ini banyak jumlah antara Daftar Pemilih Sementara (DPS) dengan DPT masih banyak yang kurang.

“Salah satu mengkritisi DPT yaitu daftar pemilih tetap. Kita sudah dikasih oleh KPU namanya DPS dari data itu antara data yang dikasih dengan data yang harusnya kami dapatkan itu masih kurang puluhan juta dan karena itu kita kritisi,” kata Hinca Panjaitan di komplek parlemen, Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Hinca menjelaskan, mengawal DPT di KPU merupakan tugas dari Sekjen partai politik pengusung Prabowo – Sandi. Ia berharap, agar jumlah DPT mendapatkan angka yang tepat sehingga masyarakat dapat ikut Pemilu 2019.

“Bisa saja memang belum masuk dari daerah-daerah dan karena itu kita coba kritisinya dan mungkin hari Senin keluar angka-angka yang kami dapatkan untuk memang mana yang harus kita perhatikan sama sama di KPU agar betul-betul DPT diangka yang tepat,” jelasnya.

Diketahui, Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal menyatakan, para sekjen partai koalisi Pendukung Prabowo-Sandiaga sepakat untuk rutin menggelar pertemuan.

Pertemuan itu sendiri nantinya akan membahas terkait dinamika jelang Pilpres 2019. Dan tentu saja, soal strategi pemenangan juga.

“Nanti kita hari Senin akan ketemu kembali untuk pertemuan para sekjen ini di bawah arahan dan bimbingan dari Pak Sandi dan mungkin akan kita rutinkan setiap Senin dan Kamis,” kata Mustafa Kamal di Jakarta, Senin (27/8/2018).

Selain itu, Mustafa juga menjelaskan dalam pertemuan dengan para sekjen juga disepakati terkait menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.

Dimana, ia berharap tidak terjadi gesekan dan persatuan semakin kokoh dalam rangka menyambut pesta demokrasi tahun 2019.

“Kita sama-sama menggambarkan iklim yang kondusif untuk demokrasi yang sehat di tahun 2019 ini,” tukasnya.

teropongsenayan

 

LEAVE A REPLY