Menteri Sri Mulyani Minta Bawahannya Mengedukasi Masyarakat Terkait Utang Negara

0
279
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Nawacita – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Kementerian Keuangan memiliki peran besar dalam hal ini untuk mengedukasi masyarakat terkait informasi mengenai keuangan negara. Untuk itu, dia meminta seluruh jajaran Kemenkeu untuk aktif menyampaikan informasi yang tepat mengenai informasi keuangan negara kepada masyarakat.

“Saya minta seluruh Kemenkeu punya tanggung jawab tak hanya kelola keuangan negara tapi kelola informasi,”kata Sri Mulyani di kantornya, Senin (27/8).

Dia menjelaskan, saat ini topik yang paling diminati oleh masyarakat adalah utang negara. Padahal, utang hanya sebagian kecil dari keseluruhan informasi mengenai keuangan negara yang perlu diketahui oleh masyarakat.

“Tapi kita kemenkeu tak boleh menyerah untuk biarkan orang hanya lihat satu pohon karena kita lihat keseluruhan hutan belantara yang jadi apa yang disebut seluruh kekayaan informasi mengenai keuangan negara yang perlu dipahami dan dimengerti,” imbuhnya.

Dia menambahkan, meski Kemenkeu mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP), namun instansinya masih perlu pengembangan dan edukasi pada masyarakat mengenai kondisi keuangan negara yang dikelola Kemenkeu.

“Tantangan kita bagaimana presentasi dan edukasi dan terus terang mencegah terjadinya dis-informasi, berperang terjadinya narative di luar konteks gimana mencegah masyarakat dikasih informasi yang salah,” ujarnya.

Persoalan keuangan, menurutnya, tak hanya melulu soal utang melainkan sektor lainnya seperti pajak, PNBP, belanja pendidikan, belanja modal dan lain sebagainya.

“Tapi keseluruhan tak hanya bicara pembiayaan, atau bicara tentang utang atau bahkan cicilan saja tapi kita bicara keseluruhan sebagai suatu instrumen-instrumen untuk menjaga perekonomian secara keseluruhan dengan pilihan -pilihan. Informasi ini lah yang kita igin terus sampaikan ke publik,” tandasnya.

merdeka

 

 

LEAVE A REPLY