Pasar Rakyat Hari Jadi Trenggalek Meriah Tanpa APBD

0
355
Pasar Rakyat Hari Jadi Trenggalek
Pasar Rakyat Hari Jadi Trenggalek

Nawacita – Walaupun tanpa sokongan dana APBD Pemkab Trenggalek, Pasar Rakyat Hari Jadi Trenggalek ke-824 yang digelar di seputaran Alun-Alun Trenggalek, 18 – 29 Agustus, berjalan meriah.

Panitia menghadirkan panggung hiburan rakyat spek besar selama 12 hari pameran. Seperti panggung riging 12x10m, sound gantung 30.000 watt, soundsystem, arena wahana mainan dan ratusan tenda-tenda kerucut 3x3m untuk pameran.

Selain menghadirkan artis ibukota saat pembukaan pameran pada 18 Agustus lalu, tiap harinya panggung utama diisi group campursari kenaan dari Trenggalek pimpinan Abu Naim. Selain itu, juga tampil band dari Madiun dan Trenggalek sendiri.

Menurut Damar Huda, Ketua Panitia yang eks Manager Event & Kreatif JTV Surabaya ini, untuk gelar pasar rakyat dan panggung rakyat megah tiap harinya ini, nol persen dari Pemkab Trenggalek. Alias tanpa menggunakan dana APBD sepeser pun.

Bahkan untuk menggunakan lahan pameran, panitia sudah membayar resmi ke kas negara, melalui BKUP Pemkab Trrnggalek, Rp 30 jutaan sebagai kopensasi sewa lahan kegiatan.

“Selain itu, panitia juga menyediakan menyediakan 30 stand gratis untuk UMKM binaan Pemkab, sebanyak 20 stand PKL yang hanya berbayar Rp 500 ribu di tenda-tenda kerucut, serta menyewakan area PKL di troktoar yang dikenakan biaya hanya Rp 300 ribu tiap stand,” ujar mantan Pimred tabloid X-file dan redaktur tabloid Nyata, Jawa Pos Group ini.

Dikatakan Damar, pihaknya adalah EO DMR production yang dipilih Bupati Trenggalek H Emil Dardak dari sejumlah EO yang mengajukan pengelolaan kegiatan pasar rakyat. Untuk pelaksanaan kegiatan, EO DMR lantas menggandeng EO lokal Trenggalek.

“Kami mendukung keinginan Pemkab Trenggalek untuk tetap menghadirkan hiburan yang murah meriah untuk menyemarakkan Hari Jadi Trenggalek tahun ini, dalam rangka Agustusan serta melepas Bupati Emil Dardak yang Februari tahun 2019 depan resmi dilantik jadi Wagub Jatim,” ujarnya.

Selain pendapatan dari stand tenda-tenda kerucut dan area troktoar yang berbayar, panitia gabungan EO Surabaya dan EO Trenggalek ini juga disponsori Djarum 76, Kokola, Gajah Duduk dan Sirup Kurnia.

Saat penutupan pameran pada 29 Agustus mendatang dijadwalkan Bupati Emil Elistianto Dardak, yang saat ini sedang menjalankan ibadah haji, akan hadir di tengah masyarakat Trenggalek.

jt

 

LEAVE A REPLY