Pengurus IMM Temui Jokowi di Istana

0
527
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)

Nawacita – Sebanyak 177 pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) tingkat pusat dan daerah menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/8). Mereka berangkat bersama-sama usai mengikuti Muktamar ke-XVIII IMM di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Ketua DPD IMM Jatim Abdul Musawir Yahya menjelaskan, undangan dari Presiden baru disampaikan pada Minggu (5/6) malam, tepatnya di hari terakhir muktamar berlangsung. Ia dan teman-temannya kemudian disediakan pesawat Hercules untuk ke Jakarta bertemu Jokowi.

“Pukul 08.00 WIB berangkat dari Bandara Abdul Rachman Saleh naik pesawat Hercules. Dua pesawat,” ujar Abdul di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Saat pertemuan, Jokowi kemudian menanyakan kesan 177 pengurus IMM saat menumpangi pesawat angkut milik TNI tersebut. Pertanyaannya itu kemudian disambut sahutan dari para pengurus IMM dengan diiringi tawa.

“Yang pertama, saudara-saudara ke sini naik Hercules? Enak enggak? (Ketawa, enak). Benar? (Pengap). Nah, blak-blakan ini namanya, enak tapi pengap,” kata Jokowi disambut tawa.

Jokowi kemudian menceritakan pengalamannya naik tranportasi udara yang dimiliki oleh Indonesia. Salah satu yakni menumpangi pesawat tipe CN yang tak memiliki pengedap suara.

“Semua pernah saya naikin. Yang saya CN itu, yang CN enggak ada interior pengedap suaranya, kalau naik suruh pakai ini (headphones). Tapi saya enggak pernah pakai, tahu-tahu sudah tidur saya,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menceritakan pengalaman menaik helikopter yang sudah berumur. “Helikopter yang sudah berapa tahun kita pakai juga suaranya gitu, mungkin suaranya lebih, bunyinya lebih serem dari Hercules,” ucapnya.

Jokowi lalu mengingatkan pentingnya infrastruktur dibangun di Indonesia, karena dengan begitu bisa menghidupkan perekonomian warga hingga membantu masyarakat dalam berpergian ke berbagai daerah.

“Semua harus ada airportnya, semua harus pelabuhannya. Karena kepulauan harus ada pelabuhannya, enggak kecil enggak besar, enggak sedang, harus ada,” pungkas Jokowi.

Pertemuan antara Jokowi dan pengurus IMM ini dalam rangka penutupan Muktamar IMM. Namun, pertemuan berlangsung secara tertutup. Dalam pertemuan ini juga Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekjen Muhammadiyah Abdul Mu’ti turut mendampingi. Dari pihak pemerintah, ada Mensesneg Pratikno serta Koordinator Stafsus Presiden Teten Masduki.

kmp

 

LEAVE A REPLY