Gendong Jemaah Haji dari Masjidil Haram Hingga Hotel

0
210
Ilustrasi
Ilustrasi

Nawacita – Menjadi petugas haji bagi Slamet Budiono merupakan pekerjaan yang mulia. Tahun ini merupakan tahun kelima Slamet dipercaya menjadi petugas haji setelah Kementerian Agama mendapuknya kembali menjadi Kepala Sektor Khusus Masjidil Haram.

“Menjadi petugas haji kali ini adalah tahun kelima saya menjadi petugas haji,” kata Slamet usai ditemui di Hotel Al Wihdah Tower wilayah Jarwal Makkah, Minggu malam (29/7/2018), seperti dilansir dari kemenag.go.id.

Slamet bangga dengan kepercayaan yang diberikan pemerintah kepadanya. Suka dan duka pasti dirasakan petugas haji yang bertugas di Tanah Suci. Namun, Slamet selalu merasa bahagia dan senang melayani jemaah haji.

“Apalagi memegang komando di Sektor Khusus Masjidil Haram, yang langsung berhubungan dengan jemaah haji,” ucap Slamet.

Menjadi petugas haji, sudah barang tentu mempunyai kenangan tersendiri bagi Slamet. Dirinya masih teringat sosok nenek yang digendongnya selama beribadah di Masjidil Haram sampai kembali ke hotel tempat menginap.

“Saya menggendong nenek itu di Masjidil Haram dan sampai balik lagi ke hotel. Saya gendong nenek itu seperti saya gendong ibu saya sendiri. Saya tuntun beliau membaca talbiyah lalu saya menangis,” ucap Slamet sambil meneteskan air mata.

Slamet mengungkapkan, usia nenek itu sekitar 85 tahun, dan nenek yang didampingi suaminya hanya bisa mendoakannya agar selalu sehat. “Sang nenek langsung memegang kepala saya. Sehat-sehat ya nak,” begitu doa sang nenek kepada Slamet.

Slamet mengaku selama melakukan tugasnya sebagai petugas haji tak pernah merasa lelah. Dirinya juga merasa selalu prima kalau melayani Jemaah haji. “Saya juga bingung merasa prima sekali kalau bekerja di sini,” ucap Slamet.

Slamet adalah bagian dari 800 petugas haji yang bertugas di musim haji tahun ini. Dia berharap petugas haji lainnya bisa menjalankan tugasnya dengan baik melayani jemaah.

bj

 

LEAVE A REPLY