Lima Kebiasaan Buruk yang Dapat Picu Skoliosis

0
560
Ilustrasi Membaca Sambil Tiduran
Ilustrasi Membaca Sambil Tiduran

Nawacita – Kelainan tulang belakang yang melengkung ke samping atau skoliosis ternyata dapat dipicu oleh kebiasaan buruk yang dilakukan sehari-hari.

Posisi duduk yang salah hingga membawa beban berat merupakan salah satu faktor yang dapat membuat tulang belakang melengkung.

Ahli fisiologi anatomi Labana Simanihuruk menjelaskan kebiasaan buruk merupakan salah satu pemicu kelainan tulang belakang selain bawaan dari lahir, kelainan pembentukan tulang, dan idiopatik atau tidak diketahui penyebabnya.

Berikut beberapa kebiasaan buruk yang kerap dilakukan banyak orang dan memicu kelainan tulang belakang.

1. Duduk menyilangkan kaki

Menurut Labana kebiasaan duduk menyilangkan kaki yang sering dilakukan para perempuan merupakan salah satu pemicu kelainan tulang belakang. Kebiasaan menyilangkan kaki dalam waktu yang lama dapat membuat tulang panggul berputar dari posisi seharusnya dan menyebabkan skoliosis.

“Kebiasaan melipat kaki bagi perempuan itu selama ini dikenal baik karena santun, tapi secara kesehatan itu tidak baik,” kata Labana dalam diskusi dengan media yang diselenggarakan Scoliosis Care beberapa waktu lalu di Jakarta.

2. Menduduki dompet

Kebiasaan satu ini kerap dilakukan laki-laki. Kaum Adam gemar duduk dengan dompet tebal yang terletak di saku celana belakang. Labana menjelaskan menduduki dompet tebal ini dapat menggeser posisi tulang panggung dan menekan posisi yang lain.

“Satu atau dua derajat saja pantat sebelah kanan naik berjam-jam misalnya akan menyebabkan sakit punggung dan memicu skoliosis,” tutur Labana.

3. Membawa beban berat

Punggung yang banyak menahan beban berat juga jadi salah satu penyebab skoliosis. Terutama, ketika beban berat hanya diposisikan pada salah satu pundak. Berat yang tidak seimbang dapat membuat tulang melengkung ke samping.

“Kebiasaan membawa tas yang hanya di satu pundak banyak sekali dilakukan orang. Ini membuat tulang punggung bergeser dari posisinya,” ucap Labana.

4. Menulis sambil tiduran

Menulis sambil tiduran menjadi kebiasaan yang banyak dilakukan setiap orang terutama para pelajar saat sedang di sekolah. Posisi menulis atau tertidur di meja dalam kurun waktu yang lama membuat tulang belakang tidak lurus dan berpotensi mengakibatkan skoliosis.

5. Belajar sambil menelungkup

Kebiasaan menelungkupkan badan sambil beraktivitas seperti belajar dan membaca membuat tulang belakang dan leher tidak berada di posisi yang seharusnya. Kondisi ini memicu terjadinya skoliosis.

“Belajar sambil tiduran atau menelungkup dan duduk meliuk-liuk di sofa itu dapat memicu berputarnya tulang belakang,” ujar Labana.

Untuk menghindari kebiasaan ini, Labana menyarankan agar setiap orang dapat memberbaiki posisi duduk dengan sikap yang ergonomi. Posisi itu diantaranya seperti posisi paha yang horizontal dengan lantai, punggung lurus tapi santai, kepala tidak membungkuk, dan posisi mata sejajar dengan bahan bacaan.

cni

LEAVE A REPLY