Proyek Normalisasi Saluran Tersier Desa Tanggul Kulon Dikerjakan

0
334
Normalisasi Saluran Tersier Desa Tanggul Kulon
Normalisasi Saluran Tersier Desa Tanggul Kulon

Nawacita – Kades Tanggul Kulon bersama Muspika Tanggul dan dinas terkait, saat di lokasi Proyek Normalisasi Saluran Tersier di Desa Tanggul Kulon.

Jember-Setelah menunggu tanggal pelaksanaan karena alasan tehnis yang menyebabkan normalisasi sempat tertunda, hari ini (16/07) pengerjaan proyek normalisasi saluran tersier di Desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul mulai dikerjakan.

Pemkab Jember melalui tehnis PU Bina Marga dan Pengamat Sumber Daya Air Kabupaten Jember telah merealisasikan usulan proposal Pemerintah Desa Tanggul Kulon yang selama ini menjadi keluhan warga.

Saat ditemui dilokasi normalisasi Kepala Seksi Drainase dan Trotoar PU Bina Marga Kabupaten Jember Maryono mengatakan, proyek normalisasi saluran tersier tersebut dikerjakan mulai dari hilir, hal ini bertujuan agar hasil pengerjaan proyek sesuai dimensi saluran yang ada.

“Kami akan kerjakan sesuai tehnis, lebar dan kedalaman saluran tersier ini akan dinormalkan,” terangnya.

Ia menambahkan, pihaknya mengupayakan plat beton yang ada untuk tidak dibongkar, hal ini bertujuan agar proyek normalisasi tersebut tidak membebani warga.

“Plat beton yang ada akan kami kaji ulang, plat beton yang memenuhi syarat yaitu lebarnya sesuai saluran dimensi tersier, selanjutnya untuk kedalaman akan kami kerjakan dengan tenaga manual. Terpenting, tidak mengurangi tujuan dari normalisasi yaitu mengembalikan ukuran dalam dan lebar saluran tersier hingga tidak terjadi luberan air,” bebernya.

Sementara itu Kepala Desa Tanggul Kulon Arifin Wahyuono mengatakan, dirinya dan warga bersyukur proyek normalisasi tersier ini terlaksana. Kades Arifin menambahkan realisasinya proyek normalisasi ini adalah bentuk sinergitas antara warga, Pemerintah Desa dan Pemkab Jember terjalin dengan baik.

“Alhamdulillah, proyek normalisasi yang selama ini dinantikan warga telah dikerjakan, terimakasih Bupati dan Wakil Bupati Jember yang telah merealisasikan proyek ini. Selanjutnya Pemdes dan warga akan menjaga saluran tersier ini agar tetap bersih dari kotoran sampah serta normalisasi akan kami programkan Dua tahun sekali,” jelasnya.

jt

 

LEAVE A REPLY