PEMBUKAAN & WELCOME DINNER FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD)

0
288

Nawacita.co – 1 Juli 2018– Pembukaan & Welcome Dinner Focus Group Discussion yang diadakan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dengan tema “Isu Aktual di Bidang Hukum Tata Negara dan Hukum Pidana Dalam Perspektif Akademis Untuk Melindungi Kepentingan Bangsa dan Negara” yang dilaksanakan di Graha Pengayoman, Jl. Rasuna Said Kav. 6-7 Kuningan – Jakarta Selatan.

Acara ini di laksanakan untuk mengkaji dua isu aktual yang paling banyak menarik perhatian berbagai kalangan dari perspektif akademis. Pertama, isu aktual dibidang tata Negara yakni terkait dengan implementasi keputusan Mahkamah Konstitusi terkait Pembentukan peraturan Komisi Pemilihan Umum Tentang pencalonan anggota legislatif serta implikasinya terhadap supremasi konstitusi dan Negara hukum. Kedua, isu dibidang hukum pidana, yakni terkait dengan penguatan pemberantasan tindak pidana korupsi dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly serius memperhatikan maraknya isu-isu yang berkembang dimasyarakat pada tahun 2018 yang merupakan tahun politik. Dia berharap banyaknya isu yang berkembang di berbagai media massa dan media sosial tidak menyebabkan masyarakat terpancing untuk dipecah-belah.

Ditahun politik ini, jika dicermati pemberitaan di media cetak maupun elektronik, marak sekali isu-isu aktual yang berhembus dan diangkat kepermukaan mulai dari isu kebangkitan Partai Komunis di Indonesia, Isu terorisme, isu SARA, Isu pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi, Isu larangan mantan narapidana kasus korupsi untuk mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif pada pemilu 2019 dan masih banyak isu-isu lainnya.

“Jika kita tidak bijak menanggapi isu tersebut, akan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyebarluaskan isu negatif secara masif guna kepentingan politik tertentu, yang secara tidak langsung menimbulkan kerugian bagi pemerintah baik itu Kerugian dari aspek finansial serta terganggunya program-program pemerintah.” ucapYasonna.
Dalam rangka menyikapi isu-isu aktual tersebut, sambung yasonna, sebagai masyarakat yang tergolong terdidik dan akademik, perlu menyikapi dan mengkritisi secara akademik dan keilmuan dan jangan hanya tergiring dengan opini-opini yang berkembang dimasyarakat. Oleh sebab itu kemenkumham mengundang Dekan Fakultas Hukum seluruh Indonesia guna diskusi dan mengkaji dua isu aktual yang paling banyak menarik perhatian berbagai kalangan dari perspektif akademis.

‘’Sudah sepatutnya, kita sebagai bagian dari insan akademik harus menyikapi isu-isu tersebut secara bijak sehingga kita tidak ikut terpancing dan terbawa oleh opini yang berkembang dimasyarakat, justru kita harus menelaah dan mengkaji isu tersebut secara akademik sebagai wujud dan tanggung jawab kita terhadap bangsa dan Negara Indonesia’’ tutupnya.

LEAVE A REPLY