Bintan International Marathon 2018

0
481

Nawacita.co, 1 Maret 2018—Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan memberikan dukungan penyelenggaraan lomba lari marathon internasional Bintan International Marathon (BIM) 2018 yang akan berlangsung di Bintan Beach International Resort, Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau,  pada 15 Juli 2018 mendatang. Penyelenggaraan event sport tourism dengan tagline ‘Run and Discover’  ini merupakan pertama kali  dan diprakarsai oleh tiga negara yaitu;  China (Beijing Hualing Sports Culture Media Co.Ltd), Singapura, dan Indonesia (PT. Bintan Resort Cakrawala, PT. Medianusa Permana). Ketiga negara pemerkasa ini sebelumnya melakukan kesepakatan kerjasama yang ditandatangi di Bintan Resorts pada 25 Januari 2018.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar,  I Gde Pitana memberikan apresiasi penyelenggaraan BIM yang akan mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) dalam jumlah besar khususnya  ke destinasi Pulau Bintan dan sekaligus mendukung Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia yang tahun ini mentargetkan kedatangan 17 juta wisman serta menggerakan perjalanan 270 juta wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air.

Nawacita.co 2

I Gde Pitana menjelaskan, BIM sebagai event sport tourism bertaraf internasional akan memberikan dapak positif berupa media value yang tinggi serta direct tourism economic yang besar, sehingga kegiatan event pariwisata ini berdampak langsung pada peningkatan perekonomian daerah. “Pihak panitia penyelenggara mentargetkan 4.000 peserta mancanegara dan 1.000 peserta dari Indonesia dengan perolehan devisa diperkirakan mencapai Rp 70 miliar,” kata I Gde Pitana  dalam jumpa pers BIM di Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kemenpar, Kamis (1/3/2018).

I Gde Pitana  didampingi  Kadispar Kabupaten Bintan,  Luki Prawira; GGM PT. BRC,  Abdul Wahab; Managing Director & Co Founder Orange Room Pte. Ltd,  Elvin Ting; CEO PT Medianusa Permana,  Manggara; dan Sports Culture Media Co. Ltd, Wang Dong Dong menjelaskan,  Bintan merupakan destinasi yang unggul sebagai tempat penyelenggaraan event sport tourism  bertaraf internasional. “Bintan mempunyai keunggulan dalam unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) terutama jalur penyeberangkan dengan kapal fery yang hanya beberapa menit dari Singapura. “Penyelenggaraan BIM ini semakin menguatkan popularitas Bintan sebagai destinasi sport tourism kelas dunia,” kata I Gde Pitana.

Sementara itu Kadispar Kabupaten Bintan,  Luki Prawira mengatakan, setiap tahun secara rutin sejumlah event sport tourism internasional digelar di Bintan antara lain; Tour de Bintan, Bintan Triathlon, dan Ironman Bintan. “Untuk event Tour de Bintan masuk dalam 100 Calender of Event (CoE) 2018. Event ini mendatangkan wisman dalam jumlah besar setiap penyelenggaraannya,” kata Luki.

Lomba lari marathon BIM akan memakan waktu sekitar 8 jam dengan mengambil start & finish yang dipusatkan di  Plaza Lagoi, Lagoi Bay yaitu salah satu kawasan wisata populer di Bintan Beach International Resorts. Sementara itu untuk rute marathon  akan melewati danau, pantai, memasuki wilayah-wilayah hotel, serta spot-spot menarik di kawasan resort tersebut. “Para peserta marathon selain lain akan menguji ketahanan fisik mereka, juga sebagai kesempatan bagi peserta untuk mengeksplorasi lebih jauh akan keindahan alam di Pulau Bintan,” kata Luki lagi.

Peserta lomba lari marathon BIM terbagi dalam tiga kategori, yakni; full marathon (42.2 km), half marathon (21.1 km), dan 10 km charity run. Bagi para elite-runners akan mengikuti full marathon, sedangkan  non-elite runners bisa mengikuti, baik full maupun half marathon. Sementara untuk kategori 10 km charity run ditujukan bagi yang tetap  ingin berpartisipasi, namun bukan dalam kategori marathon. Kategori ini  untuk menggaet partisipasi peserta dari lingkungan perusahaan dengan tujuan pengumpulan dana yang kemudian disisihkan kembali untuk masyarakat di Pulau Bintan. (dny)

LEAVE A REPLY