Warga Bersyukur Anies Akan Tata Ulang Kampung Akuarium

0
475
Suasana di Kampung Akuarium yang akan ditata ulang Anies Baswedan
Suasana di Kampung Akuarium yang akan ditata ulang Anies Baswedan

Jakarta, Nawacita – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan melakukan penataan ulang kampung-kampung terdampak penggusuran, salah satunya Kampung Akuarium di Jakarta Utara. Warga pun menyambut baik.

“Alhamdulillah,” ujar Dharma Diani (41), salah seorang warga Kampung Akuarium, Pejaringan, Jakarta Utara, saat ditemui detikcom di lokasi, Kamis (2/11/2017).

Dia saat itu sedang berkumpul dengan sejumlah warga lainnya. Dia adalah salah satu perwakilan warga yang ikut ke Balai Kota menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Rabu (1/11).

Diani mengapresiasi Anies mau menata ulang Kampung Aquarium dan membereskan status kependudukan warga. Dia juga berterima kasih karena Anies menjanjikan shelter untuk warga di tempat bekas penggusuran.

“Kami minta pengaktifan soal identitas kami dan Alhamdulillah langsung direspons karena langsung memerintahkan dinas terkait untuk menggerakan lurah mengaktifkan identitas kami,” ujar Diani.

“Dengan ada rencana pengaktifan identitas sudah buat kami bahagia, sudah membuat Pak Gubernur mengakui keberadaan kami. Dari pembentukan lagi RT/RW lagi, artinya wilayah kami ada lagi,” sambungnya.

Diani berharap janji Anies ini bisa segera terealiasi, termasuk soal shelter. Saat ini menurut dia ada 200 orang warga dari 2 RT yang tinggal di Kampung Akuarium, yakni dari RT 001 dan RT 012 RW 04. Ada 150 unit bedeng atau gubuk termasuk tenda.

“Intinya kemarin shelter diutamakan untuk hidup yang lebih baik karena prasarana yang kita butuhkan. Kami kemarin minta tempat tinggal rumah sementara yang lebih manusiawi, prasarana air listrik, sanitasi dan lain-lain. Kami harapkan awal Januari kami sudah ada shelter,” ucapnya.

Ditambahkan Diani, dirinya menyinggul soal alasan kenapa warga Kampung Akuarium masih bertahan selama ini. Dia menyebut penggusuran wilayah mereka di era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak berkeadilan.

“Saya merasa penggusuran ini tak ada keadilan sama sekali. Kami pikir kami berjuang, ada hak yang harus dibela,” ucapnya.

dtk

LEAVE A REPLY