Wapres JK Sebut Peran SDM Tetap Jadi Inti

0
27
Wakil Presiden Jusuf Kalla
Wakil Presiden Jusuf Kalla

Nawacita – Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut, Indonesia harus bisa mengikuti perkembangan teknologi digital agar bisa bersaing di kancah Internasional. Menurutnya,beberapa negara lain di dunia sudah mulai memanfaatkan teknologi untuk menunjang perekonomian negaranya.

Oleh karena itu lanjut JK, pemerintah beberapa waktu lalu mendorong pengembangan industri digital atau yang biasa disebut revolusi industri 4.0. Diharapkan pengembang revolusi digital.

“Indonesia juga punya pola perencanaan memajukan bangsa. Dunia juga mempengaruhi globalisasi setiap perubahan ada pemimpinnya ada tentu caranya. 2 bulan lalu Presiden meluncurkan pola roadmap 4.0,” ujarnya dalam acara Indonesia Make 4.0 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

JK menyebutkan, dalam pengembangan industri 4.0 perlu dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik pula. Sebab meskipun banyak yang sudah menggunakan robot dalam industri, perlu juga tenaga manusia.

Karena menurutnya, antara industri 4.0 dengan SDM sangat erat sekali kaitannya. Sebagai contohnya, dengan adanya pekerja manusia, maka masyarakat akan memiliki penghasilan dan bisa meningkatkan angka Konsumsi. juga penting agar masyarakat bisa mendapatkan pekerjaan dan bisa menjadi konsumen.

“Peranan manusia, peranan pekerja, peranan inovatif tetap menjadi inti dari semua inti dari semua itu. Karena apabila tidak ada pekerja siapa yang berpenghasilan, apabila tidak ada yang berpenghasilan siapa yang membeli barang yang dihasilkan oleh robot. Kita harus menggabungkan hal tersebut untuk menjadikan suatu sikap atau menjadi kebangsaan kita,” jelasnya.

Jika di beberapa negara memang sudah memanfaatkan robot, tapi menurutnya industri digital yang dilakukan Indonesia jauh berbeda dengan negara lain seperti Jepang. Sebab Indonesia mempunya industri andalan yang kemungkinan besar tidak bisa sepenuhnya dijalankan oleh pemerintah.

” Memang ada pertanyaan saya adalah, tentu hal yang baik karena dunia dalam global, setiap persaingan dimenangkan oleh yang lebih baik yang lebih murah dan lebih cepat. Tiga hal itu hanya bisa dimenangkan dengan teknologi yang lebih maju lagi,” jelasnya.

Khususnya, pada industri pertanian yang menjadi keunggulan dari Indonesia, tentunya masih diperlukan tenaga manusia. Sebab industri ini, meskipun bisa menggunakan robot, namun tenaga manusia sangat sangat dibutuhkan di sini.

“Banyak negara-negara melakukan perubahan Cina misalnya penggunaan teknologi melakukan perubahan China misalnya gunakan teknologi tinggi Singapura juga Mengembangkan riset sistem nasional bisa mereka manfaatkan,” jelasnya.

oke

LEAVE A REPLY